Ribuan kata yang tak terucap dan tak terungkap bahkan tak tertuang menjadi sebuah kebisuan. Kebisuan yang terobati dengan mereka yang mendengarkan bisikan. Bisikan kecil untuk mereka yang terus berirama. Irama - irama sendu menyentuh kalbu. Kalbu yang menyimpan dua sisi. Sisi baik dan sisi buruk yang terangkum dalam gumpalan daging berperasaan. Perasaan yang terus berubah seiring perjalanan waktu. Waktu yang kian berputar mengikuti jejak matahari. Matahari yang menjadikan sumber hidup mereka yang bernafas. Bernafas untuk hudup dan kemudian mati. Mati dari berpisahnya antara jasad dan ruh yang kini bersatu. Bersatu seirama bahkan berbeda. Berbeda keinginan yang sebenarnya itu hanyalah sebuah kenaturalan. Natural yang berasal dari alam yang tersembunyi dan menampakan diri. Diri yang membisikan kata yang terkubur lama. Lama tak terungkap hanya menjadi sebuah berita disana. Disana yang tak tahu entah dimana. Dimanapun itu adanya pasti akan ada. Ada kenampakan yang terlihat dan terlirik oleh lirikan mata tajam. Tajam keinginan untuk menjadikan dunia tidak berada di zona nyaman. Nyaman ketika semua aman. Aman karena nyaman. Nyaman diatas aman. Aman dan nyaman. Nyaman dan aman.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Besi dan Karat
Besi merupakan salah satu benda yang paling kuat di muka bumi ini. Namun tidak berarti kuat itu tidak terkalahkan. Besi ternyata kalah oleh ...
-
Besi merupakan salah satu benda yang paling kuat di muka bumi ini. Namun tidak berarti kuat itu tidak terkalahkan. Besi ternyata kalah oleh ...
-
KOTRETAN IYEK - Dipagi dalam menjelang Subuh beruraian air mata penuh dengan kekhusyukan dan dengan penuh rasa penyesalan akan kekhilapan di...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar