Kamis, 20 Desember 2018

Nak....

kotretaniyek Hari ini saya mulai menulis lagi, setelah sekian lama berhenti sejenak. Alasan terbesar saya berhenti sejenak mengurus blog ini karena menemukan satu titik jalan buntu yang tidak di cari solusinya. Dengan kata lain saya kehilangan ide dalam berkarya di dunia tulis menulis ini.
Sekarang saya memulai cerita ketika mata ini melihat sang anak sedang tertidur pulas. Tak ada kata yang terlontar ketika melihat malaikat kecilku tertidur di kasurnya. Rasa sayang yang tidak bisa terukur oleh penggaris ataupun termometer dan ataupun lainnya begitu saja menjalar di hati ini. Dan pasti itu juga yang dirasakan oleh orang tua saya yang tercinta ketika melihat saya seperti itu diwaktu dulu sampai sekarang. Saya merasa belum bisa menjadi orang tua yang baik untuk anakku. Merasa belum bisa membahagiakan dirinya, merasa belum bisa memberikan kenyamanan untuk dirinya, dan lainnya. Namun saya akan terus berusaha menjadi yang terbaik untuk dirinya.
Hati ini sakit ketika anak lain seusianya terlihat lebih dibanding kamu nak....
Hati ini sakit ketika anak lain seusianya terlihat memiliki alat atau barang yang belum pernah saya kasih untukmu nak....
Hati ini sakit ketika susu mu mulai habis, namu saya belum memiliki sejumlah uang untuk membelinya....
Hati ini sakit ketika baju-bajumu mulai tak cukup dibadanmu, namun dompetku belum terisi uang untuk membelikan baju baru....
Hati ini sedih dan sakit ketika dirimu merasakan sakit, walaupun hanya batuk dan flu....
Namun saya yakin, bukan hanya saya yang sayang pada dirimu nak,,, ibu mu akan lebih sayang, kakek nenek mu pasti sayang, Tante om dan ua mu juga sayang, dan semuanya sayang kamu nak....
Yakin akan sifat Rahman Rahim - Nya
Saya merasa yakin Alloh SWT yang menjaga dirimu, yang memberimu rezeki, yang memberimu kesehatan dan semuanya.
Maaf saya belum bisa melanjutkan tulisan ini, nanti insya Alloh saya lanjutkan lagi,

Besi dan Karat

Besi merupakan salah satu benda yang paling kuat di muka bumi ini. Namun tidak berarti kuat itu tidak terkalahkan. Besi ternyata kalah oleh ...