Rabu, 25 Maret 2020

Latihan Soal Statistika (Edisi Khusus)

kotretaniyek Assalamualaikum, kita sekarang sudah bertemu lagi dengan hari Kamis, Minggu kemarin kita sudah sedikit belajar mengenai Statistika dengan materi mean, median dan modus. Semoga kalian dapat memahami, walaupun kita tidak belajar bersama bertatap muka. Atas haimbauan pemerintah untuk #dirumahsaja memang sebaiknya kita mentaati peraturan tersebut, apalagi kita sebagai siswa sekolah, mungkin saja tidak banyak kepentingan di luar rumah selain hanya untuk bermain ataupun lainnya. Tapi yang kita bahas bukan itu, kita bahas tenang tugas kita saja dulu. Mengganti belajar di sekolah dengan belajar di rumah, dalam arti tidak libur sekolah atau bukan liburan.
Baiklah, kita lanjutkan materi kita. Sekarang kita coba latihan matematika satu soal saja, cukup ya!
Nanti soal ini kalian (kelas 8G dan 8H  SMPN 2 CIKIJING) tulis di kertas satu lembar, kasih nama dan kelas, kemudian jawab pertanyaannya (Jeung jalan na atuh - red) Nanti masuk sekolah kumpulkan! Jika bisa, boleh photo hasil jawabannya kemudian kirim ke WhatsApp (Nafisah untuk kelas 8H dan M.Imam / Muti untuk kelas 8G) Atau langsung ke guru mata pelajaran matematikanya (AH) juga boleh.

Berikut adalah soal latihannya!
1. Nilai rata-rata ulangan matematika 15 siswa adalah 6,6. Bila nilai Esti disertakan, maka rata-rata nya menjadi 6,7. Nilai Esti dalam ulangan matematika tersebut adalah ...
Selamat mencoba!

Sabtu, 21 Maret 2020

Latihan Soal Matematika "statistika" Kelas 8

kotretaniyek Soal latihan materi STATISTIKA untuk SMP kelas 8. Silahkan mencoba!
1. Diketahui nilai matematika dari 10 siswa kelas 9 SMP sebagai berikut :
8,5,7, 6, 7, 5, 9, 5, 7,8
Mean dari data tersebut adalah … .
A. 6,6 
B. 6,7
C. 6,8 
D. 6,9

2. Nilai rata – rata IPA dari 8 anak adalah 6,3. Apabila ditambah nilai satu anak baru, maka rata – ratanya menjadi 6,1. Nilai anak yang baru adalah … .
A. 4,5 
B. 4,9 
C. 5 
D. 5,9

3. Sebanyak 20 siswa SMPN 1 ditimbang berat badannya (dalam) kg. Diperoleh data sebagai berikut.
50,45,43,49,50,52,41,47,45,46
48,46,48,51,53,47,49,52,58,47
Selisih kuartil atas dan kuartil bawah adalah … .
A. 4 
B. 4,5 
C. 5 
D. 5,5

4. Mean dari data 7,9,12,8,10,15,18,14,16,x, adalah 12. Nilai x adalah … .
A. 11 
B. 14 
C. 16 
D. 18

5. Median dan modus dari 4,3,5,7,6,5,8,9,6,4,5,8 berturut – turut adalah … .
A. 5,5 dan 6 
B. 6,5 dan 5
C. 5,5 dan 5 
D. 6,5 dan 6

6. Nilai rata – rata ulangan IPA dari 20 siswa adalah 60. Jika ditambah dengan sejumlah anak yang memiliki nilai rata – rata 70, maka nilai rata – ratanya menjadi 62. banyak tambahan siswa tersebut adalah … .
A. 2
B. 4 
C. 5 
D. 6

7. Nilai rata – rata ulangan matematika dari 30 siswa adalah 5,8. Jika nilai itu digabungkan dengan nilai dari 8 siswa lagi, maka nilai rata – ratanya menjadi 6,0. Nilai rata – rata 8 siswa tersebut adalah … .
A. 5,9 
B. 6,5 
C. 6,6 
D. 6,75

8. Jangkauan interkuartil dari 4,5,5,5,6,6,7,7,7,8,8,9 adalah … .
A. 0,5 B. 1 C. 1,5 D. 2,5
9. Data nilai ulangan suatu mata pelajaran sebagi berikut :
6, 7, 6, 4, 3, 9, 4, 5, 7, 3, 8, 6, 7, 7
Modus dari nilai di atas adalah ….
A. 8 
B. 6 ½ 
C. 7 
D. 7 ½

10.Nilai ulangan Matematika suatu kelas tercatat sebagai berikut :
7, 7, 8, 4, 5, 7, 7, 5, 8, 5, 6, 7, 6, 9, 6, 6, 7, 9
Mean dari nilai tersebut di atas adalah … .
A. 7,5 
B. 7,6 
C. 6,6 
D. 6,3

11. Dari data soal no. 10 Mediannya adalah …
A. 7,5 
B. 7 
C. 6,6 
D. 6

12. Diberikan data : 5, 6, 7, 9, 10 , 12, 15, m.
Jika rata-rata data di atas adalah 10,25 maka nilai dari m adalah ….
A. 16 
B. 17 
C. 18 
D. 20

13. Dari data nilai ulangan Matematika 10 siswa diketahui sebagai berikut :
5, 8, 9, 8, 6, 7, 8, 7, 8, 6
Banyaknya siswa yang nilainya di atas nilai rata-rata adalah ….
A. 7 
B. 6 
C. 5 
D. 4

14. Nilai rata-rata ulangan Matematika sekelompok siswa adalah 5,3.
Jika ditambahkan 4 orang siswa yang nilainya 5,7 , 6,7 , 6 dan 5,6 nilai rata-ratanya menjadi 5,5. Banyaknya siswa dalam kelompok semula adalah … .
A. 7 
B. 8 
C. 10 
D. 15

15. Rataan tes Matematika 12 siswa adalah 7,2. Bila nilai Deni disertakan dalam perhitungan, nilai rataannya menjadi 7,3. Nilai Matematika Deni adalah … .
A. 6,0 
B. 6,1 
C. 8,4 
D. 8,5

16. Diketahui data sebagai berikut :
62,58,62,64,65,56,56,64,57,63,54,55,56,57,63,60,58,59,62,63.
Median dan Modus dari data di atas masing-masing adalah … .

A. 59 dan 56 
C. 60 dan 56, 62
B. 59,5 dan 56, 62,63 
D. 62 dan 56, 63

17. Dalam suatu kelas terdapat 40 suara, 21 diantaranya perempuan. Nilai rataan ulangan Matematika siswa perempuan adalah 68, sedangkan nilai rataan siswa laki-laki 62. Nilai rata-rata kelasnya adalah … .
A. 66 
B. 65,5 
C. 65,15 
D. 64

18. Departemen Kesehatan melakukan penelitian terhadap siswa SMP di DKI Jakarta yang menderita sakit gigi. Sapel yang baik untuk penelitian tersebut adalah … .

A. Siswa dari beberapa SMP Negeri dan Swasta di DKI Jakarta
B. SIswa SMP Swasta di DKI Jakarta
C. Siswa SMP Negeri di DKI Jakarta
D. Seluruh siswa SMP di DKI Jakarta

19. Nilai ulangan harian matematika dari 12 orang siswa ditunjukkan data berikut:
58 45 80 85 48 65
44 90 95 75 60 70

Selisih antara datum terbesar dan datum terkecil dari data di atas adalah….
A. 45
B. 50
C. 55
D. 60

20. Nilai ujian matematika dari sepuluh orang siswa adalah sebagai berikut:
6, 6, 6, 7, 7, 8, 8, 8, 9, 9

Mean dari data di atas adalah….
A. 7,4
B. 7,5
C. 7,6
D. 7,7

21. Nilai ujian matematika dari sepuluh orang siswa adalah sebagai berikut:
5, 6, 6, 7, 7, 8, 8, 8, 9, 9

Modus dari data di atas adalah….
A. 5
B. 6
C. 7
D. 8

22 Nilai rataan ujian dari 5 mata pelajaran yang diikuti Budi 80. Jika ditambahkan nilai mata pelajaran biologi, nilai rataan Budi menjadi 82 dengan demikian maka nilai biologi Budi adalah….
A. 90
B. 92
C. 94
D. 96

23. Tinggi rata-rata 10 pemain sepakbola sebuah klub adalah 162 cm. Jika digabung dengan 5 pemain lagi maka tinggi rata-rata pemain tersebut adalah 160 cm. Tinggi rata-rata 5 pemain tersebut adalah….cm
A. 155
B. 156
C. 159
D. 160

24. Nilai ujian matematika dari sepuluh orang siswa adalah sebagai berikut:
5, 6, 6, 7, 7, 8, 8, 8, 9, 9
Median dari data di atas adalah….
A. 6,5
B. 7
C. 7,5
D. 8

Selamat mengerjakan semoga setelah selesai mengerjakan soal ini kalian tetap bahagia!
Jika masih kurang, masih ada nih soal-soal lain, klik aja tautan ini soal latihan untuk spendaci

Kamis, 19 Maret 2020

Tugas Prakarya kelas 9A s/d 9F (edisi khusus)

kotretaniyek Assalamualaikum, mohon maaf para pembaca yang sedang bahagia hatinya, untuk postingan kali ini merupakan edisi khusus untuk siswa siswi kelas 9 SMPN 2 Cikijing. Untuk pelaksanaan belajar di rumah selama 14 hari yang di instruksikan langsung Gubernur kita.
Oh iya kita sapa dulu siswa siswi kelas 9, semoga kalian selalu berada dalam lindungan dan Ridha Alloh SWT, dan jangan lupa mari bersama kita doakan untuk seluruh penduduk di muka bumi ini semoga tetap diberi kesehatan dan dijauhkan dari segala bentuk bencana dan bahaya, aamiin....
Langsung saja kita kepada proses pembelajaran, pertama mari bersama kita membaca basmallah....
Baca surat ..... (Naon wae nu apal-red)
Baiklah, materi kita sekarang adalah masih aspek pengolahan, kita langsung pada praktek saja ya!
Karena kita dianjurkan harus di rumah, untuk mengisi kekosongan waktu dan luang waktu, biar tidak jenuh, kita main masak-masakan tapi harus sambil praktek. Kita buat nuget mie telor sayur jadi nanti sore-sore sambil berkumpul bareng keluarga, makan cemilan nuget hasil buatan sendiri. Bahan-bahannya mudah ditemui dan jika tidak ada bisa pakai alternatif lain.
Untuk mempermudah silahkan klik link atau tautan di bawah ini, berbagai resep dan cara membuatnya.
Udah di klik, silahkan baca terlebih dahulu dan selamat mencoba. Eits ingat jika lagi masak, handphone simpan dulu agak jauh untuk keselamatan kerja. Selalu jaga keselamatan dan tetap berhati-hati selama bekerja!
Perorangan saja ya, untuk menghindari dan meminimalisir kontak dengan orang lain.
Kalau sudah mencoba, kirim laporan berupa photo atau jika belum bisa melaksanakan praktik, tulis saja di buku kalian salah satu resep membuat nuget mie telor dan sayur.
Photo kirim ke WhatsApp nomor 085xxxxxx840 (apal kan? Aya di WA grup) 
Formatnya ketik PRAKARYA (SPASI) NAMA#KELAS#UNGKAPAN PERASAAN kemudian kirim photo kamu beserta nuget buatan kamu.
Contoh PRAKARYA JAJANG#9D#Senang, jadi bisa bla bla bla bla.....

Rabu, 18 Maret 2020

Tugas Belajar Matematika 8G dan 8H (Edisi Khusus)

kotretabiyek  Mohon maaf untuk kotretan hari ini, edisi khusus untuk para siswa siswi kelas 8G dan 8H SMPN 2 Cikijing.
Assalamualaikum....
Teruntuk siswa siswi kelas 8G dan 8H yang tercinta, semoga hari ini kalian masih bahagia. Biasanya pagi ini di hari Kamis jam pertama kita saling bertatap muka, saling melempar senyuman dan saling bertegur sapa. Tapi hari ini kita belajar lewat dunia maya. Semoga tidak mengurangi makna dan semangat kita dalam belajar.
Baiklah, langsung saja materi yang seharusnya kita bersama pelajari di pagi ini adalah materi tentang Statistika. Berikut ada sebuah artikel yang didalamnya terdapat video pembelajaran yang bisa dipelajari. Tapi kalau paket data kalian tidak mencukupi, silahkan baca saja materinya. Nannti hari Sabtunya kita belajar bersama menjawab soal-soal.
Silahkan buka link berikut ini MATERI DASAR STATISTIKA

SELAMAT BELAJAR!

Jumat, 28 Februari 2020

Lenyepaneun (Versi Sunda)

kotretaniyek Versi Basa Sunda - Papatah kolot kangge ngurus rumah tangga, diantawisna : 
1. Sing nyaah ka pamajikan

2. Mun keur ambeuk ka pamajikan, ulah ngomong kasar! Leuwih Hade indit niiskeun hate Jeung pikiran( ulah neunggeul Komo nyiksa da pamajikan teh lain musuh)

3. jantungna rumah tangga teh pamajikan, mun pamajikan teu Bagja, maka Kabeh pangeusi Imah moal bagja, ( teu Aya heureuy seri, silih pikanyaah ku kadeudeuh)
Sing nyaah ka pamajikan ngarah Bagja kawas di surga.

4. loba awewe di luar nu leuwih geulis ti pamajikan, peupeujeuh ulah kagoda jalan Kahirupan anjeun bakal cilaka, nu ahirna hanjakal salilana.

5. geude Jeung saeutik resiko pamajikan, tetep kudu di perhatikeun kumargi kitu pamajikan bakal ngado'akeun jg nyambut salaki Dina mangsa balik gawe ku kadeudeuh.

6. dua urang nu cicing di Imah, ulah gengsi nembongkeun tingkah laku Saha nu menang saha nu eleh, lantaran dua nana lain rek di adu! tapi Batur hirup salilana.

7. ulah nganyeurikeun pamajikan, lantaran mun geus balik ka indungna hese rek balik deui, keur lalaki bakal kasiksa mun Sono ka anak.

8. ajarkeun budak anjeun kumaha hormat ka indung, sabab jaga bakal kawin ngalakonan naon nu di ajarkeun.

9. rezeqi salaki milik ti awewe keur resiko Jeung pangabutuh, bikeun resikona lantaran Aya hakna, insya Alloh rezeqi lancar tur barokah.

10. silih do'akeun, bere jalan kanu bener, titah shalat, sabab salaki pamingpin, dosa anak Jeung pamajikan di tanggung ku salaki.

Selasa, 25 Februari 2020

Jangan Ceritakan Tentang Diri

kotretaniyek Salah satu sahabat Nabi Muhammad Saw yang termasuk dalam Khulafaur Rasyidin adalah Sayidina Ali Bin Abi Thalib Karamallahu Wajhah, banyak sekali pelajaran yang beliau ajarkan bagi umat Islam. Salah satu pelajaran yang terkenal adalah mengenai rahasia kebaikan diri sendiri. "Jangan bicarakan tentang dirimu, karena yang menyukaimu tidak butuh itu dan yang membencimu tidak percaya itu" merupakan sebuah kalimat yang penuh makna. Jika di teliti lebih dalam maknanya sangat begitu mendalam dan penuh dengan motivasi juga inspirasi bagi setiap muslim. Kebaikan yang kita lakukan harusnya menjadi rahasia tidak perlu diketahui oleh orang lain. Karena jika kebaikan kita ingin semua orang mengetahuinya nanti jatuhnya menjadi riya' atau bisa jadi juga sum'ah. 
Berbuat baik saja terus biarkan Alloh SWT yang menilai dan memberi pahala bagi kita semua.

Sabtu, 01 Februari 2020

Sehat

kotretaniyek Sehat adalah sebuah kata yang sederhana namun sangat berharga dibandingkan dengan harta atau benda apapun. Bagaimana tidak, sebanyak apapun harta yang dimiliki, jika kita tidak sehat pastinya tidak bisa menikmati harta itu. Kesehatan memang sangat didambakan oleh setiap orang. Seenak dan semahal apapun makanan jika tidak sehat, maka tak ada enak-enaknya makanan itu.
Namun yang namanya manusia, ketika diberi nikmat sehat, seperti terlupakan. Kurang bersyukur, makan seenaknya, pola tidur tidak di perhatikan, main diluar sesuka hati, dan yang terpenting rasa syukur terhadap Sang Khalik terabaikan. 
Ketika sakit, hidup ini selalu berdampingan dengan obat, makan bubur, makan serba pahit dan lain sebagainya.
Namun sekarang ini ada sakit yang tidak tampak dari badan namun tertanam di jiwa manusia. Sakit pikiran akibat memikirkan sulitnya hidup ini, sakit pikiran akibat tidak bisa kuat menanggung beban berat dihidupnya dan lainnya.
Banyak tips sehat yang bisa kita baca. Ketenengan hati dan pikiran itu adalah kunci hidup sehat.

Minggu, 05 Januari 2020

Membersihkan Hati Dari Noda Hitam


kotretaniyek Berikut hadist yang akan kita pelajari hari ini
عن أبي هريرة رضي الله عنه قال، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:
إِنَّ الْمُؤْمِنَ إِذَا أَذْنَبَ ذَنْبًا كَانَتْ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ فِى قَلْبِهِ فَإِنْ تَابَ وَنَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ صُقِلَ مِنْهَا قَلْبُهُ فَإِنْ عَادَ رَانَتْ حَتَّى يُغْلَقَ بِهَا قَلْبُهُ فَذَاكَ الَّذِى ذَكَرَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِى كِتَابِهِ (كَلاَّ بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ)
“Sesungguhnya apabila seorang mukmin melakukan sebuah dosa, maka akan ada noktah hitam dalam hatinya. Jika ia bertaubat, meninggalkan dosa tersebut, dan beristighfar memohon ampun kepada Allah, maka hatinya akan menjadi bersih dan cemerlang. Tetapi jika ia kembali melakukan dosa sebelum bertaubat, maka bertambah noktah hitam tersebut sampai menutupi hatinya, maka itulah Roin yang disebutkan dalam firman Allah,”Sekali-kali tidak, bahkan apa yang mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka.” (QS. Al Muthoffifin : 14)(HR. Bukhori & Muslim)

Pelajaran yang terdapat di dalam hadist:

1- Dari hadits di atas ada satu peringatan agar kita tidak menyepelekan sebuah dosa, karena sekecil apapun dosa yang kita lakukan akan memiliki pengaruh buruk bagi hati kita, yaitu bisa mengotori hati.
2- Dan apabila dibiarkan menumpuk terus menerus melakukan dosa dan tidak dibersihkan dengan taubat. Maka suatu saat akan menjadi roin yang akan menutupi hati. Sehingga hati menjadi kotor, merusak keindahan hati, dan cahaya ilmu serta iman tidak akan bisa menembus hati yang seperti ini.
3- Akibatnya : nasehat tidak berguna lagi, keta'atan tidak ada bekasnya, dan sudah tidak takut berbuat dosa lagi.
4- Tetapi di sisi lain Rosulullah ﷺ juga memberikan petunjuk kepada kita bagaimana dan apa yang kita lakukan jika kita telah berbuat dosa agar hati kita bersih dari noktah hitam yang merusak keindahan dan memadamkan cahaya iman dalam hati. Ada tiga petunjuk yang beliau sampaikan dalam hadits ini :
1. Bertaubat
Istighfar dan taubat sering disebut beriringan. Ketika istighfar dan taubat disebut secara beriringan dalam satu ayat atau satu hadits, maka istighfar lebih dimaksudkan pada permohonan ampun, sedangkan taubat lebih pada meninggalkan sebuah dosa dan tidak akan mengulanginya lagi.
2. Meninggalkan Dosa
Ampunan hanya akan diberikan terhadap orang yang memohon ampunan dan menghentikan perbuatan maksiat yang dilakukan. 
3. Beristighfar memohon ampunan Allah
HasanBashri Rahimahullahberkata,
”Perbanyaklah istighfar di rumah, meja makan, jalanan, pasar, tempat berkumpul, dan di mana saja. Karena kalian tidak tahu kapan ampunan akan datang.” Wallahu a’lam. 

Tema hadist yang berkaitan dengan Al-Quran:

1- Dan sesungguhnya hati mereka terhalang dari beriman kepada Al-Qur'an, tiada lain karena hati mereka telah dipenuhi dan tertutup oleh noda-noda dosa yang banyak mereka kerjakan

كَلا بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati mereka. (Al-Muthaffifin:14)

2- Diantara sifat-sifat orang yang takwa

- وَالَّذِينَ إِذا فَعَلُوا فاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ

 Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengumpuni dosa selain dari Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedangkan mereka menyadari.[ Ali-Imron:135]

Kamis, 02 Januari 2020

Inspirasi Tampan Tailor

kotretaniyek Tulisan ini kukotret berdasarkan inspirasiku ketika sedang menonton film Tampan Tailor walaupun belum samapi selesai sampai akhir cerita. Film ini memang sudah tayang cukup lama, namun seperti biasa aku nonton menunggu momen. Ya waktu ini momen acara tv spesial tahun baru 2020. Memang banyak sekali acara tv yang menayangkan banyak film Indonesia yang berkualitas dari segi cerita ataupun dari segi pemerannya.
Kembali lagi kita bercerita kenapa tampan tailor. Di sana saya baper ketika melihat awal ceritanya, yaitu bercerita tentang seorang ayah dan anaknya yang terlihat kompak diantara mereka, namun kondisi dan keadaan yang tidak berpihak kepada mereka. Kesulitan demi kesulitan yang mereka temui dan hadapi, namun mereka tetap berjuang dan tanpa memperlihatkan kesedihan sedikitpun, mereka tetap bahagia dan ceria. 
Ada banyak inspirasi yang berkumpul di otak ini, sedikit inspirasi ini saya curahkan dalam sebuah kotretan kecil. Inspirasi sebagai seorang ayah yang memiliki anak.
Iya anak, sebagai titipan Alloh SWT yang merupakan anugerah juga sebagai karunia terindah yang kumiliki. Namun otak ini bekerja dan berpikir apakah aku bisa menghidupi anak istriku dengan apa yang aku bisa dan apa yang aku pahami? 
Memang semua makhluk yang ada di muka bumi ini pasti memiliki rezeki dan aku percaya itu. Namun, sebesar apa kita bisa berusaha untuk menjemput rezeki kita tersebut.
Terkadang mata ini meneteskan air mata hanya untuk sekedar memikirkan masa depan yang masih misteri.
Terkadang hati ini bersedih ketika melihat anak lain yang seusia anakku terlihat memiliki atau memakan sesuatu yang belum bisa aku beri kepada anakku. Kenapa mereka bisa seperti itu sedangkan aku tidak? Itu hanya pertanyaan yang sedikit besarnya mengurangi rasa syukurku akan hidup ini. 
Dan aku masih dan harus juga tetap bersyukur kepada Alloh SWT atas segala nikmat dan karunia serta keberkahan yang aku terima.
Akhir kotretanku, tidak semua aku curahkan isi otak ku di sini, tapi aku simpan di hati ini.
Aku sayang kalian!

Minggu, 29 Desember 2019

Menjemput Impian

kotretaniyek Hari baru akan segera tiba di tahun yang baru yang hanya memiliki dua angka, yaitu 2 dan 0 iya tahun 2020. Walaupun sebenarnya tahun yang digunakan oleh umat muslim adalah Hijriyah, tapi di negara kita ini juga menggunakan tahun Masehi. Menggunakan momen ini bisa saja menjadi momen kita untuk merubah kehidupan agar lebih baik lagi dan menjemput asa yang lebih baik lagi.
Harapan memang keluar dari lubuk hati. Keinginan dan harapan memang seperti sebuah misteri yang harus kita hadapi. Banyak sekali harapan yang kita harapkan. Namun untuk menempuh harapan tersebut disana akan banyak pesaing yang bisa membuat mimpi kita purna. Disaat para pesaing kita sedang berusaha untuk mencapai cita-cita nya, kita disini hanya berbaring santai menghadapi cita-cita kita. Disana sudah terlihat bahawa ketika kita diam, itu artinya kita kalah dalam nilai ikhtiar yang memang harus di lakukan oleh kita sebagai muslim.
Ada sedikit kisah, ketika seorang penggembala membawa se ekor kuda, terus dia hendak akan melaksanakan shalat di masjid. Tapi ia tidak memberi tali di kuda tersebut. Sampai seseorang berkata dan menyuruh agar mengikat kuda nya terlebih dahulu agar tidak hilang atau kabur. Tapi dia malah bilang kutitipkan kuda ini pada Allah SWT. 
Memang benar, segala yang ada di dunia ini milik Alah SWT, dan Allah SWT pula yang menjaganya. Tapi bukan berarti kita tidak berusaha. Dalam kisah ini kita seharusnya berusaha mengikat kuda dengan tali agar tidak kabur atau tidak hilang. Jika memang kuda itu nanti ada yang mencuri atau kabur jika kita sudah berusaha mengikat, kita kembalikan kepada Allah SWT, yang penting disana kita sudah ikhtiar atau sudah berusaha.
Maka dari itu kita yang sedang memilik harapan dan mimpi, sudah selayaknya kita harus berusaha dan berdo'a untuk hasil yang lebih baik dan berkah.

Senin, 23 Desember 2019

WAHN

kotretaniyek Umat Islam adalah kandidat umat terbaik. Segala potensi ada di tubuh kaum terpilih ini. Bahkan Allah berfirman
كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ…
Kalian adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia…” (Ali Imran: 110)
Dalam Zad Al-Masir, Ibnul Jauzi menjelaskan bahwa ayat ini turun ketika ada dua keturunan yahudi bernama Malik bin al-Dayif dan Wahb bin Yahudza berkata sesuatu pada tiga orang sahabat. Tiga sahabat itu adalah Mas’ud, Mu`adz bin Jabal dan Ubay bin Ka’b.
Dua orang yahudi ini berkata,
ديننا خير مما تدعونا إليه ونحن افضل منكم
Artinya, “Agama kami lebih baik dari agama yang kalian dakwahkan, bangsa kami lebih unggul di banding kalian.”
Setelah celotehan dua yahudi ini  terucap,  turunlah surat Ali Imron ayat 110 ini yang menjelaskan bahwa umat  terbaik, setelah diutusnya Nabi Muhammad SAW sebagai rasul, bukanlah Yahudi atau Nashrani, tapi umat Islam.
Al-Quran pun telah mengabarkan berita baik ini bahwa kita-lah umat terbaik. Kalau kita melihat dari sisi dzohir, Allah benar-benar telah mengaruniakan yang terbaik untuk umat-Nya.
Kita lihat dari segi jumlah, umat Islam adalah penghuni kedua terbanyak di bumi ini. Sebuah data pada tahun 2012 menyebutkan bahwa 1,8 milyar manusia memeluk agama Islam dan itu 24,1% dari jumlah keseluruhan penduduk bumi. Dan negara dengan jumlah populasi umat Islam terbanyak adalah Indonesia dengan 200 juta penduduk. Jumlah angka yang fantastis dan kita yakin bahwa jumlah ini terus bertambah seiring dengan berjalannya dakwah islamiyah di seantero dunia.
Dari segi sumber daya alam, negara-negara Islam adalah negara bersumber daya alam yang melimpah. Timur Tengah dengan ladang minyaknya mampu melonjak dari status negara miskin berubah menjadi negara terkaya, seperti Qatar, UEA, Kuwait dan lainnya. Nusantara, siapa yang berani meragukan kekayaan negara kita? Bahkan tongkat, batu dan kayu pun berubah menjadi tanaman jika kita lempar ke tanah. Ini menggambarkan betapa kayanya negara ini. Dan kita tahu kekayaan di dalam negara-negara Islam ini menjadi rebutan negara lain yang notabene negara non muslim.
Dari segi geografis, banyak negara-negara yang iri dengan lokasi geografis negara Islam. Sebut saja Mesir dengan Terusan Sueznya, Indonesia dengan Selat Malaka yang merupakan pelabuhan yang sibuk dengan perdagangan dan lainnya.
Dari segi keilmuan, tidak sedikit sebagian dari umat Islam menjadi kaum intelektual, sastrawan, cendekiawan dan jenius di berbagai bidang. Bisa dibilang sebagian besar adalah orang-orang terpelajar dan berpendidikan.
Beberapa potensi ini adalah fakta. Secara kasat mata kita sebagai umat Islam telah dimanjakan Allah dengan berbagai kelebihan dalam hal duniawi. Bahkan Allah secara langsung menyebut dalam Al-Quran bahwa kita adalah umat terbaik. Tetapi mengapa dengan segala kelebihan duniawi yang ada, bahkan dipertegas dengan legitimasi dari Al-Quran, umat ini tetap lemah dan menjadi terbelakang?
Di balik “wah”-nya yang ada dalam diri umat Islam, ternyata harga darah umat ini sangatlah murah. Berapa kali terjadi intimidasi, ancaman dan pembantaian kaum muslimin di Rohingya, Palestina, Chechnya, Xinjiang, Suriah dan lainnya. Melihat kejadian itu umat Islam seolah tidak berdaya untuk membela saudara-saudaranya. Dan masih banyak lagi bukti kelemahan “umat terbaik” ini. Mengapa hal itu bisa terjadi? Mengapa kita menjadi umat yang terbelakang di tengah potensi yang begitu membuat iri umat lain untuk merebutnya?
Dua Penyebab Kelemahan dan Keterbelakangan
Jumlah yang banyak, potensi sumber daya alam yang melimpah, letak geografis yang strategis dan sumber daya manusia yang berjiwa intelektual ternyata tidak serta merta mendongkrak kejayaan umat Islam sebagai umat pilihan. Ada dua penyebab umat Islam menjadi lemah walau bergelimang kelebihan, sebagaimana sabda Rasulullah
عَنْ ثَوْبَانَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « يُوشِكُ الأُمَمُ أَنْ تَدَاعَى عَلَيْكُمْ كَمَا تَدَاعَى الأَكَلَةُ إِلَى قَصْعَتِهَا ». فَقَالَ قَائِلٌ وَمِنْ قِلَّةٍ نَحْنُ يَوْمَئِذٍ قَالَ « بَلْ أَنْتُمْ يَوْمَئِذٍ كَثِيرٌ وَلَكِنَّكُمْ غُثَاءٌ كَغُثَاءِ السَّيْلِ وَلَيَنْزِعَنَّ اللَّهُ مِنْ صُدُورِ عَدُوِّكُمُ الْمَهَابَةَ مِنْكُمْ وَلَيَقْذِفَنَّ اللَّهُ فِى قُلُوبِكُمُ الْوَهَنَ ». فَقَالَ قَائِلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا الْوَهَنُ قَالَ « حُبُّ الدُّنْيَا وَكَرَاهِيَةُ الْمَوْتِ ».
Dari Tsauban, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hampir saja para umat (yang kafir dan sesat, pen) mengerumuni kalian dari berbagai penjuru, sebagaimana mereka berkumpul menghadapi makanan dalam piring”. Kemudian seseorang bertanya,”Katakanlah wahai Rasulullah, apakah kami pada saat itu sedikit?” Rasulullah berkata,”Bahkan kalian pada saat itu banyak. Akan tetapi kalian bagai sampah yang dibawa oleh air hujan. Allah akan menghilangkan rasa takut pada hati musuh kalian dan akan menimpakan dalam hati kalian ’Wahn’. Kemudian seseorang bertanya,”Apa itu ’wahn’?” Rasulullah berkata,”Cinta dunia dan takut mati.” (HR. Abu Daud no. 4297 dan Ahmad 5: 278)
Wahn adalah sumber dari bencana keterbelakangan umat Islam. Bisa juga dibahasakan sebagai penyakit yang membuat umat ini menjadi tidak bertaji walau jumlah membludak dan tercabutnya rasa takut musuh.
Rasulullah menyebutkan bahwa wahn adalah cinta dunia dan takut akan kematian. Dua hal yang saling berkaitan. Sebab jika seseorang selalu orientasi dunia yang dikejar, maka ia akan takut pada kematian. Karena kematian akan memutus segala kenikmatan dunia yang ia dambakan.
Cinta Dunia
Kecintaan pada dunia adalah buah dari pengkhianatan amanah. Allah berfirman

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَخُونُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ,وَاعْلَمُوا أَنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلادُكُمْ فِتْنَةٌ وَأَنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui. Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar”. (QS. Al-Anfal 27-28)
Ketika seseorang lebih mencintai dunia maka sama saja ia telah berkhianat pada Allah karena telah bermaksiat pada-Nya. Demikian pendapat jumhur ulama di dalam tafsir Ibnu Katsir. Setiap perbuatan dosa besar dan kecil  atau bentuk kemaksiatan pada Allah disebut sebagai pengkhianatan terhadap-Nya.
Orientasi hidup seorang manusia akan berpengaruh  pada setiap tindak tanduknya di dunia. Segala apa yang ia niatkan, rencanakan dan perbuatan hanya akan tertuju pada satu titik orientasi dalam hidupnya. Jadi, bisa dipastikan jika seseorang mencintai dunia dan hanya itu yang ada di dalam benaknya, maka apa yang ia lakukan tidak akan jauh dari itu.
Identitas boleh memperlihatkan keislaman, cara berpakaian bisa meyakinkan bahwa ia seorang muslim, tetapi pola pikirnya yang selalu bertujuan dunia akan menghalanginya untuk berjalan di atas keimanan yang haq. Dimana keimanan yang seharusnya pasrah dan tunduk hanya  pada Allah dan berharap mencari keridhaan-Nya.  Segalanya berubah menjadi berharap pada materi yang kasat mata dan dapat dirasakan di dunia.
Kecintaan pada dunia secara halus akan menyelewengkan niat seorang muslim dalam setiap ibadah yang dilakukan. Bukan semata untuk Allah melainkan untuk mendapat balasan secara cepat di dunia atau bahkan secara terang-terangan beramal akhirat untuk tujuan dunia. Misalnya berjihad untuk mendapatkan ghanimah, berhijrah untuk mendapatkan keuntungan perniagaan dan semisalnya.
Dan kecintaan pada dunia akan menjauhkan manusia pada puncak amalan di dalam Islam, yaitu jihad fi sabilillah. Kakinya tidak akan berpindah pada tanah yang ia pijak untuk bersenang-senang dengan hartanya. Ia tidak sanggup meninggalkan harta yang selama ini ia kumpulkan untuk maju ke medan laga. Janji-janji dari-Nya akan keutamaan berjihad tidak membuat hatinya tergerak untuk segera menghampirinya. Sekali lagi, itu karena kecintaannya pada dunia hingga keindahan dan keabadian hidup di akhirat hanya menjadi bualan bagi mereka.
Kecintaan pada dunia membuat manusia hanya berpikir materi semata. Ilmu pengetahuan yang tidak didasari iman akan menjerumuskan manusia dan bahkan umat Islam pada keyakinan bahwa semua ada karena terjadi dengan sendirinya. Hingga dapat mencuci otak manusia bahwa yang ada hanyalah apa yang bisa dilihat oleh mata saja. Bukan sesuatu yang abstrak dan tidak bisa dirasakan panca indra.
Bisa kita bayangkan, jika umat Islam yang bertebaran di seantero bumi mempunyai penyakit seperti ini. Apalah arti dari jumlah yang banyak  dan intelektualitas dalam ilmu pengetahuan? Apalah arti dari potensi sumber daya alam yang melimpah dan letak geografis yang strategis? Sedangkan potensi yang ada itu justru membuat mereka terhambat karena saking cintanya padanya, padahal semua yang ada itu harusnya digunakan untuk kejayaan Islam dan kaum muslimin.
Takut Mati
Takut mati di sini bukanlah takut mati yang sifatnya tabiat bagi manusia. Melainkan takut mati yang disebabkan karena terlalu cintanya pada dunia sehingga merasa puas dengan kelezatan dunia dan tidak mau berpisah dengannya.
Takut mati adalah efek dari kecintaan pada dunia. Ketika seseorang telah berhasil di dunia dengan mengumpulkan harta dan hidup bahagia di dalamnya, maka ia akan takut kalau-kalau kenikmatan itu terputus karena kematian. Maka, ia akan menjauh dengan syariat Allah yang berpotensi menghilangkan nyawa, yaitu jihad. Serta ia akan menolak segala syariat yang akan mengurangi harta yang ia punya padahal notabene itu adalah titipan dari Allah Ta’ala.
Padahal para sahabat yang kaya raya semisal Utsman bin Affan, Abdurrahman bin Auf, Abu Bakr Ash-Shiddiq dan lainnya tidak pernah ragu sedikitpun untuk berjihad manakala panggilan itu tiba. Karena kecintaan mereka pada akhirat lebih besar daripada dengan dunia.
Mestinya kematian yang pasti akan tiba itu kita siapkan sebaik-baiknya, bukan dihindari hingga takut mati karena cinta pada dunia. Rasulullah bersabda
أكثروا ذكر هَاذِمِ اللَّذَّاتِ فإنه ما ذكره أحد فى ضيق من العيش إلا وسعه عليه ولا فى سعة إلا ضيقه عليه
“Perbanyaklah banyak mengingat pemutus kelezatan (yaitu kematian) karena jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya sempit, maka ia akan merasa lapang dan jika seseorang mengingatnya saat kehiupannya lapang, maka ia tidak akan tertipu dengan dunia (sehingga lalai akan akhirat).” (HR. Ibnu Hibban dan Al Baihaqi)
Selalu mengingat kematian dan mempersiapkannya dengan bekal ketaqwaan akan membuat kita terlepas dari kenikmatan dunia yang menipu. Ketika kehidupan seseorang terfokus pada meraih ketaqwaan, ia tidak akan pernah memikirkan anugerah dunia yang Allah berikan padanya.
Apapun yang ia dapat saat itu baik kekayaan atau kemiskinan, kelapangan atau kesempitan, kesehatan atau sakit, usia muda atau masa tua akan ia gunakan untuk memaksimalkan ketaqwaan. Tidak ada waktu untuk memikirkan  atau iri dengan orang yang lebih beruntung darinya soal dunia, sebab memang bukan itulah yang ia cari. Yang ia dambakan hanyalah ketaqwaan di setiap kondisi kehidupan.
Ketika umat Islam belum bisa bangkit dari wahn, maka tidak ada gunanya jumlah mereka yang banyak. Justru itu akan menjadi bulan-bulanan musuh karena telah tercabut rasa takut di hati mereka. Kita bandingkan dengan keadaan kaum muslimin ketika di Makkah pada masa awal dakwah Nabi.  Walaupun jumlah mereka sedikit, tetapi membuat hati orang kafir Quraisy ciut akan keteguhan keimanannya. Jikalau mereka mencintai dunia dan berujung pada takut mati tentu setiap siksaan, iming-iming dunia akan membuat iman luntur dan berbalik kepada kekafiran. Tetapi hal itu tidak terjadi.
Jika umat Islam saat ini yang besar jumlahnya, besar potensi sumber daya alamnya mempunyai sifat sama dengan para sahabat dulu dalam mempertahankan keimanannya. Maka, tidak mustahil Islam akan kembali mencengkeram dunia dan disegani lawan-lawannya.
Wallahu a’lam bi shawab.
Penulis : Dhani El_Ashim
Sumber : http://www.ilmway.com/

Besi dan Karat

Besi merupakan salah satu benda yang paling kuat di muka bumi ini. Namun tidak berarti kuat itu tidak terkalahkan. Besi ternyata kalah oleh ...