Seketika ketika hari dan tanggal menunjukan tanggal dua September mengingatkan akan ada dua kejadian penting dalam perjalanan hidup ini.
Catatan sekarang kita bercerita tentang dua September saja, cerita tentang dua buah kejadian yang belum dan jangan terlupakan. Ada sebuah pepatah mengatakan JASMERAH jangan sekali-kali melupakan sejarah.
Sekali-kali sebetulnya kita perlu melihat ke belakang jangan selalu melihat kedepan. Seperti ketika kita sedang mengendarai sebuah motor atau sebuah mobil, ketika kendaraan kita melaju pastilah pandangan kita selalu melihat kedepan melihat jalan yang kita lewati. Namun demi keselamatan ketika kita berkendara, kendaraan kita diwajibkan untuk dilengkapi dengan kaca spion. Sebenarnya untuk apa mesti ada kaca spion? Pasti sobat semua sudah tahu jawabannya.
Kaca spion yang menempel pada kendaraan kita berfungsi untuk si pengendara melihat ke belakang, untuk kepentingan jika kita akan menyalip atau jika kendaraan akan menyebrang dan yang lainnya. Jika kita analogikan dengan sejarah atau masa lalu, kaca spion itu diibaratkan sebagai sarana kita melihat masa lalu. Karena jika kita terlalu serius menatap ke depan tanpa melihat belakang, bisa-bisa berbahaya. Jadi sekali-kali kita harus melihat kebelakang, melihat kaca spion, melihat masa lalu. Agar kita bisa belajar dari perjalanan dimasa yang telah kita lewati.
Kembali kepada dua September, yang pertama adalah kejadian penting tepatnya ditahun 2007 pada tanggal tersebut merupakan awal melanjutkan mencari ilmu di "kota santri" Tasikmalaya. Walaupun tidak genap sampai mendapatkan gelar disana, karena ada sesuatu peristiwa yang belum bisa diceritakan disini. Mungkin lain kali saja.
Dua September yang kedua adalah bertepatan pada tahun 2012, merupakan awal mulanya membaktikan ilmu yang didapat walaupun tidak sejalur dengan ilmu yang diemban, tapi masih pada dunia pendidikan.
Ini hanya sebuah catatan kecil saja agar tidak melupakan dua buah peristiwa yang kebetulan tanggal dan bulan yang sama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar