kotretaniyek Hari ini saya mulai menulis lagi, setelah sekian lama berhenti sejenak. Alasan terbesar saya berhenti sejenak mengurus blog ini karena menemukan satu titik jalan buntu yang tidak di cari solusinya. Dengan kata lain saya kehilangan ide dalam berkarya di dunia tulis menulis ini.
Sekarang saya memulai cerita ketika mata ini melihat sang anak sedang tertidur pulas. Tak ada kata yang terlontar ketika melihat malaikat kecilku tertidur di kasurnya. Rasa sayang yang tidak bisa terukur oleh penggaris ataupun termometer dan ataupun lainnya begitu saja menjalar di hati ini. Dan pasti itu juga yang dirasakan oleh orang tua saya yang tercinta ketika melihat saya seperti itu diwaktu dulu sampai sekarang. Saya merasa belum bisa menjadi orang tua yang baik untuk anakku. Merasa belum bisa membahagiakan dirinya, merasa belum bisa memberikan kenyamanan untuk dirinya, dan lainnya. Namun saya akan terus berusaha menjadi yang terbaik untuk dirinya.
Hati ini sakit ketika anak lain seusianya terlihat lebih dibanding kamu nak....
Hati ini sakit ketika anak lain seusianya terlihat memiliki alat atau barang yang belum pernah saya kasih untukmu nak....
Hati ini sakit ketika susu mu mulai habis, namu saya belum memiliki sejumlah uang untuk membelinya....
Hati ini sakit ketika baju-bajumu mulai tak cukup dibadanmu, namun dompetku belum terisi uang untuk membelikan baju baru....
Hati ini sedih dan sakit ketika dirimu merasakan sakit, walaupun hanya batuk dan flu....
Namun saya yakin, bukan hanya saya yang sayang pada dirimu nak,,, ibu mu akan lebih sayang, kakek nenek mu pasti sayang, Tante om dan ua mu juga sayang, dan semuanya sayang kamu nak....
Yakin akan sifat Rahman Rahim - Nya
Saya merasa yakin Alloh SWT yang menjaga dirimu, yang memberimu rezeki, yang memberimu kesehatan dan semuanya.
Maaf saya belum bisa melanjutkan tulisan ini, nanti insya Alloh saya lanjutkan lagi,
Kamis, 20 Desember 2018
Nak....
Jumat, 23 November 2018
Sepatu Dan Gelar
kotretaniyek Nu'man bin Tsabit yang dikenal dengan sebutan Abu Hanifah, pernah berpapasan dengan anak kecil yang berjalan mengenakan sepatu kayu (terompah kayu).
Sang Imam berkata, "Hati-hati nak dengan sepatu kayumu itu, jangan sampai kau tergelincir".
Bocah ini pun tersenyum dan mengucapkan terima kasih atas perhatian Abu Hanifah.
"Bolehkah saya tahu namamu Tuan?", Tanya si bocah.
"Nu'man, namaku", Jawab sang Imam.
"Jadi, Tuanlah yang selama ini terkenal dengan gelar al-Imam al-A'zham (Imam Agung) itu?", Tanya si bocah.
"Bukan aku yang memberi gelar itu. Masyarakatlah yang berprasangka baik dan memberi gelar itu kepadaku."
"Wahai Imam, hati-hati dengan gelarmu. Jangan sampai Tuan tergelincir ke neraka karena gelar! Sepatu kayuku ini mungkin hanya menggelincirkanku di dunia. Tapi gelarmu itu dapat menjerumuskanmu ke dalam api yang kekal jika kesombongan dan keangkuhan menyertainya".
Ulama besar yang diikuti banyak umat Islam itupun tersungkur menangis.
Imam Abu Hanifah bersyukur. Siapa sangka, peringatan datang dari lidah seorang bocah.
Betapa banyak manusia tertipu karena jabatan, tertipu karena kedudukan, tertipu karena gelar, tertipu karena kemaqaman, tertipu karena harta yang berlimpah, tertipu karena status sosial.
Jangan sampai kita tergelincir, jadi angkuh dan sombong karena gelar, jabatan, status sosial, dan kebesaran di dunia.
Ada pesan bijak:
"Satu tangan yang menarikmu ketika terjatuh harus lebih Kau percayai daripada seribu tangan yang menyambutmu kala tiba di puncak sukses.”
_Wallahu a'lam bishshawab
Selasa, 20 November 2018
Puisi Di Hari Guru
kotretaniyek Berikut ini adalah salah satu puisi yang baik, juga sebagai renungan kita bagi para guru. Namun sayang seribu sayang saya tidak mendapatkan siapa pencipta puisi ini. Ketika saya copy, lupa tidak sekaligus melihat siapa pembuat puisi ini. Tanpa mengurangi rasa hormat, izinkan saya men-share puisi saudara / saudari ini, karena saya suka atas puisi anda.
RENUNGAN DIRI DI HUT PGRI
Apakah Aku Guru… ?
yang rajin bersepatu
tapi malas baca buku
aku tak bisa meramu
pembelajaran yang bermutu
karena ilmuku cuman segitu
seperti berat untuk maju
seperti enggan tuk berpacu
Apakah Aku Guru… ?
yang sering mencuri waktu
demi kepentingan pribadiku
kadang di kelas hanya termangu
memikirkan sawah ladangku
tak jarang pula jari tanganku
mengambil HP dalam saku
seperti tak peduli pada muridku
pintar ataukah dungu ?
Apakah Aku Guru… ?
yang tak merasa khianat
walau kerap datang terlambat
bila bel istirahat berbunyi telat
aku protes dan mengumpat
bila gajiku terhambat
kedua alisku pasti terlipat
hanya hak yang sering diingat
sementara kewajiban hanya dicatat
Apakah Aku Guru… ?
yang selalu memberi tugas
tapi jarang memperjelas
terkadang tinggalkan kelas
karena lelah dan malas
tak peduli belum apa tuntas
pelajaran yang harus dibahas
seakan kewajiban dan tugas
tak menjadi prioritas
Apakah Aku Guru… ?
yang membanggakan sertifikasi
tanpa memikirkan prestasi
yang mengharapkan naik gaji
tanpa kwalitas yang mengimbangi
sungguh kutak mengerti
sesungguhnya apa yang kucari
Dan apakah aku Guru… ?
yang mungkin tak layak ditiru
kasihan engkau muridku…
lalu bagaimana nasibmu ?
maafkan aku… !
Rabu, 14 November 2018
Sahabat
kotretaniyek Ketika ada Kesempatan, pergilah bersama teman teman lama, kumpul kumpul bukan sekedar makan minum dan ngobrol, tetapi ingat waktu hidup kita semakin singkat.
Mungkin lain waktu kita tidak bisa bertemu lagi ......
Mungkin lain waktu kita sudah semakin susah untuk berjalan.
Menghabiskan sebagian waktu dengan teman atau sahabat akan membuat hidup lebih sehat secara mental dan fisik .....
Umur itu seperti Es Batu .......
Dipakai atau tidak dipakai akan tetap Mencair .......
Begitu juga dengan umur kita
Digunakan atau tidak digunakan umur kita akan tetap Berkurang ........
Hal yang harus selalu dilakukan adalah tersenyum dan berfikir positif .......
Air yang Mengalir tidak dapat berbalik arah, itulah hidup kita ...
Kita tidak mungkin dapat berbalik menjadi muda lagi ......
Kita akan menjadi tua sakit dan mati ......
Jalani Hidup ini dgn sabar dan santai ......
Jangan suka mau menang sendiri .......
Jangan suka menyakiti sesama ...
Jangan suka mengeluh ....
Jangan suka mencela .....
Jangan suka berdusta .......
Jangan suka berkhianat ......
Jangan suka memfitnah ......
Jangan suka mencuri atau mengambil hak orang lain .....
Hiduplah dengan ceria ......
Perbanyaklah waktu untuk berkumpul dengan teman teman dan saudara saudara kita dengan damai .....
Buanglah jauh jauh sifat egoismu .......
Bertemanlah dengan apa adanya, bukan karena ada apanya .......
Nikmati semua canda tawa ......
Hargai semua perbedaan .......
Percaya kualitas teman kita .....
Jaga perasaannya ...... tutupi aibnya .......
Jangan sekali-kali terbersit buruk sangka dalam pikiranmu terhadapnya ......
Bantu ketika dia terpeleset ......
Sediakan bahu ketika dia menangis ......
Tepuk tangan ketika dia sukses ......
Sebut namanya dalam doa kita ......
Bukan iri ketika dia dipuji orang .......
Bukan bahagia saat tahu dia sedih ......
Bukan kecewa ketika dia lebih maju ......
Bukan tertawa saat dia menderita .......
Bertemanlah dengan hati yang Baik dan Tulus.
Ketika hatimu baik dan tulus, percayalah ...... Allah juga akan selalu bersama kita.
Ayo bersahabat terus, sampai Allah memanggil Kita pulang kehadirat-Nya .......
Senin, 29 Oktober 2018
Tujuh Amalan Hebat
kotretaniyek Hari ini kita akan mengulas atau mengingat kembali tujuh amalan yang sangat hebat bagi seorang muslim. Berikut ini adalah tujuh amalan yang sangat baik bagi setiap Muslim.
Pertama :
➖➖➖➖➖
Tahajjud, karena kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya.
Pastinya doa mudah termakbul dan menjadikan kita semakin dekat dengan Allah Swt.
Kedua :
➖➖➖➖➖
Membaca Al-Qur’an sebelum terbit matahari, alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.
Paling tidak jika sesibuk apapun kita, bacalah walau beberapa ayat...
Ketiga :
➖➖➖➖➖
Jangan tinggalkan masjid terutama di waktu subuh. Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke mesjid, karena masjid merupakan pusat keberkahan, bukan karena panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yang mencari orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah.
Ke-empat :
➖➖➖➖➖➖
Jaga sholat dhuha, karena kunci rezeki terletak pada sholat dhuha.
Yakinlah, manfaat sholat dhuha sangat dasyat dalam mendatangkan rezeki...
Kelima :
➖➖➖➖➖
Jaga sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yang suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari.
Percayalah, sedekah yang diberikan akan dibalas oleh Allah dengan berlipat-ganda...
Ke-enam :
➖➖➖➖➖
Jaga wudlu terus menerus karena Allah menyayangi hamba yang berwudlu. Kata khalifah Ali bin Abu Thalib, “Orang yang selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu sholat walau ia sedang tidak sholat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, "ampuni dosanya dan sayangilah dia ... Yaa Allah”.
Ketujuh :
➖➖➖➖➖
Amalkan istighfar setiap saat. Dengan istighfar masalah yang terjadi karena dosa kita akan dijauhkan oleh Allah Swt.
Selasa, 23 Oktober 2018
Menunda Shalat
kotretaniyek Ada seorang wanita bertanya kepada'' mufti :"Bagaimana caranya membangunkan anak-anak saya yang sedang tertidur nyenyak untuk sholat Subuh ?" Mufti menjawab dengan balik bertanya kepada wanita tersebut :"Apa yang akan kamu lakukan jika rumahmu terbakar dan pada saat itu anak-anakmu sedang tidur nyenyak ?" Wanita tersebut berkata :"Saya pasti akan membangunkan mereka dari tidurnya." Mufti menjawab :"Bagaimana jika mereka sedang tertidur nyenyak sekali ?" .
Wanita itu kemudian menjawab :"Demi ALLAH! Saya akan membangunkan mereka sampai bener-benar bangun, jika mereka tidak bangun juga, saya akan menarik menyeret mereka sampai keluar dari rumah." Mufti kemudian menjawab :"Jika itu yang kamu akan lakukan untuk menyelamatkan anak-anakmu dari api dunia, lakukanlah hal yang sama untuk menyelamatkan mereka dari api neraka di akhirat kelak." Dari : Abuya As-Sayyid Muhammad Bin Alawi Al-Maliki
AKIBAT SUKA SHOLAT DI UJUNG WAKTU
Para Malaikat menyeretnya melewati orang banyak, menuju ke arah api neraka yang menyambar-nyambar.
Dia menjerit sekuat tenaga dan bertanya-tanya barangkali ada orang yang mampu membantunya.
Dia menjerit lagi sambil menyebutkan semua kebaikan yang telah dia lakukan; bagaimana dia sering membantu orangtuanya. Bagaimana dia tidak pernah tertinggal puasanya, tidak pernah meninggalkan shalatnya, selalu bersedekah dan rajin membaca al-Quran.
Dia terus menjerit lagi, namun tidak ada seorangpun yang tampil membantunya.
Para malaikat terus menyeret dia. Dan … mereka semakin dekat dengan kawah api neraka.
Dia menoleh ke belakang dan ini harapannya yang terakhir. Dia teringat …
Tidak! Rasulullah SAW pernah bersabda:
“Bagaimana bersihnya seseorang yang mandi di sungai lima kali sehari dari kotoran, begitu juga bersihnya orang yang melaksanakan shalat lima kali sehari dari dosa-dosa mereka”
Dia menjerit lagi sekuat tenaga:
“Solat saya? Solat saya? Doa saya?”
Kedua malaikat tidak berhenti, dan terus menyeretnya ke tepi jurang neraka. Kembang api neraka yang membubung terasa menyambar mukanya.
Dia menoleh ke belakang lagi, tapi matanya telah kering dari setiap harapan dan dia tidak memiliki apa-apa lagi yang tinggal di dalam dirinya.
Salah satu malaikat menolak dia dan memasukan ke kawah neraka.
Dia mandapati dirinya terus melayang dan akhirnya jatuh ke dalam kawah api neraka yang menjulang tinggi selama 70 tahun.
Setelah 70 tahun sengsara dibakar api, tiba-tiba terasa tangannya diraih oleh satu lengan.
Dia ditarik kembali ke atas.
Ketika dia mengangkat kepalanya, dia melihat seorang pria yang sangat tua dengan jenggot putih yang panjang memegang tangannya.
Pria itu kelihatannya sangat daif.
Sambil menyapu debu di tubuhnya dia bertanya pada pria tua itu:
“Siapakah anda?”
Orang tua itu menjawab: “Akulah sholat anda”
“Mengapa kamu begitu terlambat bantu saya? Wahai shalatku, saya telah terjerumus ke dalam api neraka selama 70 tahun! Kenapa setelah tubuh saya hangus dan hampir hancur baru kamu datang selamatkan saya ? kenapa …?.”
Orang tua itu tersenyum sambil menggelengkan kepalanya dan berkata:
“Apakah kau lupa? Selama hidup di dunia dulu kamu selalu laksanakan saya pada saat-saat akhir !!”
“Setiap kali Maghrib kamu fokus pada sinetron tv dulu ..
“Dzuhur kamu lewat, kamu lebih mementingkan kerja daripada saya. Sholat ashar dan subuh juga selalu diujung waktu.
“Kamu ingatkah itu semua ??”
Penjelasan pria tua itu mengejutkannya dari tidur …
Dia terjaga dan mengangkat kepalanya dari tidur. Seluruh tubuhnya basah oleh keringat ketakutan …
Ya Allah.. Aku mimpi…
Tapi seperti nyata ..
Ketika itu juga ia mendengar suara adzan di kumandangkan menandai masuknya waktu shalat ashar.
Dia bangun dengan cepat dan mengambil wudhu. Dia berjanji tidak akan melalaikan shalat lagi. Dia menyadari kesalahannya sekarang. Dia telah mendapat petunjuk yang maha benar.
Sebarkan kisah ini kepada keluarga dan kawan-kawan anda. Mungkin anda dapat membantu mereka agar mulai sekarang mau menunaikan sholat tepat waktu.
Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak
Rasulullah S.A.W bersabda :”Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.” (HR. Al-Bukhari)
Jumat, 19 Oktober 2018
Semakin Tinggi Ilmu, Semakin Sedikit Menyakahkan Orang Lain
kotretaniyek Sewaktu baru kepulangannya dari Timur Tengah, Prof. DR. Hamka, seorang tokoh pembesar ormas Muhammadiyyah, menyatakan bahwa Maulidan haram dan bid’ah tidak ada petunjuk dari Nabi Saw., orang berdiri membaca shalawat saat Asyraqalan (Mahallul Qiyam) adalah bid’ah dan itu berlebih-lebihan tidak ada petunjuk dari Nabi Saw.
Tetapi ketika Buya Hamka sudah tua, beliau berkenan menghadiri acara Maulid Nabi Saw saat ada yang mengundangnya. Orang-orang sedang asyik membaca Maulid al-Barzanji dan bershalawat saat Mahallul Qiyam, Buya Hamka pun turut serta asyik dan khusyuk mengikutinya. Lantas para muridnya bertanya: “Buya Hamka, dulu sewaktu Anda masih muda begitu keras menentang acara-acara seperti itu namun setelah tua kok berubah?”
Dijawab oleh Buya Hamka: “Iya, dulu sewaktu saya muda kitabnya baru satu. Namun setelah saya mempelajari banyak kitab, saya sadar ternyata ilmu Islam itu sangat luas.”
Di riwayat yang lain menceritakan bahwa, dulu sewaktu mudanya Buya Hamka dengan tegas menyatakan bahwa Qunut dalam shalat Shubuh termasuk bid’ah! Tidak ada tuntunannya dari Rasulullah Saw. Sehingga Buya Hamka tidak pernah melakukan Qunut dalam shalat Shubuhnya.
Namun setelah Buya Hamka menginjak usia tua, beliau tiba-tiba membaca doa Qunut dalam shalat Shubuhnya. Selesai shalat, jamaahnya pun bertanya heran: “Buya Hamka, sebelum ini tak pernah terlihat satu kalipun Anda mengamalkan Qunut dalam shalat Shubuh. Namun mengapa sekarang justru Anda mengamalkannya?”
Dijawab oleh Buya Hamka: “Iya. Dulu saya baru baca satu kitab. Namun sekarang saya sudah baca seribu kitab.”
Gus Anam (KH. Zuhrul Anam) mendengar dari gurunya, Prof. DR. As-Sayyid Al-Habib Muhammad bin Alwi al-Maliki Al-Hasani, dari gurunya Al-Imam Asy-Syaikh Said Al-Yamani yang mengatakan: “Idzaa zaada nadzrurrajuli wattasa’a fikruhuu qalla inkaaruhuu ‘alannaasi.” (Jikalau seseorang bertambah ilmunya dan luas cakrawala pemikiran serta sudut pandangnya, maka ia akan sedikit menyalahkan orang lain).
Semakin gemar menyalahkan orang semakin bodoh dan dangkal ilmunya, semakin Tinggi ilmu seseorang maka semakin tawadhu (rendah hati), carilah guru yang tidak pernah menggunjing dan mengkafirkan siapapun.
Hal ini sama seperti ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk, itulah peribahasa yang sering kita dengar. Yang memiliki arti, orang berilmu yang semakin banyak ilmunya semakin merendahkan dirinya. Tanaman padi jika berisi semakin lama akan semakin besar. Jika semakin besar otomatis beban biji juga semakin berat.
Jika sudah semakin berat, maka mau tidak mau seuntai biji padi akan semakin kelihatan merunduk (melengkung) kearah depan bawah. Karena batang padi sangat pendek, strukturnya berupa batang yang terbentuk dari rangkaian pelepah daun yang saling menopang. Jadi tidak sebanding dengan beban berat biji padi yang semakin lama semakin membesar. Berbeda dengan biji padi yang kosong tidak berisi, walaupun kelihatan bijinya berbuah banyak karena tidak berisi maka seuntai biji padi tersebut akan tetap berdiri tegak lurus.
~~~~~~~~~~~~~~
Sebuah Renungan sumber dari:
http://islamidia.com/semakin-tinggi-ilmunya-semakin-sedikit-menyalahkan-orang-lain/
Senin, 15 Oktober 2018
Akibat Membaca Al-Qur'an Terus Menerus
kotretaniyek AKIBAT MEMBACA AL-QURAN TERUS MENERUS
Berkata Abdul Malik bin Umair:
"Satu-satunya Manusia yang Tidak Tua [ awet muda dan tidak pelupa adalah orang yang selalu membaca Al-Quran".
"Manusia yang Paling Jernih Akalnya adalah para pembaca Al-Quran".
Berkata Al-imam Qurtubi
"Barang siapa yang membaca Al-Quran, maka Allah akan menjadikan ingatannya Segar meskipun umurnya telah mencapai 100 tahun".
Imam Besar Ibrahim al-Maqdisi memberikan wasiat pada muridnya Abbas bin Abdi Daim Rahimahullah.
"Perbanyaklah membaca Al-Quran jangan pernah kau Tinggalkan, karena sesungguhnya setiap yang kamu inginkan akan dimudahkan setara dengan yang kamu baca".
Berkata Ibnu Soleh
"Bahawasannya para Malaikat tidak diberi Keutamaan untuk membaca Al-Quran, maka oleh karena itu para Malaikat Bersemangat untuk selalu Mendengar saja dari bacaan manusia".
Berkata Abu Zanad
"Di tengah malam, aku keluar menuju Masjid Rasulullah SAW. sungguh tidak ada satu rumahpun yang aku lewati melainkan padanya ada yang membaca Al-Quran".
Berkata sebagian ahli tafsir
"Manakala kita menyibukkan diri dengan Al-Quran maka kita akan dibanjiri oleh sejuta keberkahan dan kebaikan di dunia".
"Kami memohon kepada Allah agar memberikan taufiqnya kepada Kami dan semua yang membaca tulisan ini untuk selalu membaca Al-Quran dan mengamalkan kandungannya".
*JADIKAN ALQUR'AN TEMAN DI DUNIA DAN PENOLONG DI AKHERAT*
Aamiin yaa robbal alaamiin..
Tiga Belas Wasiat Guru
kotretaniyek Tiga belas wasiat berharga untuk para pengajar atau guru ataupun yang seprofesi dengan itu. Bisa kita jadikan sebagai sebuah motivasi ketika kita menghadapi anak didik kita. Berikut adalah 13 wasiat yang sangat bermanfaat:
1. Hendaknya tidak mengambil cuti sakit ketika engkau tidak sakit sehingga tidak menggabungkan dua maksiat : kebohongan dan makan harta haram. Sesungguhnya pemotongan gaji dilandasi taqwa dan takut kepada Allah itu lebih baik dan lebih kekal.
2. Terimalah murid-muridmu dengan segala kesalahan mereka karena mereka bukan malaikat, bukan pula syaitan. Tidak ada alasan untuk lari dari meluruskan kesalahan-kesalahan itu karena Anda adalah murabbi (pendidik) dan ini yang diharapkan dari Anda.
3. Tunjukkan rasa hormat Anda kepada murid yang ada di hadapan Anda dengan cara menerangkan keutamaan mereka sebagai penuntut ilmu. Hal ini akan mendekatkan jarak Anda dalam menuju hati mereka.
4. Ingatlah bahwa banyak di antara orang-orang besar menjadi besar lantaran satu kata dari seorang guru yang melejitkan mereka dan memantik cita mereka hingga menggapai puncak.
5. Perbagus cara interaksi Anda dengan para murid. Berapa banyak guru yang mendapat doa dari murid setelah bertahun-tahun terlewati, atau setelah berada di liang kubur.
6. Semua mata pelajaran dapat dikaitkan dengan ajaran-ajaran Islam. Tinggal bagaimana Anda mencari media yang tepat.
7. Setiap menit keterlambatan Anda dalam memulai pelajaran atau keluar sebelum waktu selesai adalah hak murid, ia akan mengambilnya pada hari penghitungan amal.
8. Berapa banyak guru yang menjadi sebab lurusnya arah berpikir kaum muda sehingga ia mendapatkan doa-doa tulus dan kebaikan yang mengalir. Ya Allah, tambahkan dan berkahi setiap guru yang kuat, bertanggung jawab, dan senantiasa berbuat baik.
9. Di depan Anda ada generasi. Bangkitkan jiwa mereka, ajarkan cinta kepada ilmu, dan bangunkan semangat. Barangkali satu kata dari Anda dapat membakar spirit dalam hatinya dan menjadi kebaikan untuk ummat.
10. Rasa takut murid Anda terhadap Anda bukanlah pertanda keberhasilan dan keterampilan Anda dalam menegakkan kedisiplinan. Itu hanya pertanda bahwa Anda gagal dalam memerankan pendidikan. Pendidikan itu membawa ketegasan dan kasih sayang bukan dengan menakut-nakuti.
11. Syekh Utsaimin rahimahulloh membedakan antara pulpen inventaris kantor dan pulpen pribadi karena takut makan barang haram. Lantas bagaimana dengan orang yang menghalalkan sesuatu yang lebih berharga daripada tinta? Yaitu waktu!
12. Ingatlah bahwa anda mempunyai anak yang diajar oleh guru-guru seperti Anda. Maka berbuat baiklah kepada anak orang niscaya Allah akan menyiapkan bagi anak Anda guru-guru yang akan berbuat baik kepada mereka. "Balasan sesuai dengan amal perbuatan."
13. Ikhlaskan niat utk Allah. Karena sesungguhnya Anda sedang melakukan tugas para Nabi. Dan jika anda mengharap pahala dalam pekerjaan Anda, maka setiap jam pada siang hari Anda dalam timbangan kebaikan Anda.
_Semoga jadi nasehat para pejuang Pendidikan
Rabu, 10 Oktober 2018
Pelajaran Dari Ular
kotretaniyek Kisah seekor ular memasuki gudang tempat kerja seorang tukang kayu di malam hari.
Kebiasaan si tukang kayu adalah membiarkan sebagian peralatan kerjanya berserakan dan tidak merapikannya.
Ketika seekor ular masuk kesana, secara kebetulan ia merayap diatas gergaji.
Tajamnya mata gergaji menyebabkan perut ular terluka.
Ular beranggapan gergaji itu menyerangnya.
Ia pun membalasnya dengan mematuk gergaji itu berkali kali.
Serangan yang bertubi tubi menyebabkan luka parah di bagian mulutnya.
Marah dan putus asa, ular pun berusaha mengerahkan kemampuan terakhirnya untuk mengalahkan gergaji yang dianggap sebagai musuhnya.
Ia pun lalu membelit kuat gergaji itu.
Belitan yang menyebabkan tubuhnya terluka amat parah, akhirnya ia pun mati binasa.
Di pagi hari si tukang kayu menemukan bangkai ular tersebut di sebelah gergaji kesayangannya.
Kadangkala disaat marah, kita ingin melukai orang lain. Dan setelah semua berlalu, kita baru akan menyadari bahwa yang terluka sebenarnya adalah diri kita sendiri.
Banyaknya perkataan yang terucap dan tindakan yang dilakukan saat marah menguasai diri, sebanyak itu pula kita melukai diri kita sendiri.
Tidak ada musuh yang tidak dapat di taklukkan oleh cinta kasih.
Tidak ada penyakit yang tidak dapat disembuhkan oleh kasih sayang.
Tidak ada permusuhan yang tidak dapat dimaafkan oleh ketulusan.
Tidak ada kesulitan yang tidak dapat dipecahkan oleh ketekunan.
Tidak ada batu keras yang tidak dapat dipecahkan oleh kesabaran.
Semua itu haruslah berasal dari diri kita.
Ketahuilah dendam, benci, curiga, pikiran negatif, apapun itu, ia sebenernya bagaikan ular yang membelit gergaji.
Telah ribuan kali muncul dalam pikiran kita yang menusuk dan membakar hati kita sendiri.
Latihlah diri kita setiap saat untuk mengampuni, memaafkan dengan tulus, mampu dengan cepat melepaskan dan membuang semua sampah pengotor hati dan pikiran kita sendiri.
Senin, 08 Oktober 2018
3 Kiat Menghadapi Konflik
darah, nasab, organisasi, atau batas negara. Dengan persaudaraan atas dasar keimanan ini, Rasulullah Saw memberikan pemisalan yang begitu indah bahwa kaum muslimin itu seperti satu bangunan yang setiap bagiannya saling menguatkan satu sama lain. Rasulullah Saw bersabda, “Seorang mukmin bagi mukmin yang lain ibarat satu bangunan yang saling menguatkan antara satu dengan yang lainnya. Kemudian Rasulullah menggenggam jari-jemarinya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Rabu, 03 Oktober 2018
Membedah Keajaiban Rezeki menurut Perspektif Islam
Bereskan Hubunganmu dengan Allah, dan Biarkan Dia Membereskan Urusan Duniamu
Minggu, 30 September 2018
5 Kiat Menghadapi Persoalan Hidup (5)
5 Kiat Menghadapi Persoalan Hidup (4)
5 Kiat Menghadapi Persoalan Hidup (3)
5 Kiat Menghadapi Persoalan Hidup (2)
5 Kiat Menghadapi Persoalan Hidup (1)
SIAP PADA BERBAGAI KEMUNGKINAN
Minggu, 09 September 2018
Inspirasi dari Sana
Kotretaniyek Ini inspirasi buat para pembaca saja. Mungkin bisa menjadi cerita motivasi bagi kita semua.
DESA P O N G G O K : Sang Kepala Desa HEBAT
Desa Ponggok di Klaten jawa tengah, termasuk desa tertinggal. miskin pengangguran menumpuk , rentenir berkeliaran klo di kita biasanya bank keliling.
Tahun 2006 pemilihan kades terpilih Bpk JUNAEDI jadi Kades, dia bersumpah akan totalitas mengabdi untuk memberikan manfaat bagi masyarakat di desa ya.
Kades Juned langsung menyurati LPPM UGM : memohon dikirim mahasiswa KKN tematik. Langsung di jawab UGM dengan 3 gelombang penelitian.
KKN pertama : mendata kemiskinan & pengangguran
KKN ke 2 : mulai mendata potensi desa
KKN ke 3 : dikirim mahasiswa memetakan Pemberdayaan ekonomi
Dengan database yq lengkap pak kades mulai bergerak :
Bumdes ( badan usaha milik desa ) di bentuk potensi pariwisata air benar benar digarap optimal, wisatawan mulai berdatangan
Perikanan & Pertanian dikawal dengan baik
Hari ini pendapatan desa ponggok kecamatan polanharjo klaten sudah puluhan milyar ( 2016= 10M , 2017=12M)
Tiap keluarga berani investasikan uangnya 5 juta perKk, paud & tiap RW wajib investasi. Keuntungan yq di peroleh perbulan bisa mencapai 10%
Ponggok terus bergerak maju, meskipun pimpinan daerah terus kisruh, Junaedi menyatuni semua lansia yq ada di desa
Dan Mewajibkan setiap satu rumah wajib mencetak satu sarjana dgn bantuan dari kas Desa.. Keren ga tuh ?
Bu Sri Mulyani pun ikut ikutan Gatel berselfi dgn pak kades yang senyumnya bikin warga jd adem..
Yang begini seharusnya di Viralkan....
Rabu, 05 September 2018
Budidaya Yukkkk!!!
Kotretaniyek Bercocok tanam atau dengan kata lain Budi daya tanaman merupakan salah satu kebiasaan orang Indonesia. Karena Indonesia merupakan salah satu negara yang subur. Berikut ini adalah beberapa istilah dalam budidaya tanaman.
Penyulaman
Penyulaman adalah kegiatan penanaman kembali bagian-bagian yang kosong bekas tanaman yang mati/diduga akan mati atau rusak sehingga terpenuhi jumlah tanaman normal dalam satu kesatuan luas tertentu sesuai dengan jarak tanamnya.
Penyiraman
Penyiraman ialah satu proses pembekalan air / aplikasi atau pengaliran kepada tanah untuk keperluan tumbesaran tanaman dan seterusnya dapat meninggikan kualiti dan hasil tanaman.
Pembumbunan
Pembumbunan adalah penimbunan tanah di pangkal rumpun tanaman. Menegakkan tanaman. Tanah di sekitar tanaman seringkali terkikis oleh erosi air terutama air irigasi maupun air hujan sehingga tanah yang ada di sekitar tanaman tidak mampu lagi menopang tegaknya tanaman.
Penyiangan
Penyiangan adalah istilah umum di indonesia dalam kegiatan pertanian, yaitu kegiatan mencabut gulma yang berada diantara sela-sela tanaman pertanian dan sekaligus menggemburkan tanah.
Pengendalian opt adalah tindakan untuk mencegah kerugian pada tanaman budidaya tanaman yang di akibatkan oleh OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) yang terdiri dari Hama, patogen dan gulma dengan cara memedukan satu atau lebih teknik pengendalian yang di kembangkan dalam satu kesatuan.
Tujuan pengendalian OPT
tujuannya adalah untuk menghindari kerugian eknomi berupa kehilangan hasil panen (secara kuantitas) serta penurunan kauliatas mutu produk panen.
Selasa, 04 September 2018
Wisata Yang Nyata
Kotretaniyek Mari wisata, mari berkunjung, mari perhatikan!
*Mari Wisata ke Ruang ICU*
- Lihat pasien yang sedang berjuang mempertahankan *nyawanya*, mereka terlihat sangat lemah sehingga dibantu berbagai macam alat (baik alat monitor dan selang) untuk mempertahankan hidup...
*Mari Kita Lanjutkan Wisata ke Ruang Kemoterapi*
- Disana kita lihat orang tengah berjuang melawan penyakit *kanker*, lihat wajah mereka pucat tidak ada keceriaan dan terlihat kurus kulit mereka menghitam, akibat radiasi...
*Kita Lanjutkan ke Ruang Hemodialisa*
- Disana berjejer terbaring manusia dengan tangan terikat selang.
Mesin Hermodialisa sedang menggantikan *Peran Ginjal* yg sudah tidak berfungsi...
*Kurang puas yuk Kita ke Ruang Rawat Inap*
- Disana kita menemukan berbagai macam penyakit dari sesak nafas sampai susah BAB, diabetes, stroke, jantung dll...
*Wisata kita terakhir ke Bagian Administrasi*
- kita akan melihat keluarga pasien membayar jutaan rupiah bahkan puluhan juta rupiah oleh yg tidak.punya kartu Jaminan Kesehatan Nadinal dan asuransi sebagai biaya pengobatan karena pasien sudah sembuh, bahkan yang sudah meninggal pun tetap harus bayar biaya administrasinya...
*Bagaimana dengan diri kita yang Hidup Nyaman di Rumah ?*
- Hidup kita relatif tidak dibantu alat apapun *enak kan ???*
- Bernafas di alam bebas tanpa dibantu oksigen, *nikmat kan ???*
- kita leluasa makan dan minum, *dengan sedap kan ???*
Apakah kita sudah *Bersyukur* Hari ini ??
Ayuk kita saling cinta dan menyayangi
Saling rukun dan damai
Saling menghormati dan menghargai
Saling mengalah untuk meraih kemuliaan
Saling melepas Ego
Saling berbuat baik walau tidak dihargai
Karena kebaikan akan kembali kepada diri kita sendiri.
Sabtu, 25 Agustus 2018
Kisah Burung Beo Dan Syakaratul Maot
Kotretaniyek Alkisah di sebuah pesantren, Seorang Ustadz memiliki burung sejenis Beo yang terlatih untuk berdzikir seperti: Assalamu’alaikm, Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar, dan lainnya.
Suatu hari, pintu kurungan terbuka dan burung itu terbang bebas. Sontak para santri mengejar burung milik guru mereka, sementara si burung terbang tidak terkontrol dan tertabrak kendaraan yang melintas dengan kencang hingga terkapar sekarat lalu meninggal.
Sang Ustadz terlihat berbeda usai burungnya mati, nampak sekali sedih hingga seminggu lamanya. Para santri yang melihatnya pun mengira Ustadznya bersedih karena burungnya mati, mereka berkata:
“Ustadz, jika hanya burung yang membuat ustadz sedih, kami sanggup menggantinya dengan yang bisa berdzikir juga. Tak perlu ustadz bermurung hingga sedemikian lamanya!”
Sang Ustadz menjawab:
“Aku bukan bersedih karena burung itu.”
Para Santri:
“Lantas kenapa ustadz?”
Sang Ustadz:
“Kalian melihat bagaimana burung itu sekarat setelah tertabrak?”
Para Santri:
“Ya, kami melihatnya.”
Sang Ustadz:
“Burung itu hanya bersuara KKKKAAKK, KKKKHHEEK, KKKKAAKK, KKKKHHEEK,,, padahal sudah terlatih berdzikir sedemikian rupa, namun saat merasakan perihnya sakaratul maut menjemput, hanya perih yang terasa. Lalu aku teringat diriku, yang setiap hari terbiasa berdzikir,
JANGAN-JANGAN NASIBKU SAMA SEPERTI BURUNG ITU, TAK KUAT MENAHAN SAKARAT LALU BUKAN DZIKIR YANG KUUCAPKAN.
Padahal burung itu tidak diganggu setan saat sakaratul maut, sedangkan manusia diganggu setan saat sakaratul maut. Tidak ada yang tahu bagaimana keadaan kita mati, husnul khatimah ataukah su’ul khatimah?”
Para Santri pun terdiam dan membenarkan Sang Ustadz, dan mereka pun ikut murung memikirkan hal yang serupa dengan Ustadznya.
Lalu bagaimana keadaan kita
Saat menjemput sakaratul maut nanti ?
Siapkah kita untuk menghadapinya.....?
INGATLAH..!!! Bahwa kita semua Calon JENAZAH"
"Kullu Nafsiin Dazaaiqotul Maut"
Setiap yang bernyawa pasti merasai Mati.
(Surah Ali imran: Ayat 185)
DAHSYATNYA PROSES SAKRATUL MAUT
Demi Allah
Seandainya Jenazah yang sedang kalian tangisi bisa bicara sekejap,lalu menceritakan proses sakratul mautnya pada kalian,niscaya kalian akan melupakan jenazah tersebut,dan mulai menangisi diri kalian sendiri.
(Imam Ghozali mengutip Atsar al hasan)
Rasulullah SAW bersabda bahwa,"Sakratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang" (HR.Tirmidzi)
Kemudian Rasulullah SAW juga bersabda bahwa "Kematian yang paling ringan ibarat sebatng pohon penuh duri yang menancap di selembar,kain sutera Apakah batang pohon duri itu dapat di ambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek (HR Bukhari)
Imam Ghozali bahkan berpendapat bahwa"Sakratul maut ibarat sebatang pohon berduri yang di masukan dalam perut seseorang kemudian seorang lalaki menarik sekuat-kuatnya sehinga ranting itupun membawa semua bagian tubuh yang tersangkut padanya dan meningalkan yang tersisa,"
Imam Ghozali juga mengatakan bahwa rasa sakit yang di rasakan selama sakratul maut seprti menghujam jiwa san menyebarkseluruh angota tubuh sehinga bagi orang yang sedang sakratul maut merasakan bahwa dirinya ditarik-tarik dan di cabut dari setiap urat nadi, urat saraf,persendian dan dari setiap akar rambut serta kulit kepala hinga kaki.
Besi dan Karat
Besi merupakan salah satu benda yang paling kuat di muka bumi ini. Namun tidak berarti kuat itu tidak terkalahkan. Besi ternyata kalah oleh ...
-
Besi merupakan salah satu benda yang paling kuat di muka bumi ini. Namun tidak berarti kuat itu tidak terkalahkan. Besi ternyata kalah oleh ...
-
KOTRETAN IYEK - Dipagi dalam menjelang Subuh beruraian air mata penuh dengan kekhusyukan dan dengan penuh rasa penyesalan akan kekhilapan di...
