Minggu, 29 Oktober 2017

Melihat Ka'bah

Kotretan Iyek Siapa yang tidak mau ke tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Semua orang Muslim pastinya merindukan untuk berkunjung kesana. Bagaimana tidak, kota Mekah merupakan salah satu tempat paling bersejarah dalam perkembangan Islam, apalagi Nabi Muhamad SAW berasal dari Bani Quraisy yang memang berada disana. Kota suci sebagai tempat beribadah haji bagi seluruh ummat Islam seantero jagat ini. Namun tidak semua manusia dapat berkunjung kesana, karena terbentur oleh jarak dan waktu mungkin.
Orang yang pernah ke Mekah serasa ingin kembali lagi kesana katanya. Kita juga yang belum pernah menginjakkan kaki disana rindu ingin kesana. Melihat langsung dengan mata kepala sendiri melihat baitullah Ka'bah.
Namun di zaman modern sekarang ini, kita bisa melihat Ka'bah dari video atau foto atau gambar. Namun belakangan ini ada sebuah link yang menyajikan kita dapat melihat Ka'bah dari segala arah dengan cara menaikan atau menurunkan hape kita ke arah yang ingin kita ketahui.
Berikut adalah link - link tersebut.
Silahkan buka satu per satu link nya.
MasyaAllah keren banget.
Smartphonenya di gerakan ke atas, bawah, kanan, kiri, bisa di zoom juga.
Kalian akan merasakan seolah-olah sedang berada disana.

1.) Yang ingin melihat Hijir Ismail tekan
http://shutterksa.com/panorama/Makkah/AreaofProphetIsmail/

2.) Yang ingin melihat sudut rukun yamani tekan
http://www.shutterksa.com/panorama/YemeniCorner/

3,) Yang mau persis berada di depan Ka'bah silahkan tekan
http://www.shutterksa.com/panorama/MAKKAHPanorama/

4.) Yang mau lihat Makam Rasul SAW tekan
http://shutterksa.com/panorama/Almadinah/FronttheProphetMuhammad/

5.) Yang ingin berada di atas Ka'bah, tekan
http://www.shutterksa.com/panorama/RoofOfKaaba/

Subhanallah

Al-Qur'an dan Umur

Kotretan Iyek Berkata Abdul Malik bin Umair:
"Satu-satunya manusia yang tidak tua adalah orang yang selalu membaca Al-qur'an.
Manusia yang paling jernih akalnya adalah para pembaca Al-qur'an".
..
Berkata Al-imam Qurtubi,
"Barang siapa yang membaca Al-qur'an, maka Allah akan menjadikan ingatannya segar meskipun umurnya telah mencapai 100 tahun".
..
Imam besar Ibrahim al-Maqdisi memberikan wasiat pada muridnya Abbas bin Abdi Daim rahimahullah."Perbanyaklah membaca Al-qur'an jangan pernah kau tinggalkan, kerana sesungguhnya setiap yang kamu inginkan akan di mudahkan setara dengan yang kamu baca".
..
Berkata Ibnu Solah,
"Bahwasannya para Malaikat tidak diberi keutama'an untuk membaca Al-qur'an, maka oleh karena itu para Malaikat bersemangat untuk selalu mendengar saja dari baca'an manusia".
..
Berkata Abu Zanad,
"Di tengah malam, aku keluar menuju masjid Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam sungguh tidak ada satu rumah pun yang aku lewati melainkan pada nya ada yang membaca Al-qur'an".
..
Berkata Shaikhul Islam ibnu Taimiyyah,
"Tidak ada sesuatu yang lebih bisa memberikan nutrisi otak, kesegaran jiwa, dan kesehatan tubuh serta mencakup segala kebahagiaan melebihi dari orang yang selalu melihat kitabullah ta'ala,Bergantunglah pada Alqur'an niscaya kau akan mendapatkan keberkahan".
..
Berkata sebagian ahli tafsir,
"Manakala kita menyibukkan diri dengan Al-qur'an maka kita akan di banjiri oleh sejuta keberkahan dan kebaikan di dunia".
..
Kami memohon kepada Allah agar Memberikan taufiq-Nya kepada Kami dan semua yang membaca tulisan ini untuk selalu membaca Al-qur'an dan mengamalkan Kandungannya, aamiin..
..
Bila anda Cinta pada Alqur'an maka sebarkanlah. Demi Allah, sekian banyak orang yang membaca Alqur'an maka pahala akan mengalir pada anda, in shaa Allaah
..
Semoga bermanfaat.

Sabtu, 28 Oktober 2017

Amalan Wanita Hamil dalam Islam

Kotretan Iyek Saat wanita hamil itu memang sejuta rasanya. Jika itu kehamilan yang pertama biasanya disambut dengan segala rasa, antara suka cita, khawatir dan berbagai rasa berkecamuk lainnya. Namun untuk ibu-ibu yang menantikan kehamilan berikutnya umumnya lebih tenang mengadapi masa kehamilannya, meski tetap harus berhati-hati menjaga kehamilannya, nutrisi, kesehatan juga tak lupa memenuhi dengan berbagai macam amalan sholeh yang bisa dilakukan oleh ibu yang tengah mengandung anaknya.
Beberapa amalan itu adalah:
1.Memperbanyak syukur kepada Allah atas anugrah anak yang ada dalam kandungan dan berharap menjadi anak sholeh. Banyak melakukan sedekah dan mengikuti majelis ilmu didekat rumah atau banyak membaca mengenai buku-buku agama.

2.Melakukan proses tarbiyah sejak dalam kandungan, yang dilakukan oleh pasangan suami istri dengan menjaga perilaku mulia, seperti tepat shalat lima waktu, membaca Al Qur’an, dzikir setiap pagi dan sore, dan berbagai ibadah lainnya yang bisa memberi pengaruh positif pada janin. Atau bisa juga mendengarkan murotal pada anak dikandungnya setiap saat, jangan lupa perbanyak doa yang baik-baik untuk kesehatan dan kebaikan janin.

3.Menjaga dan mengontrol emosi ibu hamil, menjaga lisan dan hindari kata-kata tak tepat. Karena seperti diketahui, saat hamil biasanya ibu tidak menentu perasaan dan emosinya, ia sering berkata, berkeinginan dan berperilaku menuruti perasaannya, yang ia anggap sebagai suatu kewajaran saat wanita hamil. Padahal jika seorang hamba, siapapun itu mencoba banyak beristighfar, berdzikir dan selalu berpikiran positif InsyaAllah akan terjaga dari perilaku buruk atau perkataan tidak pantas.

4.Seharusnya pasangan suami istri lebih menjaga kehalalan rezeki yang didapatkannya  dengan menghindari pendapatan/harta yang haram, subhat atau memang pendapatan atau rezeki itu benar-benar bersifat meragukan. Ini penting, karena asupan makanan yang masuk pada perut keluarga, termasuk anak dalam kandungan sangat berpengaruh dengan kehalalan rezeki yang didapatkan. Jika memang sesuatu yang haram atau meragukan kehalalannya, maka tabiat, kesehatan juga akhlak keluarga termasuk anak dalam kandungan akan ikut buruk.

5.Berupaya mencarikan nama yang baik untuk anak. Tugas ini bukan merupakan tugas ringan karena nama yang baik dan islami bisa jadi sebuah doa untuk mereka. Jika ketidak hati-hatian menggunakan nama yang ngetrend dikalangan masyarakat tanpa tahu artinya, maka hal itu malah membuat kerugian yang besar.

6.Selalu berpikir positif, jika Allah akan memberikan jalan keluar untuk rezeki saat keuangan untuk keperluan bayi atau melahirkan belum tercukupi. Juga selalu berdoa untuk keselamatan jabang bayi sekaligus Ibu. InsyaAllah semuanya berjalan dengan baik, sehat dan lancar.

7.Selalu berpegang teguh pada ajaran Islam, jangan mendekati kesyirikan yang mencari perlindungan selain Allah, meskipun itu atas nama adat istiadat, kebiasaan setempat, jika memang mendekati kesyirikan dan percaya yang melindungi bayi adalah benda-benda ‘gaib’ atau kekuatan selain Allah maka sungguh jauhilah.

8.Berupaya tetap memeriksakan secara rutin pada tenaga kesehatan terdekat, agar bisa terpantau kesehatan ibu dan bayi yang didalam kandungan, berikut factor penyulit atau resiko tertentu. Meskipun itu mengandung bukan anak pertama, namun upaya demikian sangat ditekankan dalam Islam. Mencegah yang mudharat dan berupaya mencari maslahah.

9.Makan-makanan yang bergizi, halal dan thoyibah untuk ibu dan anak dalam kandungan harus dipenuhi oleh orang terdekat dan suami. Hal ini juga merupakan suatu usaha baik dan mulia untuk keperluan bayi dan ibu sehat.
Demikian sahabat Ummi amalan juga hal-hal yang perlu diperhatikan saat ibu mengandung, berupaya untuk kebaikan ibu dan bayi adalah yang utama yanh haruas dilakukan oleh seluruh muslim. Acuh dan tak peduli pada kondisi mereka merupakan upaya penyia-nyiaan yang berujung dosa.

Semoga semua Ibu atau perempuan yang sedang mengandung diberikan kesehatan dan semoga di permudahkan segalanya. Tetap istiqamah dalam Islam.

Sumber :
http://www.ummi-online.com/amalan-yang-bisa-dilakukan-wanita-hamil-dalam-islam.html

Jumat, 27 Oktober 2017

10 TKK Wajib Bagi Pramuka Penggalang

Kotretan Iyek Sekedar mengingatkan kembali tentang tanda kecakapan dalam kepramukaan. Saya mendapat tulisan ini dari blog lain. Berikut adalah catatan mengenai TKK wajib bagi Pramuka penggalang. Yang bersumber dari http://stefanussuletandi.blogspot.co.id

Tanda Kecakapan Khusus (TKK) adalah tanda yang diberikan kepada peserta didik yang telah memenuhi Syarat Kecakapan Khusus (SKK), sebagai bentuk apresiasi atas kacakapan, keterampilan,kemampuan, ketangkasan pada bidang tertentu yang dimiliki oleh peserta didik. 

TKK ini dibagi kedalam dua bagian yaitu TKK wajib yang berarti harus dikuasai oleh peserta didik dan TKK pilihan yang berarti "opsional" tergantung dari kemauan atau pilihan peserta didik sehingga TKK ini akan berbeda bagi setiap peserta didik. TKK untuk golongan Prmuka Penggalang memiliki tingkatan yaitu TKK Purwa, TKK Madya, dan TKK Utama. 

TKK ini dibagi lagi kedalam lima bidang pengembangan, yaitu: 

TKK bidang agama, mental, moral, spiritual, pembentukan pribadi dan watak. Berwarna dasarnya adalah kuning.TKK bidang patriotisme dan seni budaya. Berwarna dasar merah.TKK bidang kesehatan dan ketangkasan. Berwarna dasar putih.TKK bidang keterampilan dan tehnik pembangunan. Berwarna dasar hijau.TKK bidang sosial, perikemanusiaan, gotong royong, ketertiban, masyarakat, perdamaian dunia, dan lingkungan hidup. Berwarna dasar biru.

TKK diberikan setelah peserta didik mencapai tingkat Penggalang Rakit. Berikut adalah bentuk TKK Pramuka Penggalang:

TKK Purwa berbentuk lingkaran dengan diameter 2,5 cm dan berbingkai 2 mm berwarna merah.TKK Madya berbentuk segi empat bujur sangkar dengan diameter 2,5 cm dan bingkai 2 mm berwarna merah.TKK Utama berbentuk segi lima beraturan dengan sisi 2,5 cm dan berbingkai 2 mm berwarna merah.

Contoh gambar tingkatan TKK Pramuka Penggalang:



Berikut adalah Syarat (SKK) 10 TKK wajib golongan Pramuka Penggalang:

1. TKK Menabung

Untuk mencapai Tingkat Purwa , seorang Pramuka harus :

Telah mencapai SKK Penabung untuk Siaga.Seluruh atau sebagian uang yang ditabung dalam buku tabungannya adalah uang yang diperoleh dari hasil usahanya sendiri.Dapat membantu mengurus administrasi buku-buku Tabungan Pramuka di Perindukan Siaga atau Pasukan Penggalang.  Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka harus : 

Telah memenuhi SKK Penabung Tingkat Purwa.Dapat menjelaskan kepada Pramuka lain cara menabung dalam bank lewat Tabanas, Buku tabungan Pramuka atau buku Tabungan Pelajar. Dapat menjelaskan kepada Pramuka lain perbedaan antara menabung di celengan dan menabung di Bank lewat Tabanas, buku Tabungan Pramuka atau buku Tabungan Pelajar. Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka harus : 

Telah memenuhi SKK Penabung Tingkat Madya. Dapat merencanakan, mempersiapkan dan melaksanakan suatu sandiwara kecil atau ceramah tentang menabung untuk para Pramuka atau orang lain. Mengerti istilah yang biasa digunakan dalam perbankkan, misalnya : rekening giro, rekening deposito, sertifikat bank, cheque, traveler cheque dan lain-lain.

2. TKK Gerak Jalan 

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka harus : 

Mengerti cara dan telah melakukan dengan baik, sikap berdiri, berjalan ( secara cepay/ lambat), start waktu berlomba gerak jalan. Mengerti cara mencegah dan merawat lepuh kaki, cara beristirahat selama dan sesudah gerak jalan. Pernah mengikuti gerak jalan secara kelompok atau perorangan sejauh 10 km untuk putra dan 8 km untuk putri, dilakukan sedikitnya dua kali. Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka harus : 

Telah memenuhi SKK Gerak Jalan Tingkat Purwa. Mengerti cara dan telah melakukan pengaturan napas, langkah, dan pengaturan yang berlaku bagi lomba gerak jalan umum. Pernah mengikuti gerak jalan secara kelompok atau perorangan, sejauh 15 km untuk putra dan 12 km untuk putri, dan dilakukan sedikitnya dua kali. Mengerti cara mencegah dan merawat peserta gerak jalan yang hilang semangat “ Collapse / faluwte ), kejang (krampen), dan termasuk sinar matahari (zon nesteek). Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka harus : 

Telah memenuhi SKK Gerak Jalan Tingkat Madya. Mengerti cara dan telah membiasakan diri untuk latihan berjalan kaki setiap hari, sekurang-kurangnya 2 km. Mengerti cara dan telah melakukan “ langkah Pramuka “ sejauh 2 km dalam waktu 14 ½ menit sampai 15 ½ menit dan memperlihatkan nafas yang terlalu terengah-engah ( sedikitnya dua kali ). Pernah mengikuti gerak jalan secara kelompok atau perorangan sejauh 25 km untuk putra dan 15 km untuk putri dan dilakukan sedikitnya dua kali.

3. TKK Berkemah 

Untuk Mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka harus : 

Sedikitnya 3 kali mengikuti perkemahan sehari semalam ( misalnya perkemahan sabtu minggu = Persami ) dan satu kali perkemahan yang lebih dari dua malam. Dapat memperlihatkan cara menyusun isi kantong punggung ( rugzak – ransel ) dengan baik dan rapi. Mengetahui dan dapat mendirikan tenda regu ( untuk 6 – 10 orang ), dengan rapid an benar, termasuk pemakaian simpul dan pembuatan paritnya. Mengetahui dan dapat mengatur perkemahan regunya ( mengatur barang-barang dalam tenda, isi tenda dapur, barang-barang di rak piring. Mengetahui dan dapat menjaga kebersihan perkemahan regunya, termasuk tempat pembuangan sampah basah dan sampah kering, serta membawa pulang kerumah alat-alat dapur dan barang lainnya dalam keadaan bersih. Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka harus : 

Telah memenuhi SKK Berkemah Tingkat Purwa. Tahu keperluan perlengkapan berkemah untuk perorangan dan regunya. Mengetahui dan dapat mengatur perkemahan regunya yaitu : 1.Dapat menempatkan letak tenda tidur, tenda dapur, tiang jemuran, rak piring, rak sepatu, tempat sampah, dan sebagainya, sesuai dengan keadaan tempat, arah angina dan arah sinar matahari. 2. Dapat mengatur aliran air hujan. Dapat mendirikan berbagai macam bentuk tenda, misalnya tenda tidur, tenda dapur, tenda makan, tenda beratap ganda ( double dek ), melipat, serta memelihara tenda regu. Dapat membuat pagar, tiang jemuran, rak piring, rak sepatu, dll secara sederhana. Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka harus : 

Telah memenuhi SKK Berkemah Tingkat Madya. Tahu keperluan perlengkapan berkemah untuk pasukan, dan peraturan serta syarat-syarat perkemahan yang baik. Dapat mengatur letak perkemahan regu dalam pasukannya, termasuk menentukan letak lapangan upacara dan tempat berlatih. Tahu cara penentuan tempat sanitasi ( tempat mandi, cuci dan kakus ). Dapat mendirikan tenda besar dari kain terpal, atau membuat tenda darurat dari bahan yang ada disekitarnya. Tahu syarat-syarat perkemahan yang baik dan : 1. Dapat mencari tempat berkemah yang memenuhi syarat perkemahan. 2. Dapat mengusahakan air minum yang sehat di perkemahan. 3. Mengetahui usaha untuk mendapatkan izin dari orang tua, kwartir, pemerintah    setempat dan pemilik tanah serta tempat-tempat lain.

4. TKK Juru Masak 

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka harus : 

Dapat membuat dapur dan tahu syarat-syaratnya. Mengetahui cara dan dapat membuat api terbuka dengan kayu atau tanpa minyak. Dapat menghidangkan masakan untuk orang yang terdiri dari : - Nasi, - Satu jenis lauk kering ( goreng atau bakar, tanpa kuah ), - Minuman teh atau kopi panas. Mengetahui cara menyimpan makanan menurut peraturan kesehatan. Pernah membantu juru masak di suatu perkemahan 24 jam. Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka harus : 

Telah memenuhi SKK Juru Masak Tingkat Purwa. Tahu cara dan telah menyusun beberapa menu beserta bahan-bahan seperlunya, untuk satu regu yang berkemah selama maksimal 3 X 24 jam dengan mengingat empat sehat limasempurna. Tahu cara dan mengawetkan satu jenis makanan atau bahan makanan. Dapat menghidangkan masakan untuk satu regu yang terdiri dari : - Nasi, - Satu jenis lauk kering ( tanpa kuah, goreng, rebus, bakar, kukus dll ). - Satu jenis lauk dengan kuah ( sayur ), - Satu jenis hidangan pencuci mulut, - Minuman. Untuk Mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka harus : 

Telah memenuhi SKK Juru Masak Tingkat Madya. Mengetahui cara dan telah menyusun menu untuk keperluan perkemahan satu regu selama 6 x 24 jam ( lengkap dengan keperluan peralatan dan bahan ) dengan mengingat empat sehat limasempurna. Mengetahui nilai gizi beberapa jenis bahan makanan. Mengetahui cara dan dapat mengawetkan paling sedikit dua jenis makanan / bahan makanan supaya tahan selama satu minggu.

5. TKK Menjahit 

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka harus : 

Dapat minisik kain yang robek memanjang, berlubang ( kena robek ). Sobek menyudut ( seperti mulut katak ) dan menambal kain koyak. Dapat menjahit pakaian anak-anak / bayi, atau dapat menjahit pakaian dalam / olahraga/renang untuk diri sendiri. 1. Mengerti bagian-bagian mesin jahit ( tangan/kaki ) dan memeliharanya, atau 2. Mengambil ukuran badan. Mengerti atau dapat membuat zoom biasa dan zoom pinggiran ( open zoom ). Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka harus : 

Telah memenuhi SKK Menjahit Tingkat Purwa. Dapat menjahit hem / rok uniformnya sendiri. 1.   Mengerti dan dapat memperbaiki kerusakan-kerusakan ringan/kecil mesin jahit ( tanga / kaki ) dan atau 2.   Membuat pola dasar. Mengerti dan dapat membuat jahitan sarung dan setik balik. Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka harus : 

Telah memenuhi SKK Menjahit Tingkat Madya. Dapat menjahit celana panjang ( pantaloon, slack dll ) untuk sendiri. Dapat membuat hiasan dikain pakaian misalnya aplikasi, lipatan hias ( smock ) dll. Dapat memotong dan menjahit pakaian untuk wanita / pria / anak.

6. TKK Juru Kebun 

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka harus: 

Mengenal sedikitnya 5 jenis tanaman hias, 5 jenis tanaman buah-buahan, dan 5 jenis tanaman sayur-sayuran.Dapat membuat dan menggunakan pupuk kompos.  Mengenal sedikitnya 3 macam hama dan penyakit tanaman dan tahu cara pencegahan dan pemberantasannya. Telah menanam dan memelihara sedikitnya 1 jenis tanaman hias, 1 jenis tanaman buah-buahan, atau satu jenis tanaman sayur-sayuran sampai berbunga, sampai berbuah, sampai dipanen, atau sampai sedikitnya 3 bulan. Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka harus: 

Telah memenuhi SKK Juru Kebun Tingkat Purwa.Mengenal bermacam obat-obatan pencegahan dan pemberantasan hama, dan dapat menggunakannya.Mengenal berbagai macam pupuk dan dapat menggunakan.Dapat menyemaikan, mencangkok, dan mengokulasi tanaman.Dapat memangkas tanaman supaya menghasilkan buah lebih banyak. Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka harus: 

Telah memenuhi SKK Juru Kebun Tingkat Madya.Tahu arti dan pentingnya bibit unggul, dan tahu dimana mendapatkannya. Tahu cara memperoleh kredit untuk produksi pertanian.Menyelenggarakan sekedar, usaha perkebunan, disertai penata bukuan teknis dan komersial seperlunya.

7. TKK Pengatur Ruang / Rumah 

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka harus : 

Dapat mengatur isi dan menghias suatu ruangan secara sederhana, tetapi berseni (artistic), dengan memperhatikan komposisi, bentuk dan warna ruangan tamu, ruang tidur, ruang belajar, ruang makan, ruang tunggu atau ruang lainnya. Dapat membuat sedikitnya dua macam hiasan sederhana dari barang-barang yang ada disekitarnya, misalnya dengan menggunakan bunga kebun, kertas, batu, buah-buahan, tanaman, dahan atau bahan lainnya. Mengerti cara mengatur lampu penerangan dan peredaran udara (ventilasi). Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka harus : 

Telah memenuhi SKK Pengatur Rumah Tingkat Purwa. Dapat mengatur dan menghias ruangan untuk : # Rapat, pertemuan atau konferensi. # Perayaan sekolah, kampung, masjid, atau gereja dan lainnya. # Ruang istirahat, ruang rekreasi atau operation room dan lainnya. Dapat menyusun bunga untuk meja tamu, pesta, kematian, atau penghargaan pada orang lain dan lain-lain atau Dapat membuat sedikitnya 3 macam benda hiasan, misalnya : dengan menggunakan bamboo, tempayan, janur, tempurung, sabut atau kayu dan lainnya. Telah malatih sedikitnya seorang Pramuka, sehingga mencapai TKK Pengatur Rumah Tingkat Purwa. Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka harus : 

Telah memenuhi SKK Pengatur Rumah Tingkat Madya. Dapat mengatur dan menghias : 1).  Ruang tamu pada peralatan perkawinan atau khitanan. 2). Ruang pengantin atau khitanan.  3). Kursi mempelai atau panggung. Dengan memperhatikan keadaan ruang, jumlah undangan, jalan untuk tamu, dan pembawa konsumsi, tempat pidato, tempat pertunjukkan kesenian dan lain-lain. Dapat memelihara dan membersihkan perabot rumah tangga, supaya tahan lama, kelihatan tetap baru misalnya : meja kursi, patung, barang dari logam, dari gelas atau kaca dan lain-lain. Dapat mengatur dan merubah ruangan pameran (etalage) sesuai dengan keadaan dan kebutuhan saat ini, misalnya : pada peringatan 17 Agustus, pada hari ulang tahun, peringatan Natal, hari Raya Idul Fitri, dan lain-lain.

8. TKK P3K 

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka harus : 

Mengetahui cara dan dapat menolong kecelakaan : luka iris, luka garuk, luka terbakar / kena benda panas, benjot/memar, terkilir, hidung berdarah, tersengat / tergigit binatang berbisa, dan debu mata. Mengetahui cara dan dapat mencegah dan menolong orang yang mengalami : hilang semangat ( collapse ), pingsan, mati suri ( schijndood ), dan tersengat sinar matahari    ( zoonnesteek ). Mengetahui cara dan dapat menggunakan dengan benar dan rapi : pembalut segitiga    ( mitella ) dan pembalut panjang ( zwapchtel verband ) untuk luka jari, lengan, tangan, kepala, lutut dan betis. Mengetahui letak urat-urat nadi terpenting dan mengatahui cara penghentian pendarahan urat nadi. Dapat membuat tandu darurat dengan cepat dan rapi, dan tahu serta dapat mengangkut penderita dengan berbagai cara, secara seorang diri, maupun bersama dengan teman. Mengetahui dan dapat melakukan dengan baik dua pernafasan tiruan. Mengetahui pengetahuan tentang obat-obatan / ramuan yang dapat digunakan untuk P3K. Mengetahui nama alamat nomor telepon Puskesmas ( Poliklinik ), rumah sakit dan dokter setempat. Untuk mencapai Tingkat Madya seorang Pramuka harus : 

Telah memenuhi SKK PPPK Tingkat Purwa. Sebagai seorang anggota regu penolong (bukan pemimpin) yang terdiri dari 4-5 orang, melakukan PPPK (tiruan) yang dibuat oleh tim penguji, secara terperinci, tepat, sesuai dengan aturan PPPK (Perlu diperhatikan keterangannya, kecepatan, kerjasama dll). Mengetahui cara dan dapat menyampaikan secara lisan, tertulis, atau melalui telpon ( kepada dokter, rumah sakit, polisi, atau keluarganya ). Mengetahui cara dan dapat melalukan dengan baik cara-cara pernapasan buatan. Mengetahui cara dan dapat mengangkut penderita melalui rintangan-rintangan ( gang sempit, melalaui kolong, menyeberang parit, melewati pagar/tembok, naik turun tangga dll ) dengan atau tanpa tandu. Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka harus : 

Telah memenuhi SKK PPPK Tingkat Madya. Mengetahui cara dan dapat menolong kecelakaan berbagai macam patah tulang terbuka atau tertutup ( fractura komplicata dan incomplicata ) juga rahang atau lutut meleset. Mengetahui cara dan dapat memberikan pertolongan kepada orang yang mengalami pendarahan dalam tubuh ( interne bloedingen ). Dapat memperhatikan cara-cara bertindak apabila ada dugaan keracunan dan gegar otak. Dapat dan tahu menolong orang tenggelam, terbenam/tertimbun, kena aliran listrik dan shock / gugat. Pernah memimpin satu regu penolong pada kecelakaan (sungguh-sungguh atau tiruan).

9. TKK Pengaman Kampung 

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka harus : 

Dapat membuat kentogan dan menerangkan kepada masyarakat sedikitnya tentang pentingnya kentongan sebagai tanda-tanda bahaya, berikut tanda-tandanya. Membantu dan sedikitnya tiga kali melakukan ronda malam di kampung / desanya. Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka harus : 

Telah memenuhi SKK Pengamanan Kampung / Desa Tingkat Purwa. Telah membuat laporan atau melaporkan suatu peristiwa tindak Pidana yang terjadi di kampung / desanya kepada yang berwajib. Pernah membantu tugas keamanan dalam upacara, keramaian, pesta, atau di masjid yang merada di kampung / desanya. Mengamankan tempat atau lokasi kejadian untuk barang-barang bukti.Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka harus : 

Telah memenuhi SKK Pengaman Kampung / Desa Tingkat Madya. Pernah menjalankan latihan olahraga beladiri. Mengenal pokok-pokok tentang menjalankan penyelidikan dengan sidik jari. Mengetahui perbedaan tugas pokok polisi, jaksa, dan hakim. Pernah membuat sket tentang suatu kejadian / peristiwa tindak pidana.

10. TKK Pengamat 

Untuk mencapai Tingkat Purwa, seorang Pramuka harus : 

Dapat mengingat 10 dari 15 benda yang dilihatnya dalam 1 menit ( dilakukan dua kali percobaan dengan benda berlainan ). Dapat mengenal dan mengingat sedikitnya 7 dari 10 benda-benda yang dirabanya, dicium, dikecap dengan lidah dan suara yang didengarnya. Dapat mengikuti jejak sejauh 3 km, dengan menggunakan tanda jejak sederhana dari bahan alam sekitarnya, dan dapat mencatat sedikitnya 70% dari seluruh tanda yang dibuat tim penguji. 1.   Mengetahui dan mencatat cara dan kebiasaan hidup jenis binatang yang hidup di sekitarnya atau. 2.   Mengetahui nama dan mengenal 10 macam tumbuh-tumbuhan / sayur-dayuran, buah-buahan yang biasa digunakan manusia dan tumbuh didaerahnya atau. 3.   Mengetahui nama dan mengenal beberapa macam jamur ( fungsi ) yang dapat dimakan atau yang beracun  yang tumbuh di daerahnya.Untuk mencapai Tingkat Madya, seorang Pramuka harus : 

Telah memenuhi SKK Tingkat Purwa. Dapat mengingat sedikitnya 12 dari 18 benda yang dilihatnya dalam 1 menit, misalnya barang-barang dagangan di warung, macam-macam tanaman di kebun, dan sebagainya. ( Dilakukan dua kali percobaan dengan benda berlainan ). Dapat mengenal dan mengingat sedikitnya 9 ari 12 macam benda yang diraba, dicium, dikecap dengan lidah dan suara yang didengarnya. Mengikuti jejak sejauh 5 km, dengan menggunakan tanda jejak dan surat-surat penunjuk jalan, serta dapat mengingat kembali tiga diantara lima tempat-tempat penting yang dilewati, misalnya masjid, gereja, pasar, politeknik, rumah sakit, dokter, dan lain-lain. Bersama seorang kawan dapat membuat laporan tertulis tentang sesuatu kejadian / peristiwa yang dilihatnya dan berlangsung kira-kira lima menit.Untuk mencapai Tingkat Utama, seorang Pramuka harus : 

Telah memenuhi SKK Pengamat Tingkat Madya. Dapat mengingat 15 dari 20 macam benda yang dilihatnya selama 1 menit, misalnya barang-barang di took / pasar, makanan di meja pesta, peserta suatu rapat, Pramuka dalam latihan dsb. Dapat mengikuti jejak sejauh 5 km, dengan menggunakan peta, kompas, surat-surat penunjuk jalan, sesudah sampai di tempat terakhir dapat menunjukkan dalam peta itu letak dari ( sedikitnya 3 dari 5 tempat penting yang dilewatinya ), misalnya masjid, gereja, sekolah, rumah sakit, dokter, pasar, bengkel dsb. Telah mengamati tempat / ruang, mendengarkan suara, meraba, mencium barang-barang dalam ruangan itu dalam waktu seluruhnya 5 menit, kemudian bersama dua orang kawan lainnya harus membuat lapaoran “dugaan” tentang peristiwa yang terjadi di tempat itu, dan kira-kira 60% benar.


Demikian tentang TKK wajib golongan Pramuka Penggalang.

Kamis, 26 Oktober 2017

Amanah

Kotretan Iyek DUA PULUH AMANAH UWA AJENGAN KH.KHOER AFFANDY (ALM) PIMP.PONPES MIFTAHUL HUDA MANONJAYA TASIKMALAYA :

1. Sholat awal waktu
2. Ulah eureun néangan elmu
3. Ulah nyia-nyiakeun waktu.
4. Ulah eureun néangan babaturan
5. Pertahankeun Aqidah anu Murni
6. Lamun hayang maju ulah eureun mikir
7. Lamun hayang maju kudu daék capé
8. Ulah embung disebut bodo
9. Ulah embung disebut sahandapeun
10. Sagala nu tumiba ka diri gara-gara diri
11. Ubar diri aya di diri
12. Euweuh nu nyaah kana diri kajaba anu boga diri
13. Harga diri kumaha diri
14. Ari ngitung kudu ti hiji ulah ujug-ujug angka salapan
15. Mun keur nyieun pondasi tong sok waka mikiran kenténg
16. Sanajan teu lumpat tapi ulah cicing
17. Sagedé-gedéna jalan syaré'at ulah matak ngurangan tawakkal ka Alloh
18. Tong leumpang dina hayang, tong cicing dina embung, tapi kudu lempang dina kudu, kudu eureun dina ulah
19. Tong lésot haté tina éling ka Alloh dina kaayaan kumaha waé, sedih, susah jeung bungah
20. Sarébu sobat saeutik teuing, hiji musuh loba teuing.

Mugi katampi tur aya manfaatna eta amanah tisepuh urang, kanggo bekel hirup didunya sangkan salamet tepi ka akherat jaga..
Wassalam.

https://alwib.net/amanat-uwa-ajengan-khoer-affandy/

Senin, 23 Oktober 2017

Ada Yang Salah?

Kotretan Iyek Yuk sahabat sedikit kita renungkan
Doeloe... orang tua kita berangkat bekerja setelah matahari terbit dan sudah kembali ke rumah sebelum matahari terbenam. Walaupun memiliki anak yang banyak..... rumah dan halaman pun tetap luas, bahkan tidak sedikit ada yang memiliki kebun dan semua anak-anaknya bersekolah.

Sekarang.... banyak yang berangkat kerja subuh dan sampai rumah setelah isya, tapi rumah dan tanah yang dimiliki tidak seluas rumah orang tua kita, dan bahkan banyak yang takut memiliki anak banyak karena takut kekurangan.... "Dan sungguh akan اَللّهُ berikan cobaan kepada manusia dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta...." (Al Baqoroh (2) AYAT 155).

Ada yang salah dengan cara hidup orang modern. Orangtua kita hidup tanpa banyak alat bantu, tapi tenang menjalani hidupnya. Sementara kita yang dilengkapi dengan mesin cuci, kompor gas, HP, kendaraan, TV, email, FB, Twitter, ipad, ruangan ber AC dll. Harusnya mempermudah hidup ini....tapi ternyata tidak, sampai- sampai tidak sempat kita menikmati hidup karena semuanya dilakukan terburu-buru.

Berangkat kerja, TERBURU-BURU.

Pulang kerja, juga TERBURU-BURU.

Makan siang, TERBURU-BURU.

Dilampu merah, TERBURU-BURU.

Berdo'a pun, TERBURU-BURU.

bahkan sholatpun, TERBURU-BURU.

Sifat diatas bukti dari Al-Qur'an surat Al Isra' (17) ayat 11 " Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa" Hanya mati........ yang tidak seorangpun mau TERBURU-BURU. Saking takutnya akan kurangnya harta untuk keluarga sampai-sampai kita HITUNGAN dalam BERSEDEKAH, sementara اَللّهُ tidak pernah hitungan dalam memberi rizki kepada kita.

"Setan menakut- nakuti kamu dengan kemiskinan dan menyuruh berbuat kikir...." (Al Baqoroh (2) AYAT 268)
Bahkan saking lebih takutnya kita kehilangan pekerjaan hingga berani melewatkan sholat subuh, sholat maghrib dsb.

Sampai dimanakah hidup kita pada hari ini.....???

Apa ini terjadi dari diri ANDA ?

Jumat, 20 Oktober 2017

Kunci Hidup Lebih Baik

Kotretan Iyek Lagi-lagi dapat kiriman tulisan bagus dari grup WA. Sebagai file dokumen jika dibutuhkan untuk motivasi dan inspirasi, selanjutnya saya masukan di blog ini. Berikut inspirasi yang tertuang.
*Dikutip dari Buku Karya Ausberg 49 tahun buku yang berjudul*
*"THE LAST LECTURE"*
*(Kuliah Terakhir)*
yang menjadi salah satu buku best-seller pada tahun 2007.""

*KUNCI UNTUK MEMBUAT HIDUP KITA LEBIH BAIK,*

terdiri atas 
*--Personality,*
*--Community* and
*--Life.* 

Berikut penjelasannya:

   *A.  PERSONALITY:*

*1*. Jangan membandingkan hidup Anda dengan orang lain karena Anda tidak pernah tahu apa yang telah mereka lalui dan rasakan.

*2.* Jangan berpikir negatif akan hal-hal yang berada di luar kendali Anda, melainkan salurkan energi Anda menuju kehidupan yang Anda jalani saat ini, secara positif

*3.* Jangan bekerja terlalu keras, jangan lewati batasan Anda.

*4*. Jangan paksa diri Anda untuk selalu perfect, tidak ada satu orang pun yang sempurna.

*5.* Jangan membuang waktu Anda yang berharga untuk gosip.

*6*. Bermimpilah saat anda bangun
(bukan saat tertidur).

*7*. Iri hati membuang-buang waktu, Anda sudah memiliki semua kebutuhan Anda.

*8*. Lupakan masa lalu. Jangan mengungkit kesalahan saudara , pasangan dan teman Anda pada masa lalu. Hal itu akan merusak kebahagiaan Anda saat ini.

*9.* Hidup terlalu singkat untuk membenci siapa pun itu.
Jangan pernah membenci.

*10*. Berdamailah dengan masa lalu Anda agar hal tersebut tidak mengganggu masa kini Anda.

*11*. Tidak ada seorang pun yang bertanggung jawab atas kebahagiaan Anda kecuali Anda.

*12*. Sadari bahwa hidup adalah sekolah, dan Anda berada di sini sebagai pelajar.
Masalah adalah bagian daripada kurikulum yang datang dan pergi seperti kelas aljabar (matematika) tetapi, pelajaran yang Anda dapat berlangsung seumur hidup.

*13*. Senyumlah dan tertawalah sesering mungkin agar Anda lebih dapat menikmati hidup ini

*14*. Anda tidak dapat selalu unggul dalam perbedaan pendapat. Belajarlah menerima kekalahan dan bertoleransilah

      *B. COMMUNITY:*

*15.* Hubungi keluarga Anda sesering mungkin

*16*. Setiap hari berikan sesuatu yang baik kepada orang lain.

*17*. Ampuni setiap orang untuk segala hal

*18.* Habiskan waktu dengan orang-orang di atas umur 70 dan di bawah 6 tahun.

*19*. Coba untuk membuat paling sedikit 3 orang tersenyum setiap hari.

*20.* Apa yang orang lain pikirkan tentang Anda bukanlah urusan Anda.
Itu urusan mereka.
Jangan pikirkan hal tsb.

*21*. Pekerjaan Anda tidak akan menjaga Anda pada saat Anda sakit, tetapi keluarga dan teman Anda.
Tetaplah berhubungan baik dgn mereka dan lingkungan Anda.

          C. LIFE:*

*22*. Jadikan Tuhan sebagai yang pertama dalam setiap pikiran, perkataan, dan perbuatan Anda.

*23.* Tuhan menyembuhkan segala sesuatu.

*24.* Lakukan hal yang benar.

*25.* Sebaik/ seburuk apapun sebuah situasi, hal tersebut akan berubah.

*26*. Tidak peduli bagaimana perasaan Anda, bangun, berpakaian, dan beraktivitaslah !.

*27.* Yang terbaik belumlah tiba, tapi nikmati saja yg ada.

*28*. Buang segala sesuatu yang tidak berguna, tidak indah, atau mendukakan.

*29.* Ketika Anda bangun di pagi hari, berterima kasihlah pada Tuhan untuk itu.

*30.* Jika Anda mengenal Tuhan, Anda akan selalu bersukacita. So, be happy.

Mati tdk menunnggu Tua.

Mati tidak menunggu sakit.

Nikmati hidup....

Sebelum hidup tidak bisa lagi dinikmati.

*Sahabatku !,*

*Saat membaca dan selesai menyimak semua hal di atas, kami mohon kepada sahabatku  untuk membagikan tulisan ini kepada "orang" yang kita cintai, 
"teman" sepermainan kita,
"teman" kantor,
teman pada masa kecil /remaja maupun "orang" yang tinggal dengan kita.

Silsilah Pendirian Pesantren di Jawa Barat

Kotretan Iyek Silsilah pendirian Pondok Pesantren di Indonesia.....
Khususnya provinsi jawa barat

1. Tahun 1418 berdiri Pesantren Syekh Quro.
     Karawang
2. Tahun 1420 berdiri Pesantren Pasambangan
     Cirebon oleh Syekh Datul Kahfi atau Syekh
     Nurjati
3. Tahun 1456 berdiri Pesantren Jalagrahan
     Cirebon Girang oleh Walangsungsang alias
     Ki Samadulah alias Haji Abdullah Iman alias
     Cakrabuana alias Ki Kuwu Sangkan alias Ki
     Kuwu Manggana
4. Tahun 1500 berdiri Pesantren Godog
     Karangpawitan Limbangan Garut oleh
     Sunan Rohmat Suci Godog alias Gagak
     Lumayung alias Galantang Setra alias Kian
     Santang alias Sunan Bidayah
5. Tahun 1520 berdiri Pesantren Sang
     Ciptarasa oleh Syarif Hidayatullah alias
     Sunan Gunung Djati
6. Tahun 1715 berdiri Pesantren Babakan
     Ciwaringin Cirebon oleh Ki Jatira alias
     Syekh Hasanuddin
7. Tahun 1749 berdiri Pesantren Al-Falah Biru
     Singguru Samarang Garut oleh Syekh Fatah
     Rohmatulloh bin Dewi Ratu Biru binti Sultan
     Maulana Hasanuddin Banten bin Syarif
     Hidayatullah Cirebon
8. Tahun 1785 berdiri Pesantren Buntet
     Cirebon oleh Mbah Muqoyyim
9. Tahun 1810 berdiri Pesantren Gentur Cianjur oleh Tubagus Ahmad Haq Nuh
10. Tahun 1809 berdiri Pesantren Beunteur Banjar
11. Tahun 1847 berdiri Pesantren Asyrofuddin Congeang Sumedang
12. Tahun 1887 berdiri Pesantren Keresek Garut
13. Tahun 1894 berdiri Pesantren Darul Falah Jambudipa Cianjur
14. Tahun 1897 berdiri Pesantren Kandang Sapi Cianjur
15. Tahun 1905 berdiri Pesantren Suryalaya Pagerageung Tasikmalaya
16. Tahun 1911 berdiri Pesantren Miftahul Huda Al Azhar Banjar, Pesantren Sempur Purwakarta  oleh Kyai Tubagus Bakri Banten.
17. Tahun 1913 berdiri Pesantren Darul Ulum Ciamis
18. Tahun 1917 berdiri Pesantren Cintawana Tasikmalaya
19. Tahun 1910 berdiri Pesantren Pagelaran I Cimeuhmal Subang
20. Tahun 1920 berdiri Pesantren Pagelaran 2 Cimalaka Sumedang
21. Tahun 1922 berdiri Pesantren Sukahideng Sukarame Tasikmalaya, Pesantren Genteng Sukabumi, Pesantren Baitul Arqom Soreang Bandung
22. Tahun 1927 berdiri Pesantren Sukamanah Sukarame Tasikmalaya
23. Tahun 1929 berdiri Pesantren Darussalam Cidewa Ciamis
24. Tahun 1920 berdiri Pesantren Bahrul Ulum Awipari Cibeureum Kota Tasikmalaya oleh KH Busthomi
25. Tahun 1931 berdiri Pesantren Cipasung Singaparna Tasikmalaya, Pesantren Cipari Garut, Pesantren Sindangsari Al-Jawami Cileunyi Bandung
26. Tahun 1934 berdiri Pesantren Syamsul Ulum Gunung Puyuh Sukabumi, Pesantren Al Ittifaq Ciwidey Bandung
27. Tahun 1935 berdiri Pesantren Cijantung Ciamis
28. Tahun 1936 berdiri Pesantren Persis Pajagalan Bandung
29. Tahun 1939 berdiri Pesantren Darussalam Garut
30. Tahun 1940 berdiri Pesantren Miftahul Khoer Ciamis
31. Tahun 1943 berdiri Pesantren Al Fadlilah Ciamis
32. Tahun 1961 berdiri Pesantren Pagelaran 3 Cisalak Gardusayang Sukakerti Subang
33. Tahun 1967 berdiri Pesantren Miftahul Huda Manonjaya Tasikmalaya

Dari pesantren semua berawal
Dari pesantren jutaan pejuang lahir
Dari pesantren para pemimpin tampil
Dari pesantren kedaulatan ummat terbangun

Kami bangga dng pesantren
Kami siap melanjutkan amanah para ulama
Selama pesantren masih lestari harapan indonesia ke arah yg lebih baik masih ada

#SavePesantren

SELAMAT MENYONGSONG HARI SANTRI NASIONAL 22 OKTOBER 2017

Bahagia Itu .....

Kotretan Iyek Nemu tulisan ini di grup WA saya. Ketika dibaca isi nya memang ada benarnya. Sebagai dokumentasi atau arsip ketika dibutuhkan akhirnya saya simpan disini. Begini isi nya .
Kawan..

Di saat kita memakai jam tangan seharga *Rp 500.000,- atau Rp 50.000.000,-,* kedua jam itu menunjukkan waktu yg sama.

Ketika kita mengayuh sepeda seharga 100jt ataupun 1jt...tetap mengeluarkan keringat yang sama...

Ketika kita membawa tas atau dompet seharga *Rp 500.000,- atau Rp 5.000.000,-,* keduanya sama2 dapat membantumu membawa sebagian barang/uang.

Waktu kita tinggal di rumah seluas *50 m2 atau 5.000 m2,* kesepian yg kita alami tetaplah sama.

Ketika kita terbang dengan first class atau ekonomi class, maka saat pesawat terbang jatuh maka kita pun ikut jatuh.

Kawan...

Kebahagiaan sejati bukan datang dari harta duniawi.
Jadi ketika kita memiliki pasangan, anak, saudara, teman dekat, teman baru dan lama... Lalu kita ngobrol, bercanda, tertawa, bernyanyi, bercerita tentang berbagai hal, berbagi suka dan duka- itulah kebahagiaan sesungguhnya.

Hal penting yang patut di renungkan dalam hidup :

1. Jangan mendidik anak mu untuk terobsesi menjadi kaya. Didiklah mereka menjadi bahagia. Sehingga saat mereka tumbuh dewasa mereka menilai segala sesuatu bukan dari harganya.

2. Kata2 yg terbaik di Inggris :
"Makan makananmu sebagai obat. Jika tidak, kamu akan makan obat2an sebagai makanan."

3. Seseorang yg mencintaimu tidak akan pernah meninggalkanmu karena walaupun ada 100 alasan untuk menyerah, dia akan menemukan 1 alasan untuk bertahan.

4. Banyak sekali perbedaan antara "manusia & menjadi manusia" Hanya yg bijak yang mengerti tentang itu.

5. Hidup itu antara
"B" birth (lahir) dan "D" death (mati), diantara nya adalah ada "C" choice (pilihan) hidup yang kita jalani, keberhasilannya ditentukan oleh setiap pilihan kita.

Kawan... Jika kamu mau berjalan cepat, Jalanlah sendirian. Tetapi Jika kamu ingin berjalan jauh, jalanlah bersama sama.

Ada 6 dokter terbaik,
1. Keluarga
2. Istirahat
3. Olah raga
4. Makan yg sehat
5. Teman
6. Tertawa

Nikmati hidup dan tetap bersandar pada Allah yg punya kehidupan.

semoga bermanfaat

Kamis, 19 Oktober 2017

Orang Bertaqwa Tidak Pernah Merasa Miskin

Kotretan Iyek Berikut pelajaran berharga yang kami peroleh dari penjelasan Ahmad bin Abdul Halim Al Haroni (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah). Semoga bermanfaat.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,

Adapun mengenai firman Allah Ta’ala,

{ وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا } { وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ }

Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS. Ath Tholaq: 2-3). Dalam ayat ini diterangkan bahwa Allah akan menghilangkan bahaya dan memberikan jalan keluar bagi orang yang benar-benar bertakwa pada-Nya. Allah akan mendatangkan padanya berbagai manfaat berupa dimudahkannya rizki. Rizki adalah segala sesuatu yang dapat dinikmati oleh manusia. Rizki yang dimaksud di sini adalah rizki dunia dan rizki akhirat.

Sebagian orang mengatakan, “Orang yang bertakwa itu tidak pernah merasa fakir (miskin atau merasa kekurangan) sama sekali.” Lalu ada yang bertanya, “Mengapa bisa begitu?” Ia menjawab, “Karena Allah Ta’ala berfirman:

{ وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا } { وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ }

Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS. Ath Tholaq: 2-3)”

Kemudian ada yang bertanya kembali, “Kami menyaksikan sendiri bahwa di antara orang yang bertakwa, ada yang tidak punya apa-apa. Namun memang ada sebagian lagi yang diberi banyak rizki.”

Jawabannya, ayat tersebut menunjukkan bahwa orang yang bertakwa akan diberi rizki dari jalan yang tak terduga. Namun ayat itu tidak menunjukkan bahwa orang yang tidak bertakwa tidak diberi rizki. Bahkan setiap makhluk akan diberi rizki sebagaimana Allah Ta’ala berfirman,

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya” (QS. Huud: 6). Bahkan hamba yang menerjang yang haram termasuk yang diberi rizki. Orang kafir tetap diberi rizki padahal rizki itu boleh jadi diperoleh dengan cara-cara yang haram, boleh jadi juga dengan cara yang baik, bahkan boleh jadi pula diperoleh dengan susah payah.

Sedangkan orang yang bertakwa, Allah memberi rizki pada mereka dari jalan yang tidak terduga. Rizkinya tidak mungkin diperoleh dengan cara-cara yang haram, juga tidak mungkin rizki mereka dari yang khobits (yang kotor-kotor). Perlu diketahui bahwa orang yang bertakwa tidak mungkin dihalangi dari rizki yang ia butuhkan. Ia hanyalah dihalangi dari materi dunia yang berlebih sebagai rahmat dan kebaikan padanya. Karena boleh jadi diluaskannya rizki malah akan membahayakan dirinya. Sedangkan disempitkannya rizki malah mungkin sebagai rahmat baginya. Namun beda halnya dengan keadaan manusia yang Allah ceritakan,

{ فَأَمَّا الْإِنْسَانُ إذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ } { وَأَمَّا إذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ } { كُلًّا }

“Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: “Tuhanku telah memuliakanku”. Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rizkinya maka dia berkata: “Tuhanku menghinakanku”. Sekali-kali tidak (demikian).” (QS. Al Fajr: 15-16)

Senyatanya tidak demikian. Belum tentu orang yang diluaskan rizkinya, ia berarti dimuliakan. Sebaliknya orang yang disempitkan rizkinya, belum tentu ia dihinakan. Bahkan boleh jadi seseorang dilapangkan rizki baginya hanya sebagai istidroj (agar ia semakin terlena dengan maksiatnya). Begitu pula boleh jadi seseorang disempitkan rizkinya untuk melindungi dirinya dari bahaya. Sedangkan jika ada orang yang sholih yang disempitkan rizkinya, boleh jadi itu karena sebab dosa-dosa yang ia perbuat sebagaimana sebagian salaf mengatakan,

إنَّ الْعَبْدَ لَيُحْرَمُ الرِّزْقَ بِالذَّنْبِ يُصِيبُهُ

Seorang hamba boleh jadi terhalang rizki untuknya karena dosa yang ia perbuat.

Dalam hadits, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَكْثَرَ الِاسْتِغْفَارَ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا وَمِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

Barang siapa yang memperbanyak beristighfar, maka Allah pasti akan selalu memberikannya jalan keluar dari setiap kesempitan dan kelapangan dari segala kegundahan serta Allah akan memberikan rizki kepadanya dari arah yang tidak ia sangka-sangka.”[1]

Allah Ta’ala telah mengabarkan bahwa kebaikan itu akan menghapus kejelekan, istighfar adalah sebab datangnya rizki dan berbagai kenikmatan, sedangkan maksiat adalah sebab datangnya musibah dan berbagai kesulitan. (Kita dapat menyaksikan hal tersebut dalam ayat-ayat berikut ini).

Allah Ta’ala berfirman,

الر كِتَابٌ أُحْكِمَتْ آَيَاتُهُ ثُمَّ فُصِّلَتْ مِنْ لَدُنْ حَكِيمٍ خَبِيرٍ (1) أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا اللَّهَ إِنَّنِي لَكُمْ مِنْهُ نَذِيرٌ وَبَشِيرٌ (2) وَأَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُمْ مَتَاعًا حَسَنًا إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِي فَضْلٍ فَضْلَهُ

Alif laam raa, (inilah) suatu kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi serta dijelaskan secara terperinci, yang diturunkan dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu, agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku (Muhammad) adalah pemberi peringatan dan pembawa khabar gembira kepadamu daripada-Nya, dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya” (QS. Huud: 1-3)

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا (10) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا (11) وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا (12)

Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh: 10-12)

{ وَأَنْ لَوِ اسْتَقَامُوا عَلَى الطَّرِيقَةِ لَأَسْقَيْنَاهُمْ مَاءً غَدَقًا } { لِنَفْتِنَهُمْ فِيهِ }

Dan bahwasanya: jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezki yang banyak). Untuk Kami beri cobaan kepada mereka padanya.” (QS. Al Jin: 16-17)

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS. Al A’rof: 96)

وَلَوْ أَنَّهُمْ أَقَامُوا التَّوْرَاةَ وَالْإِنْجِيلَ وَمَا أُنْزِلَ إلَيْهِمْ مِنْ رَبِّهِمْ لَأَكَلُوا مِنْ فَوْقِهِمْ وَمِنْ تَحْتِ أَرْجُلِهِمْ

Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat dan Injil dan (Al Quran) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas dan dari bawah kaki mereka.” (QS. Al Maidah: 66)

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ

Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. Asy Syura: 30)

وَلَئِنْ أَذَقْنَا الْإِنْسَانَ مِنَّا رَحْمَةً ثُمَّ نَزَعْنَاهَا مِنْهُ إنَّهُ لَيَئُوسٌ كَفُورٌ

Dan jika Kami rasakan kepada manusia suatu rahmat (nikmat) dari Kami, kemudian rahmat itu Kami cabut daripadanya, pastilah dia menjadi putus asa lagi tidak berterima kasih.” (QS. Hud: 9)

مَا أَصَابَكَ مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ اللَّهِ وَمَا أَصَابَكَ مِنْ سَيِّئَةٍ فَمِنْ نَفْسِكَ

Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri.” (QS. An Nisa’: 79)

{ فَأَخَذْنَاهُمْ بِالْبَأْسَاءِ وَالضَّرَّاءِ لَعَلَّهُمْ يَتَضَرَّعُونَ } { فَلَوْلَا إذْ جَاءَهُمْ بَأْسُنَا تَضَرَّعُوا وَلَكِنْ قَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَزَيَّنَ لَهُمُ الشَّيْطَانُ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ }

Kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri. Maka mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri ketika datang siksaan Kami kepada mereka, bahkan hati mereka telah menjadi keras, dan syaitanpun menampakkan kepada mereka kebagusan apa yang selalu mereka kerjakan.” (QS. Al An’am: 42-43)

Allah Ta’ala telah mengabarkan dalam kitabnya bahwa Dia akan menguji hamba-Nya dengan kebaikan atau dengan kejelekan. Kebaikan yang dimaksud adalah nikmat dan kejelekan adalah musibah. Ujian ini dimaksudkan agar hamba tersebut teruji sebagai hamba yang bersabar dan bersyukur. Dalam hadits shahih, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَاَلَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَا يَقْضِي اللَّهُ لِلْمُؤْمِنِ قَضَاءً إلَّا كَانَ خَيْرًا لَهُ وَلَيْسَ ذَلِكَ لِأَحَدِ إلَّا لِلْمُؤْمِنِ إنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

Demi yang jiwaku berada di tangan-Nya. Allah tidaklah menetapkan bagi seorang mukmin suatu ketentuan melainkan itu baikk baginya. Hal ini tidaklah mungkin kita jumpai kecuali pada seorang mukmin. Jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, maka itu baik baginya. Jika ia ditimpa suatu bahaya, ia bersabar, maka itu pun baik baginya.

Demikian penjelasan dari Abul ‘Abbas Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah dalam Majmu’ Al Fatawa (16/52-54). Semoga bermanfaat dan dapat sebagai penyejuk hati yang sedang gundah.
Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat.
Muhammad Abduh Tuasikal
Sumber : https://rumaysho.com/1010-orang-bertakwa-tidak-pernah-merasa-miskin.html

Rabu, 18 Oktober 2017

Andai Azal Ketika Tidur

Kotretan Iyek EMPAT PERKARA SEBELUM TIDUR WALAU SESIBUK MANAPUN DENGAN TUGAS HARIAN.
Rasulullah berpesan kepada siti Aisyah ra.
“ Ya, Aisyah! Jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara yaitu:
1. Sebelum khatam al-Quran.
2. Sebelum menjadikan para nabi bersyafaat untukmu di hari kiamat.
3. Sebelum para muslimin meredhai engkau.
4. Sebelum engkau melaksanakan haji dan umrah".
Bertanya Siti Aisyah:
“Ya Rasulullah ! bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika? “
Rasulullah tersenyum dan bersabda:
1. “Jika engkau akan tidur,bacalah surah al –Ikhlas tiga kali
Seakan-akan engkau telah meng-khatamkan Al-Quran
” Bismillaahirrahmaa nirrahiim,
‘Qul huallaahu ahad’ Allaah hussamad’
lam yalid walam yuulad’
walam yakul lahuu kufuwan ahad’ ( 3x ) “
2. "Bacalah shalawat untukku dan untuk para nabi sebelum aku" maka kami semua akan memberimu syafaat di hari kiamat
“ Bismillaahirrahmaa nirrrahiim, Allaahumma shallii ‘alaa saiyyidina Muhammad wa’alaa aalii saiyyidina Muhammad ( 3x ) “
3. “Beristighfarlah” untuk para mukminin maka mereka akan meredhai engkau
“ Astaghfirullaah hal 'adziim al lazhii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuum wa atuubu ilaih ( 3x )
4. Dan perbanyaklah “bertasbih, bertahmid , bertahlil dan bertakbir” maka seakan-akan engkau telah melaksanakan ibadah haji dan umrah
“ Bismillaahirrahmaa nirrrahiim
Subhanallaah Walhamdulillaah Walaa ilaaha illallaah hu wallah hu akbar "
( 3x )

Besi dan Karat

Besi merupakan salah satu benda yang paling kuat di muka bumi ini. Namun tidak berarti kuat itu tidak terkalahkan. Besi ternyata kalah oleh ...