Bahkan dalam beberapa waktu belakangan ini jutru kegelisahan hati tersebut berkaitan dengan masalah keyakinan (agama), moral, dan perilaku-perilaku yang berhubungan dengan interaksi sosial dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Masalah-masalah yang muncul tersebut memang tidak dapat dipungkiri akan menimbulkan rasa gelisah di dalam hati bukan hanya bagi orang-orang yang terlibat dalam masalah tersebut, tetapi kadang juga bagi orang-orang yang tidak ada sangkut pautnya sekalipun.
Hal ini dikarenakan masalah yang muncul dan mengakibatkan hati menjadi gelisah tidak hanya datang dari dalam diri sendiri, tetapi juga bisa datang dari luar diri sendiri. Sebenarnya bukan hal yang sulit untuk menyelesaikan masalah yang muncul, yaitu dengan mengahadapinya untuk mencari dan menemukan solusinya, bukan malah menghindarinya. Tetapi jutru seringkali banyak orang yang malah menghindari masalah yang muncul sehingga membuat masalah tidak terselesaikan dan menjadi semakin rumit. Sedemikian sehingga efek inilah yang sering menyebabkan timbulnya rasa gelisah di dalam hati, di mana rasa gelisah di dalam hati tersebut dapat berdampak pada melemahnya kreatifitas yang ada di dalam diri sehingga harus selalu memiliki cara agar hati tenang.
Adapun Penyebab Hati Gelisah Menurut Islam adalah sebagai berikut :
1. Memudarnya Keyakinan Kepada Tuhan
Penyebab pertama yang dapat menjadikan hati gelisah adalah memudarnya
keyakinan kepada Tuhan, yaitu Allah SWT. Memudarnya keyakinan ini
berarti menandakan bahwa keimanan kepada Tuhan juga melemah. Sebagaimana
kita tahu bahwa seorang yang iman lemah pasti hatinya akan merasa
gelisah dan tidak tenang. Hal ini dikarenakan melemahnya iman berarti
mengindikasi diri lupa terhadap Tuhan Yang Maha Segalanya, termasuk Maha
Pemberi Pertolongan dalam menghilangkan rasa gelisah yang ada di dalam
hati.
2. Terlalu Ikut Campur Dalam Perkara Tuhan
Penyebab kedua yang dapat menjadikan hati gelisah adalah terlalu ikut
campur dalam perkara Tuhan. Dalam artian, terlalu mencampuri terhadap
perkara-perkara yang sudah menjadi urusan dan ketentuan Allah SWT, di
mana dalam hal ini dapat dikatakan sebagai takdir. Sebagaimana kita tahu
bahwa takdir memang menjadi daerah kekuasaan Allah yang tidak harusnya
dicampuri oleh makhluk-Nya. Apalagi kepada tiga takdir mutlak yang sudah
ditetapkan sejak manusia dilahirkan ke dunia, yaitu rezeki, jodoh, dan
kematian (maut). Jadi, apabila kita terlalu mencampuri urusan-urusan
tersebut jutru akan menyebabkan hati menjadi gelisah. Karena pikiran dan
logika kita tidak akan mampu menjangkaunya. Sedemikian sehingga yang
bisa dilakukan oleh kita sebagai makhluk-Nya hanyalah terus berusaha dan
berdoa.
3. Kurang Sabar Ketika Menjalani Ujian Tuhan
Penyebab ketiga yang dapat menjadikan hati gelisah adalah kurangnya
kesabaran ketika menjalani ujian dari Allah SWT. Sebagaimana telah kita
ketahui sebagai manusia yang beragama bahwa hidup ini pasti akan menemui
berbagai macam ujian. Oleh karena itu, apabila ujian tersebut datang,
maka kita harus mampu bersabar dalam menghadapi dan menjalaninya. Karena
apabila kita tidak bersabar, justru akan menimbulkan rasa gelisah di
dalam hati kita sendiri. Bahkan kita harus merasa beruntung jikalau
Allah SWT masih mau menguji kita, karena itu menandakan bahwa Allah SWT
masih ingat kepada kita sebagai salah satu hamba-Nya di dunia ini. Dan
Dia, Allah SWT, tidak membiarkan kita terlena dalam gelamornya dunia
yang penuh dengan berbagai sudut-sudut kelalaian di dalamnya.
4. Seringkali Mengeluh Dengan Ujian Tuhan
Penyebab keempat yang dapat menjadikan hati gelisah adalah kebiasaan
sering mengeluh dengan ujian yang datang dari Allah SWT. Mengeluh dengan
ujian Tuhan memang terkadang tidak bisa dihindari, tetapi janganlah
terlalu sering, karena hal tersebut hanya akan menyebabkan hati menjadi
gelisah. Lekaslah bangkit dari keluhan tersebut untuk kemudian berusaha
mencari jalan keluar atau solusi dari ujian yang diberikan oleh Tuhan.
Karena setiap ujian, cobaan, dan masalah yang diberikan oleh Allah SWT
pasti ada solusi atau jalan keluarnya asalkan kita tidak berhenti
berusaha dan berdoa kepada-Nya selaku Tuhan Semesta Alam.
5. Beranggapan Bahwa Tuhan Tidak Adil
Penyebab kelima yang dapat menjadikan hati gelisah adalah memiliki
anggapan bahwa Tuhan tidak adil. Bagaimana bisa kita menganggap Tuhan,
Allah SWT, tidak adil, padahal sudah dijelaskan dalam Kitab Suci-Nya
bahwa Allah SWT adalah Tuhan Yang Maha Adil. Bukti keadilan tersebut
contohnya ialah memberikan solusi dalam setiap permasalahan, memberikan
kemudahan dalam setiap kesusahan, menciptakan yang miskin dan yang kaya
supaya roda kehidupan dunia dapat berjalan, bahkan memberikan kesehatan
dan juga sakit agar kita tidak menjadi manusia yang sombong seperti
kisah Fir’aun yang berani mengaku dirinya sebagai Tuhan hanya karena
tidak pernah sakit. Ingatlah bahwa beranggapan kalau Allah SWT itu tidak
adil hanya akan mendatangkan rasa gelisah di dalam hati.
6. Lupa Untuk Bersyukur Kepada Tuhan
Penyebab keenam yang dapat menjadikan hati gelisah adalah melakukan
rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, yaitu Allah SWT. Dalam artian,
kita lupa untuk memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala hal
yang telah diberikan-Nya selama hidup di dunia, seperti kesehatan,
kesenangan, dan lain sebagainya. Justru apabila kita lupa bersyukur
berarti menandakan bahwa kita merupakan makhluk yang sombong terhadap
Tuhannya sendiri. Dan sebagaimana kita tahu bahwa orang yang sombong itu
tidak akan memiliki hati yang tenang, artinya hatinya akan selalu
gelisah.Contohnya lagi ialah Fir’aun, di mana karena kesombongan yang dimilikinya membuat hatinya gelisah dan tidak tenang gara ada peramal yang menyebutkan bahwa kelak akan ada lelaki yang berhasil merebut kekuasaannya. Sedemikian sehingga dia menjadi gelisah dan takut setiap ada anak laki-laki yang lahir dan menyuruh anak buahnya untuk membunuh setiap bayi laki-laki yang lahir tersebut.
7. Enggan Melaksanakan Perintah Tuhan
Penyebab ketujuh yang dapat menjadikan hati gelisah adalah enggan
melaksanakan perintah Tuhan, yaitu Allah SWT. Contohnya saja ialah
enggan melaksanakan shalat yang merupakan tiang agama. Sebagaimana kita
tahu bahwa shalat adalah salah satu ibadah yang dapat menjadikan hati
menjadi tenang dan tentram. Dengan kata lain, hati yang gelisah dapat
disebabkan karena kita enggan melaksanakan shalat yang merupakan salah
satu perintah Allah SWT dan wajib dilakukan oleh seluruh umat Islam di
seluruh dunia.
8. Sering Melanggar Larangan Tuhan
Penyebab kedelapan yang dapat menjadikan hati gelisah adalah sering
melanggar larangan Tuhan, yaitu Allah SWT. Bahkan menjadikan pelanggaran
tersebut sebagai sebuah kebiasaan setiap harinya. Contohnya lagi-lagi
ialah shalat, di mana dalam hal ini artinya ialah tidak melaksanakan shalat wajib
dalam keseharian. Kebiasaan tidak shalat dalam keseharian inilah yang
membuat kita mengabaikan bahwa meninggalkan shalat itu adalah dosa.
Kebiasaan melakukan dosa yang kemudian memang berwujud menjadi sebuah
kesengajaan sengaja tidak shalat. Dengan demikian, kesengajaan tersebut
akan menjadi penyebab timbulnya rasa gelisah di dalam hati.Demikian beberapa penyebab hati gelisah menurut Islam. Meskipun kegelisahan merupakan suatu hal yang wajar-wajar saja dialami oleh manusia, tetapi sebagai makhluk yang beragama dan percaya akan adanya Tuhan, yaitu Allah SWT di dalam ajaran agama Islam, maka kegelisahan tersebut harusnya dapat diredam dengan keimanan yang dimiliki. Percaya dengan adanya Tuhan, Allah SWT, kemudian diucapkan secara lisan dan dilaksanakan dengan anggota badan, baik dalam menjalankan segala perintah-Nya maupun dalam menghindari segala larangan-Nya.
sumber : http://dalamislam.com/dasar-islam/penyebab-hati-gelisah-menurut-islam