Rabu, 30 Agustus 2017

Hari Arafah

Kotretan Iyek Renungan kecil menjelang hari Arafah buat Kita sma,,.

Haji adalah Arafah…
Arafah adalah hari perenungan…
Sebuah perenungan tentang sang Khalik…
Sebuah perenungan tentang untuk apa kita diciptakan…

Arafah adalah sebuah potret kecil tentang Mahsyar…

Mahsyar adalah sebuah hari dimana manusia akan ditimbang kadar Al-Haq dalam dirinya…

Mahsyar adalah sebuah hari yang sangat terik yang tidak ada penghalang di atasnya…

Mahsyar adalah sebuah hari yang mencekam dimana manusia ditimpa resah dan gelisah…
Kegelisahan yang teramat sangat karena Mahsyar adalah hari penantian tentang nasib manusia apakah ia akan masuk surga atau neraka…

Mahsyar adalah sebuah hari penyesalan…
Sebuah penyesalan karena manusia telah lalai menunaikan amanah sebagai khalifah…
Sebuah penyesalan karena manusia lalai untuk beramal shaleh semasa hidup di alam dunia…

Sedemikian dahsyatnya Mahsyar, sehingga manusia kelak akan mencari perlindungan walau hanya pada sebutir kurma yang pernah ia sedekahkan…
Maka, beruntunglah mereka yang Allah beri naungan dari dahsyatnya alam Mahsyar…

Mereka adalah :
*pemimpin yang adil…*
*Para pemuda yang hatinya tertambat kepada masjid…*
*Manusia yang bersahabat karena Allah…*
*Manusia yang bersedekah dengan tangan kanannya tanpa diketahui tangan kirinya…*
*Manusia yang menolak perbuatan keji karena TAKUT akan Tuhannya…*
*Manusia yang tekun ibadahnya seraya berlinang air mata ketika ia berdzikir semata karena takut akan Tuhannya…*

Selamat menyambut hari Arafah dengan melaksanakan puasa…

Semoga Allah mengampuni kehinaan dan kebodohan kita…
Semoga Allah selalu menjadikan kita orang yang rendah hati…
Semoga Allah meneguhkan iman dan Islam kita…
Mengganti tangisan kita dengan senyuman…
Luka derita dengan kebahagiaan… Kesempitan rezeki dengan kelapangan… Kesesatan dengan petunjuk…
Penyakit dengan kesembuhan…
Kesulitan dengan kemudahan…
Dan keputus-asaan dengan harapan..

Wallahu a'lam ...

Senin, 28 Agustus 2017

Pengingat Diri

Kotretan Iyek KH. Abdullah Gymnastiar. Marilah kita syukuri hidup kita di dunia hari ini. Hari yang telah lalu boleh jadi masih banyak hal-hal sia-sia bahkan kemaksiatan yang kita lakukan, semua itu bisa kita perbaiki dengan cara mengisi hari ini dengan amal sholeh. Pastikan setiap yang kita niatkan, yang kita ucapkan, dan yang kita lakukan bernilai ibadah di hadapan Alloh Swt. Tepis setiap celah syaitan yang menggoda kita untuk berbuat dosa. Sungguh kita tidak pernah tahu kapan ajal kita menjemput dan dalam keadaan seperti apa ajal kita datang. Kita jangan terpesona oleh godaan duniawi , kita jangan mementingkan keegoan kita , ria ujub , takabur ,mari saling mengingatkan antara teman,sahabat dan keluarga untuk saling mengingatkan , dunia cuma sebentar  kita singgah . Sehingga penting untuk kita mawas diri agar saat ajal datang kita sedang dalam keadaan baik, dalam keadaan beramal di jalan Alloh, inilah yang dinamakan husnul khotimah.

Sabtu, 26 Agustus 2017

Ceritaku 6 September Tujuh belas

Kotretan Iyek Perjalanan manusia itu ada masa lalu, sekarang dan masa depan. Waktu berjalan bersamaan dengan detak jantung kita yang berdendang. Waktu itu seakan tidak terasa, mungkin karena saking betahnya kita hidup di dunia ini. Begitupula denganku, tak terasa usiaku ini sudah akan menginjak diangka 29, sudah bukan usia anak-anak lagi, bahkan remaja pun sudah terlewati. Namun pemikiran ini masih saja ada kekanak-kanakan. Ketika melihat orang lain diluar sana, diusia sepertiku sekarang ini mereka sudah terlihat banyak yang sukses, baik dalam dunia pendidikan, perekonomian, prestasi dan lain sebagainya. Jika dikatakan iri ya memanglah diri ini merasa iri dengan mereka. Tapi diri ini sadar bahwa setiap manusia sudah diberi garis takdir masing-masing jadi tak perlu iri dengan orang sekitar kita.
Di usia seperti ini juga sudah banyak orang yang sudah berkeluarga bahkan sudah memiliki beberapa anak. Dengan pekerjaan yang baik dan tingkat kesejahteraan yang cukup.
Iya memang usia ini adalah usia peralihan untuk menjadi lebih dewasa lagi. Dan cita-cita diusia sekarang ini untuk meninggalkan masa lajang sudah harus direalisasikan. Karena memang masa penantian yang lama akhirnya sudah cukup. LPN begitulah dirinya seorang perempuan shalehah yang telah meruntuhkan dan meluluhkan dinding hati ini. Kubawa nama itu dalam istikharahku dan kuyakinkan nama itu untuk menjadi pendamping ku. Dan dialah jodohku yang selama ini kutunggu.
Pak Ustadz sang Guruku di PANGAMPIRAN menasihatiku sebelum akad di 6 September, Beliau berpesan janganlah menikah karena melihat orang disekitar yang seusia sudah menikah semua, tapi niatkan pernikahan ini adalah semata-mata hanya untuk ibadah dan mengikuti sunah Rasul. Dan kata-kata itu juga dibisikan ketika pada waktu akad yakni pas waktu akan ijab Qabul,,,, sep.... niatkan ibadah.....
Hati ini pun luluh sedih bercampur bahagia.
Kata-kata lain yang terngiang di otak dan juga sebagai motivasi diri ini untuk semakin memantapkan sunah Rasul ini adalah pesan WA dari sang Paman yakni Abi nya Viro yang mengucapkan selamat, dan dilanjutkan dengan kata-kata "selamat menjalnkan ibadah terpanjang waktunya". Subhanallah sungguh kata yang sangat memotivasi dan meyakinkan hati untuk terus melanjutkan sunah ini.
Namun sayang seribu sayang, cerita lainnya juga bercerita di kisah ini. Sang kakak tercinta di hari bahagia ku ini tak dapat menghadiri dan menyaksikan akad pernikahan ini, karena beliau sakit dan harus di rawat inap di Cirebon tempatnya... hanya video call yang kusaksikan beliau terbaring sakit dengan infus yang menempel ditangannya, seandainya waktu bahagiaku ini dapat diundur waktunya sampai beliau sembuh niscaya ingin ku undur waktunya agar kakaku sayang bisa menyaksikan hari bahagia ku ini. Namun waktu telah ditentukan dan tercatat di negara melalui KUA. Tapi aku yakin bahwasannya segala kejadian ini pasti ada hikmahnya. Alloh SWT mentakdirkan sakitnya kakaku sayang di hari bahagia ku pasti banyak hikmah yang terkandung didalamnya.
Dan dihari itu juga sore harinya kakakku sembuh dan diperbolehkan pulang juga dapat melihatku berbaju raja sehari walau sudah tak banyak keluarga yang menyaksikan. Haru biru di hari Rabu hari itu.....
Hal sedih lainnya juga adalah Almarhum bapa yang pastinya tidak dapat menyaksikan anaknya karena telah berbeda ruang dan waktu, namun kuyakin beliau melihat dan ada di sana menyaksikan anak bungsunya menikah.

Ini babak episode baru saya yang sekarang sudah menjadi Kita.....
Do'aku di selesai Shalatku adalah semoga keluargaku menjadi keluarga sakinah mawadah warohmah dan mendapatkan keturunan yang shaleh dan shalehah aamiin.......

Nuhun Mih..... mugia Mimih sehat saterasna, panjang yuswana kalayan barokah oge mugia istiqamah Dina ajaran mantenna,,, nuhun do'a-do'a na sareng sadaya nasehatnya............

Lima Golongan Manusia Menurut Cak Nun

Kotretan Iyek 5 Golongan Manusia Menurut Emha Ainun Najib :

1.       Manusia Wajib artinya manusia yang dalam kehidupan sehari-harinya banyak memberikan manfaat bagi orang lain / masyarakat luas, keberadaannya dalam satu lingkungan dapat membuat orang  di sekitarnya merasa tenang, damai, dan memberi banyak ruang manfaat. Ketika dia tidak ada, lingkungan di sekitarnya merasa kehilangan dan begitu merindukannya. Manusia wajib memiliki ciri-ciri penyabar, taat beribadah, ramah tamah, segala gerak gerik dan perilakunya mencerminkan budi pekerti yang baik. Dalam hatinya akan merasa bahagia bila telah melakukan kebaikan, berprinsip banyak memberi dan mengharap ridho dari Allah SWT.

 

2.       Manusia Sunnah adalah manusia yang kehadirannya banyak memberikan manfaat bagi orang di sekitarnya, tetapi ketidakhadirannya tidak membuat masyarakat di sekitarnya merasa kehilangan dan merindukannya. Mungkin manusia sunnah ini dalam berbuat tidak dari lubuk hati yang dalam, tiada ketulusan dan keiklasan sehingga ketika ia pergi masyarakat di sekitarnya tak merasa kehilangan.

 

3.       Manusia Mubah adalah  manusia yang ada dan tidak ada keberadaannya, tidak memberian manfaat, pengaruh apa-apa tetapi juga tidak memberikan mudharat.

 

4.       Manusia Makruh adalah manusia yang kehadiran dan ketidakhadirannya tidak ada pengaruhnya bagi lingkungan masyarakat di sekitarnya, tidak banyak kontribusi yang berarti dalam hidupnya.

 

5.       Manusia Haram adalah manusia yang kehadirannya banyak memberikan mudharat/masalah ketimbang manfaat, kehadirannya membuat masyarakat di sekitarnya tidak tenang, merasa khawatir, dan ketidakhadirannya membuat orang mensyukurinya. Hal ini karena manusia haram memiliki sifat-sifat tercela, budi pekerti yg buruk, menipu, memfitnah banyak melanggar larangan Allah daripada melaksanakan perintah-Nya.

Besi dan Karat

Besi merupakan salah satu benda yang paling kuat di muka bumi ini. Namun tidak berarti kuat itu tidak terkalahkan. Besi ternyata kalah oleh ...