Rabu, 25 Januari 2017

Belajar Dari Gontor (copas)

Nasihat untuk diri sendiri khususnya, dan untuk kita semua pada umumnya.
*RAHASIA pendidikan GONTOR*

🌾Dalam sebuah forum di GSG (Gedung Serba Guna)  PP Al Ishlah Bondowoso, seorang ustadz bertanya kepada KH. Abdullah Syukri Zarkasyi. Salah satu Pimpinan PP Modern Darussalam Gontor Ponorogo:

"Adakah amalan-amalan khusus yang dilakukan oleh para pimpinan Gontor sehingga Gontor menjadi Pondok Modern yang sangat maju dan memiliki banyak cabang resmi seperti saat ini?"

(Waktu itu,  cabang resmi Gontor sudah  berjumlah 9 di seluruh Indonesia. Itu belum termasuk ratusan pondok yang didirikan oleh para alumninya)

Kyai Syukri tersenyum dan tertawa kecil mendengar pertanyaan itu. Kemudian beliau menjawab,  bahwa tidak ada amalan-amalan khusus yang dilakukan oleh para pengasuh Gontor kecuali melaksanakan amalan yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

🌾Kemudian beliau menyampaikan pepatah arab yang masyhur terkait dengan guru dan pembelajaran:

المادة مهمة ولكن الطريقة اهم من المادة

"Materi Pembelajaran adalah sesuatu yang penting, tetapi metode pembelajaran jauh lebih penting daripada materi pembelajaran"

Jadi,  sebagus apa pun materi pembelajaran,  namun jika metode pembelajarannya kurang baik,  maka hasilnya kurang maksimal.

🌾Lalu beliau melanjutkan dgn bait berikutnya....

الطريقة مهمة ولكن المدرس اهم من الطريقة

_"Metode pembelajaran adalah sesuatu yang penting,_  *tetapi guru jauh lebih penting daripada metode pembelajaran"*

Sehingga,  sebagus apa pun metode pembelajaran,  tetapi jika guru yang bersangkutan tidak mampu mengajar dengan metode tersebut, maka hasilnya pun sama, tidak akan maksimal.

🌾 Kemudian beliau menyampaikan ungkapan yang sangat inspiratif, yaitu:

المدرس مهم ولكن روح المدرس اهم من المدرس

*_"Guru adalah sesuatu yang penting,  tetapi *jiwa guru* _jauh lebih penting dari seorang guru itu sendiri."_

Ungkapan yang sangat luar biasa!

*Jiwa Guru* jauh lebih penting! Ya,  kekuatan batin,  _lebih didahulukan daripada kekuatan dzohir._

🌾Kyai Syukri menjelaskan bahwa *cara  membangun jiwa adalah dengan meningkatkan kedekatan kita kepada Alloh (اَلتَّقَرُبُ إلى اللّٰه )*. _Dengan melakukan amalan-amalan wajib,  ditambah dan disempurnakan dengan amalan-amalan sunnah.
_Bayangkan jika kita..._

🌿 *_mengajar dgn 'jiwa'_*

🌿 *_Niat kita ikhlas dalam mengajar,_* membimbing dan mendidik murid, ikhlas dalam menasehati, 

🌿 *_disiplin ketika mengajar_*, dalam kehadiran, menyiapkan dan melaksanakan pembelajaran

🌿 *_berakhlak baik kepada murid,_*

🌿 *_mendoakan mereka disetiap selesai sholat_* kita atau bahkan...

🌿 mendoakan mereka di sepertiga malam-malam kita.

🌾 Insyaa Allah Ilmu dan nasehat-nasehat yang kita berikan terpancar murni dari relung jiwa.

Masyaa Alloh..

Dahsyat sekali.

Maka para murid akan lebih mudah menerima ilmu dan nasehat-nasehat kita. *Karena yang berasal dari jiwa, akan diterima oleh jiwa. Yang bersumber dari hati,  akan diterima oleh hati.*

Pembelajaran kita di kelas akan penuh makna,  para murid akan selalu mengenang kita sebagai guru yang luar biasa dan pahala yang besar telah menanti kita di akhirat nanti.

InsyaAlloh.

👍🏼Saudaraku...
_Kita semua adalah guru._
*_Paling tidak sebagai guru untuk anak dan isteri atau suami kita._*

💟Semoga Allah SWT senantiasa menuntun kita semua dengan keluhuran dan kasih sayang-Nya. Aamiin...

Rabu, 11 Januari 2017

Belajar Dari Beliau (copas)

*** Membawa selusin bodyguard bukan jaminan keamanan. Tapi rendah hati, ramah, dan tidak mencari musuh, itulah kunci keamanan.

*** Obat dan vitamin bukan jaminan hidup sehat. Jaga ucapan, jaga hati, istirahat cukup, makan dengan gizi seimbang dan olahraga yang teratur, itulah kunci hidup sehat.

*** Rumah mewah bukan jaminan keluarga bahagia. Saling mengasihi, menghormati, dan memaafkan, itulah kunci keluarga bahagia.

*** Gaji tinggi bukan jaminan kepuasan hidup. Bersyukur, berbagi, dan saling menyayangi, itulah kunci kepuasan hidup.

*** Kaya raya bukan jaminan hidup terhormat. Tapi jujur, sopan, murah hati, dan menghargai sesama, itulah kunci hidup terhormat.

*** Hidup berfoya-foya bukan jaminan banyak sahabat. Tapi setia kawan, bijaksana, mau menghargai, menerima teman apa adanya dan suka menolong, itulah kunci banyak sahabat.

*** Kosmetik bukan jaminan kecantikan. Tapi semangat, kasih, ceria, ramah, dan senyuman, itulah kunci kecantikan.

*** Satpam dan tembok rumah yang kokoh bukan jaminan hidup tenang. Hati yang damai, kasih dan tiada kebencian itulah kunci ketenangan dan rasa aman.

*** Hidup kita itu sebaiknya ibarat “bulan & matahari”—dilihat orang atau tidak, ia tetap bersinar. Dihargai orang atau tidak, ia tetap menerangi. Diterimakasihi atau tidak, ia tetap “berbagi”.

***Jika Anda bilang Anda susah, banyak orang yang lebih susah dari Anda. Jika Anda bilang Anda kaya, banyak orang yang lebih kaya dari Anda. Di atas langit, masih ada langit. Suami, istri, anak, jabatan, harta adalah “titipan sementara”. Itulah kehidupan.

*** Nikmatilah hidup selama Anda masih memilikinya dan terus belajar untuk bersyukur dengan keadaanmu...!
Karena Anda tidak akan tahu kapan Sang Pemilik Raga akan datang dan mengatakan pada Anda, *“Ini saatnya pulang!”—* memaksa Anda meninggalkan apa pun yang Anda cintai, dan Anda banggakan, serta sombongkan.

Bob S

Minggu, 01 Januari 2017

01-01-2017

Bismillahirahmanirrahim...
Alhamdulillah segala puji memang hanya untuk khadirat illahi rabbi Allah swt yang maha pengasih maha penyayang yang maha pemberi rezeki. Sudah tak terasa lagi hari ini sudah menginjak tahun 2017 lagi. Bertambah tahun berkurang jatah untuk hidup di alam dunia ini. Mungkin karena saking betahnya hidup di dunia ini menjadikan waktu yang berputar terasa begitu wow wow wow.
Rasa syukur tetap terus terucap dan terpancar agar supaya hidup ini begitu lebih indah lagi. Banyak angan dan cita yang terbesit di pikiran dan otak ini. Biarkan saja semua itu menjadi rencana yang diiringi do'a dan usaha. Cukup terucap dalam hati saja semua rencana itu, semoga tercapai di tahun ini.
2017 itulah tahun yang dijalani sekarang ini. Waktu untuk mencapai 2018 pasti akan begitu terasa cepat pula. Di tahun ini harus diisi dengan hal-hal yang baik dan berjalan di jalur dan jalan yang benar. Memang saya tidak merayakan tahun baru masehi ini, karena tahun baru saya itu hizriyah, tapi tidak ada salahnya kita mengambil positipnya saja. Semisal menjadi sebagai motivasi untuk perjalanan hidup kedepannya agar lebih baik. Tidak akan berkepanjangan membahas hal ini, takut salah nantinya heeeee.
Semoga semoga semoga

01-01-2017

Bismillahirahmanirrahim...
Alhamdulillah segala puji memang hanya untuk khadirat illahi rabbi Allah swt yang maha pengasih maha penyayang yang maha pemberi rezeki. Sudah tak terasa lagi hari ini sudah menginjak tahun 2017 lagi. Bertambah tahun berkurang jatah untuk hidup di alam dunia ini. Mungkin karena saking betahnya hidup di dunia ini menjadikan waktu yang berputar terasa begitu wow wow wow.
Rasa syukur tetap terus terucap dan terpancar agar supaya hidup ini begitu lebih indah lagi. Banyak angan dan cita yang terbesit di pikiran dan otak ini. Biarkan saja semua itu menjadi rencana yang diiringi do'a dan usaha. Cukup terucap dalam hati saja semua rencana itu, semoga tercapai di tahun ini.
2017 itulah tahun yang dijalani sekarang ini. Waktu untuk mencapai 2018 pasti akan begitu terasa cepat pula. Di tahun ini harus diisi dengan hal-hal yang baik dan berjalan di jalur dan jalan yang benar. Memang saya tidak merayakan tahun baru masehi ini, karena tahun baru saya itu hizriyah, tapi tidak ada salahnya kita mengambil positipnya saja. Semisal menjadi sebagai motivasi untuk perjalanan hidup kedepannya agar lebih baik. Tidak akan berkepanjangan membahas hal ini, takut salah nantinya heeeee.
Semoga semoga semoga

Besi dan Karat

Besi merupakan salah satu benda yang paling kuat di muka bumi ini. Namun tidak berarti kuat itu tidak terkalahkan. Besi ternyata kalah oleh ...