Kotretan Iyek Saling menasihati dalam kebaikan dan saling menasihati dalam sabar. Ketika manusia sudah bisa saling mengingatkan, disanalah terbentuk suatu nilai bahwa pentingnya kita memiliki sahabat, keluarga atau teman. Kita selaku manusia sosial pastinya membutuhkan orang lain. Disanalah bukti atau hakikat bahwa kita membutuhkan orang lain. Sebagai pengingat dan pengerem kita disaat kita lupa.
Memang jika kita hidup ini sudah benar-benar hidup maka nilai kebaikan yang akan selalu diutamakan. Kebaikan dan kebaikan setelah itu berusaha bersama saling memperbaiki hidup ini untuk bekal nanti di akhirat.
Sedikit terpukul ketika mendengar sebuah tulisan singkat dari sang guru besar KH Abdullah Gymnastiar,
"Sulit bagi kita untuk bisa memperbaiki orang lain, jika untuk memperbaiki diri sendiri saja kita tidak bisa".
Bagaimana anak didik kita mau menjadi orang baik, jika saya selaku pendidik kesulitan untuk memperbaiki diri, atau malas untuk memperbaiki diri sendiri.
Maka dari itu marilah kita saling mendoakan semoga kita semua menjadi orang baik dan dapat menjadi tauladan bagi sekitar kita aamiin....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar