Kamis, 23 Februari 2017

Indung (versi sunda - copas)

BEDANA  KURING JEUNG INDUNG ...JADIKEUN BAHAN RENUNGAN...

Indung teh  luar biasa.
Beda jeung kuring.
Mun  pendak atanapi papisah indung sok nyarios 
"hampura  ema teu bisa mere nanaon, ngan bisa mere do'a ."

Ieu cariosan asa  nampiling pipi,

indung nu geus sakitu  loba mere pangorbanan, mikacinta, mikaasih  keur kuring jeung adi lanceuk  masih nyarios " hampura ema teu bisa mere nanaon"

Samentara  kuring paling nyium pananganna, masihan rupiah  teu langkung ti  10 persen  panghasilan, geus ngarasa jadi  anak  nu bakti ka indung.

Indung teu ngarasa  loba  nyieun kahadean ka kuring.

Padahal kahadean, kanyaah indung  hese pisan di itung, loba teuing.

Samentara kuring ngarasa jadi anak nu taat  jeung  hebat, ngan ku sa cewir  kahadean. 

Oh, muliana  indung jeung na'ifna diri kuring.

Lamun kuring  gering, indung  rela  nempuh  parjalanan  ratusan kilometer. oge aya kalana mentas lautan  ngan  hayang  nyium kuring anu jadi putra/putrina.

Padahal mun  indung  teu damang  kuring ngan  ngangkat telepon truss  ngomong

" hapunten ema, teu  tiasa    ngalongok  ema, nuju seueur padamelan."

Oh  naha beda pisan kuring jeung indung kuring.

Anjeunna  ngantunkeun sagala kasibukanna  supaya bisa  panggih jeung kuring anakna.

Samentara kuring nyieun alesan sibuk  tru bisa  nyarengan waktu  anjeunna teu damang.

Waktu  sakola oge kuliah, indung rela  ngahutang kaditu kadieu, bisa jadi meunang  hinaan tinu mere hutang.

Tapi naha  kuring  ayeuna tega nyebut  "hapunten  ema , abdi can tiasa  seueur ngabantos , abdi masih kedah  ngamajengkeun   bisnis sareng kulawarga ."

Da kumaha atuh aya oge ieu keur nabung kabutuhan keur meuli motor,imah,Mobil, umroh jst

Padahal  indung  ngawaler :" Ema  sugema  nempo anaking  jeung kulawarga  bahagia " Oh  ema, kuring beuki isin.

Subuh  tadi  kuring ceurik, inget ka indung bakti ka indung can aya naon - naon .

Kuring ngan bisa ngadu'a  "Ya Allah jaga pun biang, muliakeun , pasihan tempat nu mulia   sarta  mahkota nu suci engke di sawarga "-

Duh  hina pisan  ieu diri nu ngan bisa  ceurik jeung ngirim  du'a di  umur nu beuki ngolotan .

Eta  bedana kuring  jeung indung kuring.

Kanu masih keneh aya kolot Sok cing soson soson meungpeung indung bapak aya keneh...anjeuna duaan mangrupakeun karamat anu teu kawilang hargana
Aamiin

Rabu, 22 Februari 2017

Pujian dan Cacian

Dalam menjalani kehidupan yang kita jalani ini, sudah pasti kita akan bersinggungan dengan orang lain. Berinteraksi dengan dengan manusia lain ataupun dengan makhluk Alloh swt yang lainnya. Disanalah kita akan menjumpai orang-orang yang senang terhadap kita dan ada juga orang-orang yang kurang suka bahkan tidak suka terhadap diri ini. Itu hal yang lumrah terjadi, asalakan yang penting kita bisa mawas diri agar bisa disukai oleh semua orang dari semua kalangan. Disanalah ujian kita dimulai, dari yang kecil hingga yang besar. Akan datang kepada kita pujian-pujian dari mereka yang suka terhadap kita ataupun pujian yang menjatuhkan nantinya untuk kita. Disana juga ketika kita mendapatkan pujian, kita begitu terlena dan bisa saja membuat kita menjadi seorang yang sombong.
Selain pujian, ada juga cacian-cacian kepada kita dari orang yang kurang suka terhadap sikap ataupun kondisi kita. Saat kita di caci dan di maki oleh seorang atau sekelompok orang, pikiran kita bisa jatuh, mental kita bisa jatuh bahkan putus asa, ataupun kita tidak menerima atas semua cacian yang kita peroleh. Bisa saja cacian yang kita alami itu adalah ujian agar kita bisa naik kelas menjadi lebih sabar dan tawakal. Ataupun bisa saja itu adalah sebuah peringatan untuk kita yang mungkin saja pernah mencaci dan memaki orang lain yang kita sadari ataupun yang tak kita sadari. Bahkan bisa saja itu merupakan balasan bagi kita karena pernah menyakiti hati seseorang.
Jadi ketika cacian atau pujian datang menghampiri kita, itu adalah sarana bagi kita untuk berkaca diri, memeriksa diri dan memperbaiki diri.
Berkaca diri berarti kita bermuhasabah apa saja kesalahan yang pernah diperbuat. Melihat dan mengingat perbuatan yang pernah dilakukan. Mengevaluasi dan selanjutnya berusaha memperbaiki diri agar kita menjadi insan yang lebih baik dan lebih baik lagi dari sebelum-sebelumnya.
Pada hakikatnya bagaimanapun penilaian orang lain terhadap diri kita, itu tidak sebegitu penting. Yang penting adalah penilaian Alloh swt terhadap diri kita. Jadi kita harus berpegang teguh kepada Alloh swt agar penilaian Alloh swt terhadap kita adalah sebagai hamba-Nya yang senan tiasa menjadi hamba yang tunduk dan patuh terhadapa kemuliaan-Nya.
Percuma saja ketika kita mendapatkan banyak pujian dari manusia, tapi Alloh swt tidak ridha kepada kita, itu adalah sebuah kerugian yang teramat besar bagi kita. Maka dari itu marilah sama sama kita berdoa agar kita selalu berada dalam lindungan dan maghfirah Alloh swt. Aamiin....

Ketika Sakit

Ketika kita sakit Allah swt tarik 3 perkara:
Yang pertama Allah tarik keceriaan wajah kita.
Yang kedua Allah tarik selera makan kita.
Yang ke tiga Allah tarik dosa kita.
Kemudian apabila sudah sembuh, Allah hantar 2 perkara saja:
Allah swt akan mengembalikan keceriaan wajah kita.
Dan juga Allah akan mengembalikan selera makan kita.
Akan tetapi Allah tidak akan mengembalikandosa kita.
Jadi tak usah MENGELUH.  - Sedikit tazkirah untuk keluhan kita :
Ketika kita mengeluh: “ihhh , aku penat sangat."
ALLAH menjawab: (وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا)
“ Dan KAMI jadikan tidurmu utk istirahat (An Naba' : 9)
Ketika kita mengeluh: “Beratnya cobaan ini , tak sanggup rasanya aku.
" ALLAH menjawab :
(لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا)
“ AKU tidak membebani seseorang, melainkan sesuai kesanggupannya.” (Al Baqarah : 286)
Ketika kita mengeluh :
“Galaunya aku
" ALLAH menjawab :
( أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ)
“ Hanya dgn mengingatKU hati akan menjadi tenang” (Ar Ra'd : 28)
Ketika kita mengeluh: “Apa yg aku buat ni semua sia sia.
" ALLAH menjawab :
(فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ)
"Siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji zarah sekalipun, niscaya ia akan melihat balasannya ”
(Al Zalzalah : 7)
Ketika kita mengeluh: “ tak ada seorangpun yg mau menolong aku." ALLAH menjawab:
(وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ)
“ Berdoalah (mintalah) kepadaKU, nescaya Aku kabulkan”
(Al Ghafir : 60)
Ketika kita mengeluh : “ Aku sedih sangat.” ALLAH menjawab:
( لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا ۖ )
“ Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita " (At Taubah : 40)

Jangan banyak mengeluh. Banyakkan bersabar dan teruskan kehidupan ini dengan taqwa dan tawakkal.
Semoga menjadi insan yang bertakwa.
Hadapi dengan tenang.
Semoga berjaya.
Dan semoga bdrmanfaat........

Selasa, 21 Februari 2017

ZONA WAKTU (COPAS)

Ditulis oleh Iis Ferryawan,

Papua 2 jam lebih awal dari Jakarta,
Tapi tidak berarti Jakarta lambat, atau Papua cepat.
Keduanya bekerja sesuai *"Zona Waktu"*-nya masing-masing.

Seseorang masih sendiri. Seseorang menikah dan menunggu 10 tahun utk memiliki momongan.
Ada juga yang memiliki momongan dalam setahun usia pernikahannya.

Seseorang lulus kuliah di usia 22th, tapi menunggu 5 tahun untuk mendapatkan pekerjaan tetap; yang lainnya lulus di usia 27th dan langsung bekerja.

Seseorang menjadi CEO di usia 25th dan meninggal di usia 50th, disaat yang lain menjadi CEO di usia 50th dan hidup hingga usia 90th.

Setiap orang bekerja sesuai *"Zona Waktu"*-nya masing-masing.

Seseorang bisa mencapai banyak hal dengan kecepatannya masing-masing.
Bekerjalah sesuai *"Zona Waktu"*anda.

Kolega anda, teman-teman, adik kelas, mungkin "tampak" lebih maju.
Mungkin yang lainnya "tampak" di belakang anda.

Setiap orang di dunia ini berlari di perlombaannya sendiri, jalurnya sendiri, dalam waktunya masing-masing.
Allah punya rencana berbeda untuk masing-masing orang dan waktu yang berbeda untuk setiap orang.
Obama pensiun dari presiden di usia 55th, dan Donald Trump maju untuk menjadi presiden, di usianya yang ke 70th.

*Jangan iri kepada mereka atau mengejeknya...*

Itu *"Zona Waktu"* mereka.
anda pun berada di *"Zona Waktu"*anda sendiri !

*anda tidak terlambat.*
*anda tidak lebih cepat.*
*anda sangat sangat tepat waktu !*
*Tetaplah kejar keberkahan Allah…agar sampai pada muara kebahagiaan di surga-Nya.*
*anda di "Zona Waktu" anda !*

*Semoga Allah meridho aktivitas kita , aamiin*

Minggu, 19 Februari 2017

Mengingat

Hidup ini memang begitu indah dan memang begitu banyak sekali keindahan. Hal ini bisa terasa jikalau memang kondisi psikoligi kita sedang baik-baik saja seperti tidak sedang galau, tidak sedang stres dan yang lain sebagainya. Keadaan kita yang galau itu penyebabnya adalah mungkin saja dari kita sendirinya yang membuat galau. Begitu pula dengan stres, itu merupakan buah pemikiran kita yang tidak tercapai kearah yang diharapkan atau yang dicitakan. Yang lainnya adalah gelisah, itu juga adalah suatu keadaan yang sangat tidak menentu dan tidak enak. Ketiga hal tersebut bisa mengakibatkan hidup yang seharusnya indah itu menjadi sangat terpuruk atau bahkan tidak menyenangkan, akibat lainnya adalah hidup menjadi kacau.
Hal ini terjadi karena kita terlalu banyak berfikir yang seharusnya tak perlu kita pikirkan, banyak mengurus urusan yang bukan urusannya dan juga banyak melakukan hal-hal yang tidak ada manfaatnya.
Banyak hal yang kita pikirkan di kepala ini, padahal itu tidak usah kita pikirkan. Hal ini mungkin saja bisa membuat kita menjadi tambah stres saja. Misalnya kita memikirkan kenapa seseorang itu bisa kaya begitu cepatnya, apakah mungkin uangnya dari hasil haram, dari hasil inilah dari hasil itulah. Padahal itu tidak usah kita cape-cape memikirkan hal itu, bisa saja jatuhnya jadi fitnah, iri, dan shuudzon. Dan masih banyak lagi hal yang seharusnya tak usah kita pikirkan yang seharusnya tidak kita pikirkan.
Kedua adalah mengurusi urusan yang bukan urusan kita. Mungkin kita terlalu cape mengurusi urusan orang lain yang seharusnya kita tidak perlu untuk mengurusinya. Ini bisa saja membuat hati kita juga merasa ikut cape. Uruslah urusan kita terlebih dahulu. Tapi ketika suatu urusan itu adalah urusan bersama, kita harus mengikuti urusan tersebut. Misalnya, ada urusan umat, seharusnya kita terlibat didalamnya. Karena itu urusan bersama. Disini yang tidak boleh adalah mengurusi urusan yang bukan urusan kita.
Yang terakhir adalah melakukan hal yang tidak bermanfaat atau tidak ada gunanya. Banyak alat yang mendukung kita untuk melakukan hal-hal yang kurang ada manfaatnya atau bisa saja sama sekali tidak ada manfaatnya. Misalnya dengan alat itu kita menjadi pemalas, waktu kita terbuang begitu saja dan lain sebagainya.
Dzikir adalah jawaban dari semuanya. Dengan berdzikir atau mengingat Allah swt, disanalah akan tercipta hati yang nyaman tentram dan terlihat sejuk. Tidak akan galau, stres, gelisah dan yang lainnya. Marilah kita sama-sama memperbanyak dzikir kita disetiap saat di setiap waktu. Niscaya Alloh swt akan memberikan rasa tenang untuk hidup kita yang indah ini.
Ada sedikit pengalaman, ketika itu sedang berkunjung ke sebuah kota, kemudian menginap disebuah hotel, ketika memasuki musholanya, disana tertempel sebuah poster dengan judul tulisan utamanya adalah "menjadi konglomerat akhirat". Kurang lebih isinya seperti ini, jika ingin membangun bangunan di syurga bacalah 10 kali surat alikhlash, kemudian bacaan yang mudah diucapkan tapu sulit untuk dibacakan yaitu subhanalloh wabihamdihi subhanallohil adzim, kemudian yang terakhir adalah membaca tujuh kali "allahumma azzirni minna nar" sebelum shalat subuh sebelum berbicara dengan siapapun.
Semoga ini bermanfaat aamiin.....

Kamis, 16 Februari 2017

TUJUH KUNCI KEBAHAGIAAN (COPAS)


Menurut Sayyidina Ali bin Abi Thalib RA, 7 Kunci
Kebahagiaan adalah :
1. Jangan membenci siapapun, walau ada yg menyalahi hakmu.
2. Jangan pernah bersedih secara berlebihan, sekalipun problem memuncak.
3. Hiduplah dalam kesederhanaan sekalipun serba ada.
4. Berbuatlah kebaikan sekalipun banyak musibah.
5. Perbanyaklah memberi walaupun anda sedang susah.
6. Tersenyumlah walaupun hatimu sedang menangis.
7. Jangan memutus doa untuk saudara mukmin.

Minggu, 12 Februari 2017

DUA HAL YANG SANGAT PENTING

Imam Yunus bin Ubaid rahimahullah berkata " dua hal yang apabila keduanya baik pada diri seorang hamba, maka urusan yang lain akan ikut baik, kedua hal itu adalah shalat dan lisan".
Memang benar jika kita memiliki nilai plus dalam hal mendirikan shalat dan dalam menjaga lisan ini, niscaya hidup kita akan damai akan tenang.
Pertama adalah shalat, sudah dijelaskan dalam Al-qur'an dan insya Alloh kita semua sudah mafhum dengan ayatnya, inna shalata tanha 'anil fahsyaa i wal munkar, sesungguhnha shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar. Ketika kita mendirikan shalat, disana juga terjadi penjagaan diri kita untuk tidak berbuat keji dan kemunkaran. Jadi maksudnya shalat bukan hanya shalat untuk menggugurkan kewajiban saja, tapi disana ada nilai yang besar yang terkandung didalamnya, salahsatunya untuk berkomunikasi dengan Sang Khaliq. Dan shalat juga dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari, ketika kita bekerja disana harus diterapkan nilai-nilai shalat, ketika kita berekreasi harus juga diterapkan nilai-nilai shalat. Maksudnya adalah dimanapun kita berada kita terus yakin dan kita terus menanamkan pada diri kita bahwasannya kita ini hanyalah makhluk ciptaan Alloh yang sangat lemah dihadapan-Nya. Jadi ketika kita menjalani hidup ini kita menjadi seorang manusia yang senan tiasa hidup dalam kehati-hatian dan selalu mengingat Alloh swt kapanpun dan dimanapun kuta berada.
Yang kedua adalah Lisan, yakni menjaga lisan. Artinya adalah ketika kita mengeluarkan kata-kata haruslah dipikirkan terlebih dahulu, apakah layak diucapkan atau tidak. Salamatul insan fii hifdil lisan, keselamatan manusia tergantung pada penjagaan lisannya. Lidah tidak bertulang, banyak kejadian karena lisan terjadi pembunuhan, banyak hal karena salah ucap terjadi pertikaian, terjadi perceraian dan sebagainya. Jadi hati-hati dengan lisan ini dengan ucapan kita ini.
Semoga kita semua menjadi manusia yang senantiasa menjaga shalat dan menjaga lisan. Dan semoga Allah swt selalu membimbing kita, aamiin....

Jumat, 10 Februari 2017

PAHAM (copas)

"SECANGKIR ILMU PAHAM".
Tingkat terbawah dalam ilmu itu adalah *"paham".*
Ini wilayah kejernihan logika berfikir dan kerendahan hati. Ilmu tidak membutakannya, malah menjadikannya kaya.
Tingkat ke dua terbawah adalah *"kurang paham".*
Orang kurang paham akan terus belajar sampai dia paham ..., dia akan terus bertanya untuk mendapatkan simpul2 pemahaman yang benar ...!
Naik setingkat lagi adalah mereka yang *salah paham.* Salah paham itu biasanya karena emosi dikedepankan, sehingga dia tidak sempat berfikir jernih. Dan ketika mereka akhirnya paham, mereka biasanya meminta maaf atas kesalah-pahamannya. Jika tidak, dia akan naik ke tingkat tertinggi dari ilmu.
Nah, tingkat tertinggi dari ilmu itu adalah *gagal paham.* Gagal paham ini biasanya lebih karena *kesombongan.*
Karena merasa berilmu, dia sudah tidak mau lagi menerima ilmu dari orang lain.
Tidak mau lagi menerima masukan dari siapapun (baik itu nasehat dll ), atau pilih-pilih hanya mau menerima ilmu (nasehat) dari yang dia suka saja ..., bukan ilmu yg disampaikan, tapi siapa yang menyampaikan ...?
Tertutup hatinya.
Tertutup akal pikirannya.
Tertutup pendengarannya.
Tertutup logikanya.
*_Ia selalu merasa cukup dengan pendapatnya sendiri._*
_*Parahnya lagi ...,*_
Dia tidak menyadari bahwa pemahamannya yang gagal itu, menjadi bahan tertawaan orang yang paham.
Dia tetap dengan dirinya,
dan dia bangga dengan
*ke-gagal paham-annya ...*
"Kok *paham* ada di tingkat terbawah dan *gagal paham* di tingkat yang paling tinggi ? Apa tidak terbalik ?"
"Orang semakin paham akan semakin membumi, menunduk, merendah."
Dia menjadi bijaksana, karena akhirnya dia tahu, bahwa sebenarnya banyak sekali ilmu yang belum dia ketahui, dia merasa se-akan2 dia tidak tahu apa-apa ...
Dia terus mau menerima ilmu, darimana-pun ilmu itu datangnya.
Dia tidak melihat siapa yang bicara, tetapi dia melihat ..., apa yang disampaikan ...!
Dia paham ...,
*ilmu itu seperti air, dan air hanya mengalir ke tempat yang lebih rendah.*
Semakin dia merendahkan hatinya, semakin tercurah ilmu kepadanya.
Sedangkan gagal paham itu ilmu tingkat tinggi.
*dia seperti balon gas* yang berada di atas awan.
Dia terbang tinggi dengan kesombongannya ...,
Memandang rendah ke-ilmuan lain yang tak sepaham dengannya,
*Dan merasa akulah kebenaran ... !!!*
Masalahnya ..., dia tidak mempunyai pijakan yang kuat, sehingga mudah ditiup angin, tanpa mampu menolak.
Sering berubah arah, tanpa kejelasan yang pasti.
Akhirnya dia terbawa ke-mana2 sampai terlupa jalan pulang ..., dia tersesat dengan pemahamannya dan lambat laun akan dibinasakan oleh kesombongannya ...
Dia akan mengakui ke-gagal paham-annya ..., dengan penyesalan yang amat sangat dalam.
"Jadi yang perlu diingat ...,
*akal akan berfungsi dengan benar, ketika hatimu merendah ...*
_*Ketika hatimu meninggi.., maka ilmu juga-lah yang akan membutakan si pemilik akal ..."*_
Ternyata di situlah kuncinya.
_"Lidah orang bijaksana, berada didalam hatinya, dan tidak pernah melukai hati siapapun yang mendengarnya ..., tetapi hati orang dungu, berada di belakang lidahnya, selalu hanya ingin perkataannya saja yang paling benar dan harus didengar ... !!!"_
_*"Ilmu itu open ending"*_
Makin digali makin terasa dangkal.
Jadi kalau ada orang yang merasa sudah tahu segalanya, berarti dia tidak tahu apa2 ... !!!"
*Semoga bermanfaat. Aamiin*

Kebaikan Itu Dibalas Kebaikan

(Ar-Raĥmān):60 - Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).
Ayat diatas adalah surat Ar-Rahman ayat 60 yang menjelaskan bahwa jika kita berbuat baik, maka akan dibalas pula dengan hal yang baik. Mungkin kita pernah merasakan hal tersebut, baik yang disadari ataupun yang tidak kita sadari. Salah satu contoh, misalkan jika kita adalah seorang manusia sosial, ada tetangga kita yang sedang sakit, terus kita menjenguk dan mendoakannya juga disertai dengan membawa makanan. Biasanya hal ini akan diingat oleh yang sakit, maka ketika kita sakit biasanya orang yang pernah kita jenguk pastinya akan menjenguk lagi, karena malu kalau dia tidak menjenguk kembali. Atau bukan sekedar malu tapi merasa punya satu ganjalan ketika orang yang pernah menjenguk terus dia sakit, kita tidak membalas untuk menjenguk pasti ada satu rasa bersalah jika kita tidak membalas untuk menjenguknya kembali.
Dan masih banyak hal lainnya yang pasti kita merasakan balasan langsung di dunia ini karena kebaikan yang kita perbuat.
Namun hendaknya jika kita berbuat baik janganlah memiliki harapan untuk dibalas oleh manusia untuk berbuat baik kepada kita lagi. Ada satu kata mutiara dari Guru kita Aa Gym, beliau berkata Ingat-ingat kebaikan orang lain, lupakan kebaikan diri kita, niscaya hidup ini akan nyaman.
Jadi jikalau kita berbuat baik, sudahlah lupakan biar Alloh swt yang memberikan kita balasannya sebagai tabungan amal kita yang masih banyak amal salah daripada amal shalehnya.
Semoga ini bermanfaat, bila ada kesalahan kritik dan saran sangat kami tunggu.

Kamis, 09 Februari 2017

WIFI (copas)

Wifi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity yaitu sebuah media penghantar komunikasi data tanpa kabel yang bisa digunakan untuk komunikasi atau mentransfer program dan data dengan kemampuan yang sangat cepat. Kenapa bisa cepat? Karena media penghantarnya menggunakan sinyal radio yang bekerja pada frekwensi tertentu.
Mungkin istilah wifi banyak dikenal oleh masyarakat sebagai media untuk internet saja, namun sebenarnya bisa juga difungsikan sebagai jaringan tanpa kabel (nirkabel) seperti di perusahaan-perusahaan besar dan juga di warnet. Jaringan nirkabel tersebut biasa diistilahkan dengan LAN (local area network). Sehingga antara komputer dilokasi satu bisa saling berhubungan dengan komputer lain yang letaknya berbeda.
Sedangkan untuk penggunaan internet, wifi memerlukan sebuah titik akses yang biasa disebut dengan hotspot untuk menghubungkan dan mengontrol antara pengguna wifi dengan jaringan internet pusat. Sebuah hotspot pada umumnya dilengkapi dengan password yang bisa meminimalisasi siapa saja yang bisa menggunakan fasilitas tersebut. Ini sering digunakan oleh pengguna rumahan, restoran, swalayan, café dan hotel. Namun ada juga hotspot yang tidak diberi password, sehingga siapa saja boleh menggunakan fasilitas tersebut. Misalnya taman hiburan dan stadion. Sebagai contoh di surabaya yaitu taman Sulawesi.
Untuk masalah frekwensi kerja dari sebuah berdasarkan standard dari IEEE (Electrical and Electronis Engineers), itu dibagi menjadi empat bagian yaitu :
1. 802.11b 11 Mb/s 2.4 GHz B
2. 802.11a 54 Mb/s 5 GHz A
3. 802.11g 54 Mb/s 2.4 GHz b, g
4. 802.11n 100 Mb/s 2.4 GHz b, g, n
Jenis “b” merupakan produk Wi-Fi yangpertama. Sedangkan type “g” dan “n” adalah salah satu produk yang memiliki penjualan palingbanyak diminati masyarakat pada sekitar tahun2005.
Berdasarkan bentuk fisiknya, wi-fi dibedakan menjadi dua yaitu :
Bentuk PCI
Bentuk USB
Jenis PCI biasanya digunakan pada sebuah PC (personal computer), sedangkan untuk jenis usb penggunaannya lebih portabel bisa untuk laptop ataupun PC. Hal ini dikarenakan didesain dengan jenis colokan USB. Sehingga lebih memudahkan pengguna.
Kelebihan dari menggunakan wifi yaitu lebih portable, artinya kita tidak repot dengan memikirkan kabel penghubung ke hotspot. Dan juga, akses transfer data lebih cepat (ini bisa diperoleh jika peralatan kita masih dalam jangkauan pusat hotspot. Namun ada juga kelemahan dari wi-fi ini, yaitu sering di hack (dibobol) oleh orang lain. Sekarang kan sudah banyak sekali software yang bisa meneroboh password.

MODEM (copas)

Modem adalah sebuah alat yang digunakan untuk menghubungkan komputer dengan internet melalui telepon, line kabel dan layanan dari penyedia jasa telekomunikasi lainnya. Modem sebenarnya merupakan singkatan dari modulator-demodulator. Dua kata itu sendiri mewakili dua macam fungsi yang dijalankan oleh sebuah modem. Fungsi modem yang pertama adalah melakukan modulasi sinyal digital ke analog untuk ditransfer. Dan fungsi modem yang kedua adalah melakukan demodulasi sinyal untuk mengembalikan sinyal ke bentuk digital sehingga mempresentasikan informasi tertentu.Jadi fungsi modem secara sederhana adalah mengubah sinyal analog menjadi digital dan mengubah sinyal digital menjadi analog. Dengan demikian, data dapat dikirim melalui media apapun yang mampu menstransmisikan sinyal analog, mulai dari mulai dioda sampai radio. Jenis modem juga menentukan kualitas koneksi yang dipakai untuk terhubung ke internet. Jika Anda ingin terhubung ke internet menggunakan koneksi broadband, maka anda perlu menggunakan modem dengan jenis koneksi broadband, seperti ADSL atau modem 3 G/HSDPA. Teknologi modem broadband saat ini lebih berkembang sehingga mampu mentransfer data dengan kecepatan lebih tinggi. Contoh modem ADSL adalah modem yang digunakan pada penggunaan telkom speedy. Umumnya saat ini modem dengan teknologi ADSL memiliki bentuk modem eksternal yang biasanya dihubungkan ke slot RJ-45 di Ethernet card pada sebuah komputer. Untuk menghubungkan ke slot RJ-45 ini biasanya digunakan kabel UTP. Modem ADSL juga memungkinkan kita untuk menghubungkannya dengan komputer lewat slot USB. Bahkan, kita mungkin juga bisa menjumpai modem ADSLyang langsung ditancapkan ke slot ekspansi PCI.

Besi dan Karat

Besi merupakan salah satu benda yang paling kuat di muka bumi ini. Namun tidak berarti kuat itu tidak terkalahkan. Besi ternyata kalah oleh ...