Gaya bahasa setiap insan di alam semesta ini berbeda-beda. Disanalah letak kekuasaan sang Khalik dan menunjukan betapa dahsyatnya segala ciptaan Alloh swt. Dengan berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya, segala urusan menjadi lancar dan dapat dipahami.
Teringat satu pengalaman ketika menjadi seorang PRAMUKA Siaga, belajar satu cara berkomunikasi dengan cara yang rahasia, yakni menggunakan sandi. Ketika itu adalah 'sandi morse' yang harus dihapal huruf demi hurufnya. Berfikiran dan beralibi, buat apa harus dihapal, karena dimasa depan telegraf sudah tak digunakan lagi, yah telegraf adalah suatu alat telekomunikasi yang mengirimkan pesan melalui pulsa listrik dimana cara pengiriman pesannya menggunakan suatu kode, yaitu sandi morse. Nada panjang diwakili dengan bunyi dah-dah yang dituliskan dengan garis penghubung dan nada pendek diwakili dengan bunyi dit-dit yang dituliskan dengan titik.
Dan memang telegraf ini sudah tergantikan oleh suatu alat yang lebih canggih yaitu handphone, bahkan sekarang ada smartphone. Kembali lagi kepada sandi morse, walhasil huruf-huruf sandi morse tidak hafal semuanya. Ternyata eh ternyata, dimasa saat ini ketika ada tugas untuk menyalurkan ilmu tentang morse, materi dikepala masih nol. Disanalah kita harus berfikir, bahwa sedikitpun ilmu yang kita ketahui dimasa lalu tak akan mubadzir dimasa depan atau kapanpun itu.Pantas saja Baginda Nabi Muhammad saw pernah bersabda 'carilah ilmu walaupun sampai ke negeri China'.
Selanjutnya adalah, saatnya kita untuk menghafal kembali sandi morse, yang diambil dari https://materi1.wordpress.com/morse/
Seperti inilah materinya.
Morse
Pendahulan
Samuel Finley Breese Morse (1791-1872) adalah seorang seniman yang
mungkin menjadi orang yang pertama menciutkan dunia? Ya, karena dia
telah menciptakan suatu alat penghubung jarak jauh. Alat yang dibuat
bukan pesawat terbang, radio atau telephone. Karena kesemuanya pada
wakru itu belum ditemukan.
Alat yang diciptakan adalah Telegraph walaupun masih yang sangat
sederhana (belum seperti sekaran-tentu saja). Penamaan alat ini diilhami
oleh perkataan seseorang ilmuwan muda yaitu Dr. Charles Jackson yang
tengah menekuni bidang kelistrikkan, di dalam suatu perjalan laut di
atas kapal Sully dari Perancis menuju New York, Amerika pada tanggal 2
Oktober 1832, bahwa listrik dalam kawat sepanjang apapun akan menalir
dalam sekejap.
Keterangan dari Jackson tersebut sangat berkesan bagi Morse. Sejak
itulah Morse melakukan penelitian/percobaan yang banyak menghabiskan
kekayaannya. Setelah kehabisan uang, Morse kembali membuat
lukisan-lukisan untuk mengumpulkan dana. Setelah lima tahun
penyelidikan, Morse baru berhasil membuat pesawat yang sederhana,
sekitar tahun 1837.
Untuk membuktikan alat itu, Morse merencanakan akan memasang kawat
telegraph sepanjang 10 mil yaitu dari Washington ke Baltimore, namun
Morse tidak memiliki dana, pemerintah AS menolak permintaan bantuannya.
Beberapa tahun kemudian, permohonannya dikabulkan pemerintah, tanggal 24
Mei 1844 Morse mengundang para pembesar, dan mencoba penemuannya. Hari
itu dikirimlah berita utama dari gedung Capitol di Washington
menggunakan huruf sandi yang kita kenal sekarang sebagai huruf morse.
Beritanya berbunyi : What Had God Wrought (apa-apa saja yang telah Tuhan
berikan) tanda Morse begitu mensyukuri Pemberian Tuhan kepada kita
semua berupa akal yang harus dikembangkan. Morse sebagai hamba Tuhan
saja telah bisa membuat alat yang mengagumkan apalagi Tuhan Maha
Pencipta.
Walaupun ditemukan pada tahun 1837, tetapi baru pada tahun 1851 dalam
sebuah konferensi Internasional, huruf morse diterima dan dipergunakan
di seluruh dunia. Banyak sekali kegunaan huruf Morse, pada waktu sebelum
ditemukan telegraph, surat-surat banyak yang lambat dan hilang. Dan
sewaktu terjadi perang saudara (Civil War) di Amerika, ada kisah seorang
kapten yang bernama Clowry, seorang tentara yang juga seorang pandu,
hendak memberitahukan anak buahnya, bahwa musuh pada waktu malam akan
menyerang dengan tiba-tiba. Tetapi Kapten Klowry tidak bisa sebab
terhalang sungai yang sedang meluap airnya/banjir, apakah yang kemudian
diperbuat oleh Kapten Klowry?
Dilihatnya di sisi sungai ada kereta api tua, dia lalu memeriksa
apakah ketel uapnya masih bisa dipergunakan, ternyata bisa! Kapten lalu
mengisi air ke dalam ketel dan menyalakan api tungkunya, untuk
mendapatkan uap, dan dia mulai menghembuskan uapnya ke peluit kereta
lewat hembusan panjang dan pendek sesuai dengan huruf morse. Segeralah
kawan-kawannya di seberang sungai mendengarnya dan mereka bisa
bersiap-siap menghadapi kedatangan musuh. Dengan demikian Kapten Klowry
bisa menyelamatkan pasukannya dari bahaya kematian. Suku-suku bangsa di
Afrika, Asia dan Amerika yang saling member kode/sandi isyarat atau
tanda-tanda dengan genderang, asap, dan sebagainya.
Morse dapat dilakukan dengan :
– Suara /bunyi : misalkan dengan peluit, terompet dan sebagainya
– Sinar/nyala : misalnya dengan senter lampu
– Tulisan : misalnya dengan sandi, kode dan sebagainya
– Bendera : misalnya dengan bendera morse
– Denyut listrik : misalnya pada kabel telegraph
Huruf Morse
Untuk mempermudah menghafalkannya penulis menyusunnya dalam kelompok-kelompok tertentu.
Huruf yang terdiri dari titik (.) saja, yaitu :
E = . I = .. S = … H = ….
Huruf yang terdiri dari garis (-) saja, yaitu :
T = – M = — O = —
Huruf yang berlawanan, terdiri dari :
A = .- berlawanan dengan N = -.
U = ..- berlawanan dengan D = -..
V = …- berlawanan dengan B = -…
W = .– berlawanan dengan G = –.
P = .–. Berlawanan dengan X = -..-
R = .-. berlawanan dengan K = -.-
Huruf yang berbalikan, terdiri dari :
Y = -.– dengan Q = –.-
L = .-.. dengan F = ..-.
Huruf yang tidak ada lawannya, adalah :
J = .— C = -.-. Z = –..
Selain huruf morse ada juga angka morse, yaitu :
1 = .—- 4 = ….- 7 = –… 10 = —–
2 = ..— 5 = ….. 8 = —..
3 = …– 6 = -…. 9 = —-.
Tanda-tanda baca dan dinas, yaitu :
Titik = ……
Titik koma = -.-.-.
Koma = .-.-.-
Tanda Tanya = ..–..
Tanda petik = .—-.
Titik dua = —…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar