Minggu, 24 September 2017

Mentafakuri Kesalahan

kotretan Iyek Semakin kita mentafakuri apa yang Alloh SWT ketahui semuanya dari diri kita, maka semakin mudah diri ini mengeluarkan air mata. Menangis karena malu akan dosa - dosa yang kita perbuat. Sesembunyi apapun kita menutupi aib kita, menutupi kejelekan kita, menutupi dosa kita, itu semua tidak akan lolos dari pantauan Alloh SWT yang Maha Mengetahui lagi Maha Melihat. Sedikit saja kata hati yang tidak kita ucapkan dengan lisan, Alloh SWT sudah mengetahuinya. Niatnya kita saja untuk berbuat baik atau jahat, Alloh SWT sudah tahu dari awal apa yang diniatkan.
Jadi ketika kita sudah bisa mentafakuri keniscayaan bahwa Alloh SWT sang khalik yang pasti akan mengetahui semua hal tentang diri kita, niscaya kita akan mudah menangis, yakni menangisi segala kekhilafan kita, mudah bertaubat, yakni bertaubat atas segala dosa - dosa yang sudah diperbuat. Dan ketika kita sudah bisa seperti itu, semua ini merupakan suatu kenikmatan yang sungguh luar biasa. Karena tidak sedikit orang yang keras hatinya sudah menganggap bahwa dosa itu biasa saja. Na'udzubillahimindzalik....
Kita patut bersyukur masih ingat akan dosa, masih ingat akan hari akhir yang melalui berbagai tahapan kehidupan didunia, jika ketika hidup kita di dunia baik, niscaya kehidupan akhirat kita akan menuju syurgaNya, begitu sebaliknya jikalau kehidupan dunia kita kurang baik, niscaya tempat terendah yang diperoleh yakni neraka.
Selanjutnya semoga kita semua menjadi orang yang dapat bertafakur dan menjadi ahli taubat, aamiin...  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Besi dan Karat

Besi merupakan salah satu benda yang paling kuat di muka bumi ini. Namun tidak berarti kuat itu tidak terkalahkan. Besi ternyata kalah oleh ...