Kotretan Iyek - Diawali dengan basmallah, bismillahirahmanirahiim... pada postingan kali ini insya Alloh saya mengetik sendiri bukan copas alias copy paste lagi. Tapi nanti memang di akhir tulisan ini saya akan menjiplak alias copas lagi, soalnya saya nemu sebuah inspirasi dari sang Guru, Ustadz Yusuf Mansur tentang bisnis. atau mungkin saya copy aja dulu, nanti dibahas atau kita tanggapi berikutnya.
Sebaik-baik bisnis adalah di tangan dan dilakukan oleh orang-orang
yang kenal Allah, beriman, dan beramal saleh. Ia tidak melupakan Allah,
bahwa Allah lah Pemodalnya. Allah lah Mitranya. Allah lah Penyebab ia
berbisnis, dan Penolongnya di semua keadaan.
Sebaik-baik bisnis, adalah yang dilakukan oleh orang-orang yang
bersyukur. Bisnis membuatnya dan menambahnya menjadi orang yang
bersyukur. Sejak belom suksesnya, masih ngawalin bisnis, udah banyak
syukurnya. Banyak malunya sama Allah dan banyak terima kasihnya. Apalagi
setelah suksesnya.
Saya di setiap postingan, saya sudah katakan, bahwa ada kearifan yang
diajarkan. Ada motivasi yang dimunculkan. Ada hikmah yang dibagikan.
Dan urusan sebaik-baiknya ini bukan hanya di urusan bisnis saja. Tapi
di urusan pekerjaan, urusan jadi pelajar, jadi mahasiswa mahasiswi,
urusan jadi politisi, urusan jadi pejabat pemerintahan, urusan jadi
pemuka dan tokoh agama, urusan ketika ia jadi seorang ayah, ibu, suami,
istri, mertua, menantu, saudara, tetangga, kawan…
Dan termasuk pula, sebaik-baik instagram, fesbuk, di tangan mereka yang tulisannya, postingannya, sharenya, manfaat.
Sebenarnya tulisan Ustadz diatas memang sudah tak perlu dibahas kembali, memang sudah dapat dipahami. Saya termotivasi saja dengan tulisan beliau, dan memang benar sudah seharusnya begitu. Jadi intinya memang kita harus berhubungan dengan orang shaleh. berteman dengan orang shaleh agar ketika kita lalai ada yang mengingatkan. Ketika kita sudah mulai kendor lagi dalam beribadah ada yang mengingatkan. Ketika kita lupa, ada yang mengingatkan dan seterusnya. Memang itulah hakikatnya orang yang beriman, saling menasihati dalam kebenaran dan dalam sabar. Tidak bisa dipungkiri lagi, dalam menjalankan hidup ini pasti kita akan sangat membutuhkan orang lain. Dalam arti kita ini adalah makhluk sosial, pasti akan bergesekan atau bersosial dengan manusia lannya. Disanalah letak kepintaran kita bagaimana caranya bersosialisasi yang baik dan bijak. Jujur saja saya ini salah seorang manusia yang belum baik dalam bersosialisasi. Masih terasa kaku ketika berinteraksi, apalagi ketika berinteraksi masalah agama, yang seharusnya memang kita harus diinteraksikan tapi karena keterbatasan pengetahuan dan keberanian jadilah menjadi sebuah hambatan. seharusnya ketika kita berinteraksi masalah agama Islam sudah memang seharusnya kita sosialisasikan dengan baik agar semua umat bisa mengetahui. Sedikit hal yang kita ketahui tentang Islam sdah seharusnya kita bisa berdakwah dengan cara kita sendiri yang benar dan tanpa ada pihak yang tersakiti. Jika saja kita tidak berdakwah dengan alasan kita merasa belum menjadi manusia yang baik, niscaya tak akan ada seorang pun yang akan berdakwah. Karena tidak ada mausia yang sempurna yang tak luput dari salah dan lupa. Jadi ya memang dakwah itu wajib bagi kita.
Berdakwah sambil berbisnis itu sepertinya lebih enak. disisi lain kita sedang menempuh jihad dijalan Allah dengan berdakwah, disisi lain pundi-pundi rupiah bisa kita dapatkan. Sepertinya jika kita berbisnis dengan orang yang takut pada Allah swt pastinya tidak akan ada yang merasa tersakiti, terbohongi atau merasa rugi. Walaupun memang bisnisnya gulung tikar atau bangkrut, ketika kita berbisnis dengan orang-orang shaleh, pasti tidak akan sakit atau merugi, karena mereka pasti berfikiran semua itu milik Allah swt. Yang memberi kesempatan bisnis, memberi modal, dan sebagainya itu siapa lagi kalau bukah Sang Khalik Allah swt. Tapi insya Allah ketika bisnis yang diridhai Allah pasti insya Allah akan berjalan mulus. Karena memang hasil usahanya akan diberikan kepada yang berhak sebagiannya.
Mudah-mudahan tulisan saya ini ada yang mengkritik agar lebih baik lagi dan baik lagi. Karena masih sedikit dan belum apa-apa nya ilmu yang saya miliki ini.
Dan ini mungkin postingan yang sudah mencapai 150 lebih sedikit. Makanya saya usahakan menulis sendiri walaupun ada copas didalamnya.
Haturnuhun..... Alhamdulillahirabbil'alamiin

Tidak ada komentar:
Posting Komentar