Minggu, 28 Juni 2015

KARUNG GONI





Kekesalan, rasa marah atau rasa kecewa itu ternyata bisa di ekspresikan dengan kegembiraan. Rasa kesal yang melanda biasanya menimbulkan rasa tidak suka terhadap yang memberi atau yang membuat rasa kesal tersebut. Memang manusiawi kalau kita ada rasa kesal, tapi sebenarnya bagaimana sudut pandang kita saja terhadap suatu peristiwa, yang kadang membuat kita kecewa atau kesal. Tapi harus diingat juga, memendam rasa dendam yang mendalam dan tersimpan terus di hati itu tidak baik untuk keberlansungan hidup kita. Ada sebuah peristiwa besar atau bisa dikatakan sejarah besar. Indonesia dijajah Belanda 350 tahun lamanya dan oleh Jepang 3,5 tahun lamanya. Menurut para saksi hidup, yang merasakan dijajah, sangatlah menderita. Sampai-sampai baju yang digunakan pun menggunakan karung "goni", sungguh sangat menderita para pejuang nenek moyang kita (semoga para pejuang yang telah gugur di tempatkan ditempat yang terindah yag penuh dengan kenikmatan aamiin). Walhasil, ketika ada pengumuman bahwa Indonesia merdeka, semua warga Indonesia bergembira. Bahkan mereka meluapkan rasa bahagia salahsatunya melalui menginjak-injak karung goni yang selama dijajah mereka jadikan pakaian. Darisanalah timbul ide istilah balap karung, yang maknanya bahwa karung itu tidak layak untuk dijadikan pakaian.
Selanjutnya setelah membaca postingan ini, silahkan gali kembali bagaimana menyikapi rasa kecewa, kesal, marah dan yang lainnya. Jangan sampai hanya membuang-buang energi denga mencurahkan rasa marah, benci, meledak-ledak, obrol sana-sini dan sebagainya. (AH)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Besi dan Karat

Besi merupakan salah satu benda yang paling kuat di muka bumi ini. Namun tidak berarti kuat itu tidak terkalahkan. Besi ternyata kalah oleh ...