Minggu, 25 Februari 2018

Roti Rabi'ah "sepuluh lipat"

Rahasia Dua Puluh Potong Roti Rabi’ah            
     Dua orang pemuka agama datang mengunjungi Rabi’ah Al-‘Adawiyah dan keduanya merasa lapar.  “Mudah-mudahan Rabi’ah menyuguhkan makanan kepada kita,” kata mereka.  “Makanan yang disuguhkan Rabi’ah pasti diperolehnya secara halal.”               Sesampainya di rumah Rabi’ah ternyata di hadapan mereka telah tersedia serbet dan di atasnya ada dua potong roti.  Melihat hal itu mereka pun merasa sangat gembira.  Tetapi, ketika hendak memakannya, seorang pengemis datang dan Rabi’ah memberikan kedua potong roti itu kepadanya.  Kedua pemuka agama itu sangat kecewa, namun mereka tidak berkata apa-apa.  Tak berapa lama kemudian tibalah seorang pelayan wanita membawa beberapa potong roti yang masih panas.              
 “Aku diutus majikanku untuk memberikan roti ini kepadamu,” ucapnya.               
Setelah dihitung ternyata jumlah roti tersebut adalah delapan belas potong.  Rabi’ah lalu berkata, “Roti ini bukan untukku, kau mungkin salah alamat.”               
Si pelayan berusaha untuk meyakinkan Rabi’ah bahwa dia tidak salah alamat, tetapi Rabi’ah tetap bersikeras bahwa roti-roti itu bukan untuknya.  Ia pun membawa roti-roti itu kembali.  Sebenarnya, pelayan itu telah mengambil dua potong roti tersebut.  Ia lalu meminta dua potong roti lagi kepada majikannya dan kemudian mengantarkan keseluruhan roti itu kepada Rabi’ah.  Sekali lagi Rabi’ah menghitungnya.  Setelah yakin bahwa jumlah roti itu dua puluh potong, maka Rabi’ah bersedia untuk menerimanya.  Beliau kemudian berkata, “Majikanku memang telah mengirimkan roti ini untukku.”  Kemudian Rabi’ah menyuguhkan roti-roti tersebut kepada kedua tamunya.      Keduanya lalu menyantap hidangan tersebut dengan keheranan.  “Apakah rahasia dari semua peristiwa yang kami saksikan ini?  Mengapa engkau berikan kedua roti tadi kepada pengemis pada saat kami akan memakannya?  Dan mengapa engkau mengatakan kepada pelayan tersebut bahwa dia mungkin salah alamat dan delapan belas roti itu bukan untukmu?  Dan mengapa setelah dia kembali membawa dua puluh potong roti, engkau menerimanya? tanya mereka kepada Rabi’ah.               
“Sewaktu kalian datang aku tahu bahwa kalian sedang lapar.  Dalam hati aku berkata, ‘Tegakah aku menyuguhkan dua potong roti kepada dua tamu terhormat ini?’  Itulah sebabnya mengapa ketika si pengemis tadi datang, aku segera memberikan dua potong roti itu kepadanya.  Aku berkata kepada Allah yang Maha Besar, ‘Ya Allah, Engkau telah berjanji bahwa untuk setiap kebaikan minimal akan Kau balas sepuluh kali lipat.  Dan aku sangat percaya akan janji-Mu.  Kini telah kusedekahkan dua potong roti untuk menyenangkan-Mu, semoga Engkau berkenan untuk memberiku dua puluh potong roti sebagai imbalannya. ‘  Ketika pelayan tersebut datang membawa delapan belas roti, aku yakin bahwa sebagian roti tersebut telah dicuri atau memang roti-roti itu bukan untukku.  Dan setelah dia kembali membawa dua puluh potong roti, maka aku yakin bahwa itu adalah milikku.  Karena itulah kuucapkan, ‘Majikanku (Allah) memang telah mengirimkan roti ini untukku.’”  

Untuk mendapatkan materi dari langit segera install Aplikasi GoLangit dari playstore. Atau tekan : https://play.google.com/store/apps/details?id=net.golangit

Jumat, 16 Februari 2018

Jangan Remehkan Amal Kecil

Kotretan Iyek Beramalah sebanyak mungkin, dan pilihlah amal yang dapat kamu kerjakan secara berkesinambungan (mudâwamah).  Jangan remehkan satu amal pun yang pernah kau kerjakan, meskipun ia hanya kalimat tahlîl atau tasbîh, karena bisa jadi justru amal yang kau remehkan itu yang menyebabkanmu memperoleh ridha Allâh. Berilah makan kepada mereka yang kelaparan, dan jangan remehkan hal ini. Sebab, setelah Imam Ghazâlî wafat, seseorang bermimpi bertemu dengannya dan bertanya, “Bagaimana Allâh memperlakukanmu?”. “DIA mengampuniku,” jawab Imam Ghazâlî.  “Amal apa yang menyebabkan Allâh mengampunimu?”            
“Suatu hari, ketika aku sedang menulis, tiba-tiba seekor lalat hinggap di penaku. Kubiarkan ia minum tinta itu hingga puas.” Ketahuilah, amal yang bernilai tinggi adalah amal yang dianggap kecil dan dipandang remeh oleh nafsu. Adapun amal yang dipandang mulia dan bernilai oleh nafsu, pahalanya dapat sirna, baik karena pelakunya, amalnya itu sendiri ataupun karena orang lain yang berada di sekitarnya.

Untuk mendapatkan materi dari langit segera install Aplikasi GoLangit dari playstore. Atau tekan : https://play.google.com/store/apps/details?id=net.golangit

Senin, 12 Februari 2018

Kutipan Bob Sadino

Kotretan Iyek Kutipan dr Almarhum *Bob Sadino* sebelum wafat..!! SANGAT INSPIRATIF

*Bob Sadino*
( 1933 - 2015 )

Luar biasa......!!!
Ini sangat menginspirasi….... Semoga bisa menjadi inspirasi juga bagi kita semua.

*** Membawa selusin bodyguard bukan jaminan keamanan. Tapi rendah hati, ramah, dan tidak mencari musuh, itulah kunci keamanan.

*** Obat dan vitamin bukan jaminan hidup sehat. Jaga ucapan, jaga hati, istirahat cukup, makan dgn gizi seimbang dan olahraga yg teratur, itulah kunci hidup sehat.

*** Rumah mewah bukan jaminan keluarga bahagia. Saling mengasihi, menghormati, dan memaafkan, itulah kunci keluarga bahagia.

*** Gaji tinggi bukan jaminan kepuasan hidup. Bersyukur, berbagi, dan saling menyayangi, itulah kunci kepuasan hidup.

*** Kaya raya bukan jaminan hidup terhormat. Tapi jujur, sopan, murah hati, dan menghargai sesama, itulah kunci hidup terhormat.

*** Hidup berfoya-foya bukan jaminan banyak sahabat. Tapi setia kawan, bijaksana, mau menghargai, menerima teman apa adanya dan suka menolong, itulah kunci banyak sahabat.

*** Kosmetik bukan jaminan kecantikan. Tapi semangat, kasih, ceria, ramah, dan senyuman, itulah kunci kecantikan.

*** Satpam dan tembok rumah yang kokoh bukan jaminan hidup tenang. Hati yang damai, kasih dan tiada kebencian itulah kunci ketenangan dan rasa aman.

*** Hidup kita itu sebaiknya ibarat “bulan & matahari”—dilihat orang atau tidak, ia tetap bersinar. Dihargai orang atau tidak, ia tetap menerangi. Diterimakasihi atau tidak, ia tetap “berbagi”.

***Jika Anda bilang Anda susah, banyak orang yang lebih susah dari Anda. Jika Anda bilang Anda kaya, banyak orang yang lebih kaya dari Anda. Di atas langit, masih ada langit. Suami, istri, anak, jabatan, harta adalah “titipan sementara”. Itulah kehidupan.

*** Nikmatilah hidup selama Anda masih memilikinya dan terus belajar untuk bersyukur dengan keadaanmu...!
Karena Anda tidak akan tahu kapan Sang Pemilik Raga akan datang dan mengatakan pada Anda, *“Ini saatnya pulang!”—* memaksa Anda meninggalkan apa pun yang Anda cintai, dan Anda banggakan.

Silahkan di SHARE agar lebih banyak lagi orang yg terinspirasi dari makna kutipan ini. Semoga selalu berbahagia dgn keadaan yg anda miliki dan jalani saat ini.

Minggu, 11 Februari 2018

Menolak Bencana Dengan Berderma

Kotretan Iyek Sedekah itu menjauhkan dari musibah atau bencana atau bala. Memang begitu adanya, itu adalah sabda Nabi Muhammad SAW. Harta yang kita peroleh ada diantaranya hak bagi yang membutuhkannya. Dan itu sebenarnya bukan milik kita. Jika hak mereka kita makan, maka bisa saja yang kita punya akan hilang. Berikut ini adalah artikel yang membahas tentang Menolak Bencana Dengan Berderma. Semoga bermanfaat bagi kita semua dan semoga kita semua menjadi ahli sedekah, aamiin...
Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad rahimahullah dalam kitabnya Tatsbîtul Fuâd berkata: Alloh SWT memberikan kepada manusia berbagai musibah (ujian) dan memerintahkan mereka untuk melakukan berbagai kebaikan.  Jika mereka mau menunaikan perintah Alloh SWT tersebut, maka Ia akan memalingkan musibah itu dari mereka.  Sayangnya, mereka dikalahkan oleh setan dan hawa nafsu yang menghalangi mereka untuk melakukan berbagai ketaatan.  Jika mereka mau berjuang melawan setan dan hawa nafsunya, kemudian melaksanakan apa yang diperintahkan Alloh SWT, yaitu mau membantu orang-orang yang membutuhkan, memberi hutang kepada orang yang hendak meminjamnya, memberi makan orang yang kelaparan, memberi pakaian kepada mereka yang telanjang, dan sejenisnya, maka Alloh SWT akan memalingkan musibah yang sedang mereka alami dari mereka semua.  Akan tetapi, jika mereka tidak mau melakukan ini, maka Alloh SWT akan melipatgandakan musibah tersebut.  Setiap kali tertimpa musibah, manusia seharusnya segera berbuat kebajikan, sehingga Alloh SWT akan menghapuskan musibah itu.

Untuk mendapatkan materi dari langit segera install Aplikasi GoLangit dari playstore. Atau tekan : https://play.google.com/store/apps/details?id=net.golangit

Hikmah Kerja Serabutan

Kotretan Iyek Sudah lama lulus kuliah dan sudah memegang gelar sarjana, tapi tak kunjung juga mendapat pekerjaan yang tetap. Melakukan pekerjaan serabutan menjadi salah satu pilihan asalkan yang dikerjakan tersebut halal. Jangan sedih atau minder, teruslah bersemangat karena ada hikmah dibalik pekerjaan serabutan yang belum menetap ini. Apa saja sih hikmahnya?

1.Dapat Belajar skill/keahlian baru pada setiap jenis pekerjaan yang kamu lakoni. Karena setiap pekerjaan memiliki skill nya tersendiri. Jadi kalau kamu hari ini bekerja sebagai pengemudi maka kamu akan memiliki pengalaman berkendara, dan bahkan menambah skill kamu untuk mengemudi. jika kamu hari ini bekerja sebagai sales man, maka kamu akan memiliki skill dari segi makrketing atau bahkan bisa mengasahkamu untuk berbicara didepan banyak orang atau public speaking.

2. Punya banyak teman, kenalan atau networking. Melakoni pekerjaan serabutan, tidak menutup kemungkinan jika kamu akan bertemu banyak orang. Cepat atau lambat mereka akan jadi teman kamu dan kemungkinan akan membuka pintu menuju mimpi-mimpi kamu semakin terbuka lebar. Semoga saja rezeky kamu akan terbuka dan mengalir dari salah satu dari orang yang kamu temui saat kamu bekerja serabutan tersebut. Tetaplah berdoa dan bekerja keras ya.

3. Asik dan seru. Kenapa begitu? Tentu saja seru, karena kamu berkesempatan untuk melakukan hal atau pekerjaan yang belum tentu orang lain punya. Kamu bisa kerja di banyak tempat dan orang-orang yang sudah memiliki pekerjaan tetap, mereka cuma bisa kerja di satu tempat dan di bidang yang itu-itu saja. Tak sedikit bagi mereka yang merasa bosan dan ingin keluar dari pekerjaan tetapnya.

4. Optimis (Berharap baik). Dengan melakoni pekerjaan yang tidak tetap ini, kita menganggap pekerjaan-pekerjaan kita ini adalah sesuatu yang sementara, tahapan yang memang harus kita lewati sebelum meraih mimpi kita di masa depan.

Jadi untuk kamu yang masih melakukan pekerjaan serabutan, pekerja dengan seribu macam keahlian, teruslah melangkah, jangan pernah menyerah, karena suatu saat nanti Allah akan membukakan pintu rezeki untuk meraih mimpimu. Tetaplah berusaha, berpikir positif dan terus berdoa kepada san pencipta, percayalah suatu saat kamu akan menemukan titik kejayaanmu, Alloh itu maha adil terhadap umat-Nya dan Alloh SWT  pasti bersama kita.
Intinya mari kita syukuri yang ada pada diri kita.

Teliti Aibmu Sendiri

Kotretan Iyek Imam Hasan Al-Bashrî rahimahullah berkata: ENGKAU tidak akan memperoleh hakikat iman selama engkau mencela seseorang dengan sebuah aib yang ada pada dirimu sendiri.  Perbaikilah aibmu, baru kemudian engkau perbaiki orang lain.  Setiap kau perbaiki satu aibmu, maka akan tampak aib lain yang harus kau perbaiki.  Akhirnya kau sibuk memperbaiki dirimu sendiri.  Dan sesungguhnya hamba yang paling dicintai Allâh adalah dia yang sibuk memperbaiki dirinya sendiri.  Sepanjang sejarah kehidupan manusia, tidak ada hari seperti hari kiamat, hari di mana aib terbuka dan mata menangis.
Dikutip dari buku Ad-Da'watuttaammaah, Habib 'Abdullah Bin 'Alwi Al-Haddad,  Daarul Haawii, cet.2, 1993, hal.226-227.

Untuk mendapatkan materi dari langit segera install Aplikasi GoLangit dari playstore. Atau tekan : https://play.google.com/store/apps/details?id=net.golangit

Benteng Segala Bencana

Kotretan Iyek Ketika musim hujan tiba, banyak bencana atau musibah menimpa beberapa daerah yang rawan akan bencana. Musibah datang secara tiba-tiba. Kita sebagai manusia tentunya harus waspada juga harus jaga-jaga agar terhindar dari musibah. Secara ikhtiar memanglah kita yang harus berhati-hati, namun selain dari itu kita juga harus meminta perlindungan kepada Alloh SWT pemilik alam semesta raya ini. Berikut adalah sebuah artikel motivasi buat kita semua agar kita dapat meminta perlindungan kepada Alloh SWT dengan cara yang mudah, namun biasanya sulit dilakukan, karena rasa malas. Semoga kita semua terhindar dari segala bencana aamiin....

Surat Al-Ikhlas merupakan salah satu surat pendek yang banyak dihapal umat Islam.  Kendati pendek, hanya empat ayat, surat ini memiliki banyak keutamaan, di antaranya ia merupakan benteng segala bencana.  Seorang sahabat yang bernama khubaib radhiyallahu ‘anhu menceritakan dari ayahnya:   Pada suatu hari, di malam yang sangat gelap dan hujan turun deras, kami mencari Rasulullah saw untuk mendoakan kami (para sahabat takut bencana akan turun).  Aku pun bertemu dengan beliau saw.  Tiba-tiba, beliau saw berkata, "Ucapkanlah."  Aku pun diam, tidak mengucapkan apa-apa.  Beliau kembali berkata: "Ucapkanlah."  Aku kembali terdiam.  Tetapi, beliau kembali berkata: "Ucapkanlah." Pada saat itulah aku bertanya, "Apa yang harus kuucapkan?"  Maka Rasulullah saw bersabda:
قُلْ قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ وَالْمُعَوِّذَتَيْنِ حِيْنَ تُمْسِي وَتُصْبِحُ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ تَكْفِيْكَ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ
Ucapkanlah Qul Huwallâhu Ahad (Surat Al-Ikhlas) dan Al-Mu'awwidzatain (Surat Al-Falaq dan An-Nâs) ketika engkau berada di sore dan pagi hari masing-masing sebanyak tiga kali, maka ketiga surat itu akan melindungimu dari segala sesuatu. (HR Tirmidzi, Nasai, Abu Dawud dan Thabrani) Dalam Hadis di atas Rasulullah saw mengajarkan agar setiap hari kita berusaha untuk melindungi diri dari bencana dan adzab dengan membaca surat Al-ikhlas, Al-Falaq dan An-Nâs, sebanyak tiga kali.  Jika dzikir ini kita amalkan setiap hari, insyâ Allâh Allah akan menyelamatkan kita dari segala bencana.

Untuk mendapatkan materi dari langit segera install Aplikasi GoLangit dari playstore. Atau tekan : https://play.google.com/store/apps/details?id=net.golangit

Sabtu, 10 Februari 2018

Jangan Termakan Ucapan Orang

Kotretan Iyek Sangat tercengang diri ini ketika membaca sebuah artikel yang sangat bagus. Memang mulut ini terlalu  banyak dosa, sehingga apa yang dibicarakan kurang disaring terlebih dahulu. Banyak sekali ucapan kita yang seperti biasa saja, padahal disana ucapan kita berlumuran dosa. Memang benar sabda Rasul SAW bahwasannya jika kita tidak bisa berbicara yang baik, lebih baik diam. Berikut adalah artikel bagus yang saya baca dari aplikasi Go Langit, semoga bermanfaat bagi kita semua. Aamiin....

Seorang mengunjungi Khalifah 'Umar bin 'Abdul 'Aziz ra dan menceritakan kepadanya aib seseorang.  Beliau lantas berkata, "Mana yang kau pilih, kuselidiki laporanmu dan jika ternyata kau berdusta, maka kau adalah orang fasik yang tersebut dalam ayat berikut:

يَآ أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا إِنْ جَآءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَأٍ فَتَبَيَّنُوْا أَنْ تُصِيْبُوْا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوْا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِيْنَ

"Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu."  (Al-Hujurat, 49:6)

Dan jika laporanmu memang benar, maka kau adalah manusia yang disebutkan dalam ayat berikut:
هَمَّازٍ مَّشَّآءٍ بِنَمِيْمٍ
"yang banyak mencela, yang kian ke mari menyebarkan fitnah,"  (Al-Qalam, 68:11)

Atau kami maafkan saja kau, mana yang kau pilih?"
"Wahai Amirul Mukminin, maafkan aku.  Aku tidak akan mengulangi perbuatan ini lagi," jawab lelaki itu.

Hikmah Dibalik Kisah Orang yang suka menceritakan keburukan seseorang kepada orang lain untuk mengadu domba, dalam agama disebut sebagai nammâm (pengadu domba).  Rasûlullâh saw bersabda:
لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ نَمَّام
ٌ "Tidak akan masuk Surga seseorang yang suka mengadu domba (nammâm)."  (HR Muslim, Bukhârî, Tirmidzî, Abû Dâwûd dan Ahmad)

Pertengkaran mulut, perkelahian dan bahkan hingga pembunuhan sering kali terjadi hanya karena ulah pengadu domba.  Seorang yang beriman tidak boleh gegabah di dalam menanggapi setiap berita yang ia dengar dan juga tidak boleh terlalu mudah menyampaikan berita itu kepada orang lain, sebelum menyelidiki dan memastikan kebenarannya terlebih dahulu.  Terlebih lagi jika pembawa berita itu dikenal sebagai seorang yang banyak bermaksiat kepada Allâh.  Sayangnya, ajaran Alloh yang begitu indah ini kurang diperhatikan.

Untuk mendapatkan materi dari langit segera install Aplikasi GoLangit dari playstore. Atau tekan :

https://play.google.com/store/apps/details?id=net.golangit

Rabu, 07 Februari 2018

Nasihat

Kotretan Iyek Lembutnya nasihat ini...
Bacalah perlahan-lahan hingga akhir...
▁▂▃▄▅🌹    

Adalah hal biasa jika kau melihat perahu di atas air, namun bahaya bila melihat air dalam perahu. Maka engkau boleh berada di hati dunia tapi jangan kau tempatkan dunia di dalam hatimu.                              

▁▂▃▄▅🌹

Jika suatu hari kau pernah merasa rugi akan sesuatu yang tidak pernah kau sangka, maka sesungguhnya Allah suatu hari akan memberimu rezeki yang tidak pernah kau kira akan memilikinya.

▁▂▃▄▅🌹

Optimislah saat segala urusan terasa sulit bagimu, karena Allah telah bersumpah dua kali "Sesungguhnya sebuah kesulitan bersama kemudahan, sesungguhnya sebuah kesulitan bersama kemudahan".

▁▂▃▄▅🌹

Kehidupan bertanya kepada kematian (maut):
mengapa manusia mencintaiku dan membencimu?
maka maut menjawab: "Karena kau adalah kebohongan yang indah, sedangkan aku adalah kenyataan yang menyakitkan".

▁▂▃▄▅🌹

Kita tidak tahu setelah Allah merahmati kita, apalagi yang bisa membuat kita masuk syurga?
Apakah itu rukuk atau sedekah, atau air yang kita berikan, atau keperluan orang beriman yang kita tunaikan, atau doa, ataukah dzikir kita?
maka beramal lah dan jangan mempertikaikan!

🌹💔

Letakkan sedikit perasaan pada akalmu agar dia lembut
dan letakkan sedikit akal pada perasaanmu agar dia lurus.

🌹💔

Aku takjub kepada hati yang menerima kesakitan dengan diam, dan menilai kesalahan orang lain dengan niat yang baik.

🌹💔

Ketika kau meyakini bahwa setelah  kesengsaraan adalah sebuah kebahagiaan dan setelah air mata yang mengalir adalah senyuman, maka sesungguhnya kau telah melaksanakan ibadah yang amat agung yaitu berprasangka baik kepada Allah.

🌹💔

Jika sakitnya dunia membuatmu lelah maka janganlah bersedih......... barangkali Allah ingin mendengar suaramu dalam doamu... dan jangan kau tunggu kebahagiaan untuk tersenyum... namun tersenyumlah sehingga kau bahagia... mengapa kau berfikir banyak sedangkan Allah adalah yang Maha Mengatur... mengapa gundah akan sesuatu yang tidak kita ketahui sedangkan segala sesuatu Allah sudah tahu... oleh karena itu tenanglah sebab engkau selalu berada dlm pengawasan Allah yang Maha Menjaga... dan ucapkan dengan hatimu sebelum dengan lisanmu... aku serahkan segala urusanku kepada Allah.

🌹💔

Jika kau tidak tahu alamat rezekimu...... janganlah takut......karena rezeki Allah tahu dimana alamatmu...jika kau tidak boleh sampai kepadanya......niscaya dia akan sampai kepadamu..

Sebagai penutup..
Jika engkau berniat utk menshare petuah ini...
Jangan lah lupa utk dibarengi dg niat baik...
Semoga dengan niat baik itu Allah SWT memberikan kelancaran dalam segala urusan kita...
Keberkahan dalam rezeki kita...
Dijaga dari segala mara bahaya...
Diluaskan rezeki kita...
Dijaga aqidah kita beserta keluarga dan anak cucu dari segala aliran dan ajaran yang menyimpang...
Dan ditutup umur kita semua dlm keadaan husnul khotimah...

Hadiah untuk saudaraku yang kucinta...
Berbagilah akan petuah ini kepada handai taulan supaya mereka kelak menjadi saksi akan ibadah ini.

Empat Perkara Sebelum Tidur

Kotretan Iyek EMPAT PERKARA SEBELUM TIDUR WALAU SESIBUK MANAPUN DENGAN TUGAS HARIAN.*

Rasulullah berpesan kepada siti Aisyah ra.

“ Ya, Aisyah! Jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara yaitu:

1. Sebelum khatam al-Quran.
2. Sebelum menjadikan para nabi bersyafaat untukmu di hari kiamat.
3. Sebelum para muslimin meredhai engkau.
4. Sebelum engkau melaksanakan haji dan umrah".

Bertanya Siti Aisyah:

“Ya Rasulullah ! bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika? “
Rasulullah tersenyum dan bersabda:

1. “Jika engkau akan tidur,bacalah surah al –Ikhlas tiga kali
Seakan-akan engkau telah meng-khatamkan Al-Quran
” Bismillaahirrahmaa nirrahiim,
‘Qul huallaahu ahad’ Allaah hussamad’
lam yalid walam yuulad’
walam yakul lahuu kufuwan ahad’ ( 3x ) “

2. "Bacalah shalawat untukku dan untuk para nabi sebelum aku" maka kami semua akan memberimu syafaat di hari kiamat
“ Bismillaahirrahmaa nirrrahiim, Allaahumma shallii ‘alaa saiyyidina Muhammad wa’alaa aalii saiyyidina Muhammad ( 3x ) “

3. “Beristighfarlah” untuk para mukminin maka mereka akan meredhai engkau
“ Astaghfirullaah hal 'adziim al lazhii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuum wa atuubu ilaih ( 3x )

4. Dan perbanyaklah “bertasbih, bertahmid , bertahlil dan bertakbir” maka seakan-akan engkau telah melaksanakan ibadah haji dan umrah
“ Bismillaahirrahmaa nirrrahiim
Subhanallaah Walhamdulillaah Walaa ilaaha illallaah hu wallah hu akbar "
( 3x )

Selasa, 06 Februari 2018

Sistematika Penulisan Proposal Kegiatan

Kotretan Iyek Berikut adalah sistematika penulisan proposal secara sederhana.
Pengertian proposal
Proposal merupakan pedoman kerja, gambaran atau peta perjalanan lengkap yang akan dilalui selama melakukan kegiatan. Proposal bisa disebut juga“Perencanaan Tertulis”. Bagi sebuah organisasi (kepanitiaan), menyusun proposal kegiatan merupakan langkah yang sangat penting, karena  langkah ini dapat menentukan berhasil tidaknya seluruh kegiatan.  

 Sistematika Penyusunan Proposal

A. Latar Belakang Kegiatan
Berisi tentang hal-hal dan kondisi umum yang melatarbelakangi dilaksanakannya kegiatan tersebut.

B. Dasar Pemikiran
Berisi tentang dasar yang digunakan dalam pelaksanaan, misalnya: Berdasarkan program kerja OSIS dan lain-lain.

C. Nama Kegiatan
Berisi nama kegiatan yang akan dilaksanakan, contoh: “LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN SISWA” atau “CLASS METTING” atau “TAKBIR KELILING” dan lain sebagainya.

D. Tujuan Kegiatan
Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan tersebut.

E. Target Kegiatan
Berisi uraian yang lebih terperinci dari Tujuan (Point D) terutama mengenai ukuran¬ukuran yang digunakan sebagai penilaian tercapai atau tidaknya tujuan.

F. Manfaat Kegiatan
Berisi tentang manfaat dilaksanakannya kegiatan tersebut, contoh: bagi lembaga, bagi organisasi/ kelas, bagi siswa.

G. Jenis Kegiatan
Menjelaskan bentuk dari kegiatan tersebut, misal: berupa perlombaan, seminar, pelatihan, penyampain materi secara lisan, tanya jawab, simulasi dll.

Contoh:    Ajang ketangkasan, olah raga

                    a. Futsal

                    b. Volly

                    c. Basket, dll.

                    Ajang kreatifitas, seni

                    a. Cerpen

                    b. Teater

                    c. Cerdas cermat, dll.

H.  Waktu dan Tempat Kegiatan
Menunjukkan waktu kapan dilaksanakannya kegiatan, meliputi tanggal, bulan, tahun, dan pukul berapa dilaksanakannya kegiatan. Menunjukkan tempat dimana kegiatan dilaksanakan.

I. Jadwal Kegiatan
Dibuat sesuai dengan perencanaan yang telah disusun sebelumnya, atau bisa ditulis terlampir, jika jadwalnya banyak.

 J. Kepanitiaan/ Pelaksana dan Organisasi kerja

Dalam halaman atau bagian ini tulis siapa pelaksana kegiatan, atau bisa ditulis terlampir.

K.     Sasaran/ Peserta

Menjelaskan tentang objek atau siapa yang akan mengikuti kegiatan tersebut (atau lebih kenal dengan peserta).

L.       Anggaran Dana Kegiatan

Dalam anggaran disini, hanya disebutkan jumlah total pengeluaran yang diperkirakan oleh panitia, sedangkan rinciannya dibuat dalam lampiran tersendiri.

M.    Penutup

Berisi tentang ucapan syukur atas tersusunya proposal, harapan yang ingin dicapai dan mohon dukungan bagi semua pihak. Ditutup dengan lembar pengesahan proposal.

Besi dan Karat

Besi merupakan salah satu benda yang paling kuat di muka bumi ini. Namun tidak berarti kuat itu tidak terkalahkan. Besi ternyata kalah oleh ...