Kotretan Iyek Masih ingatkah ketika kita masih kecil, mula - mula belajar ngaji di mushala atau di majlis ilmu lainnya. Selain diajarkan oleh guru-guru (semoga semua guru yang pernah mengajarkan Hamba ini diberikan panjang umur, sehat, dibahagiakan dunia akhirat aamiin) kita belajar huruf hijaiyah tapi suka di selipkan pembelajaran Rukun Islam dan Rukun Iman. Dulu waktu kecil kita mah hanya menghapal saja tanpa ada ingatan kemana-mana, yang penting hapal, udah itu saja. Padahal dibalik itu semua, itu adalah penanaman modal utama kita tentang keyakinan terhadap Alloh swt yang wajib disembah. Mari kita mengulang kembali, rukun Iman ada 6 yaitu:
1. Iman Kepada Alloh SWT
2. Iman Kepada Malaikat - malaikat Alloh swt
3. Iman Kepada Kitab-kitab Alloh swt
4. Iman Kepada para Rasul Alloh swt
5. Iman Kepada Hari Qiyamat
6. Iman Kepada Qada dan Qhadar Alloh swt.
Itulah yang dahulu waktu kecil kita hapalkan. Dan sekarang ketika kita sudah dewasa apakah hanya cukup untuk dihapalkan saja? Para pembaca sudah tahu jawabannya.
Iman itu adalah percaya, yakni percaya kepada Alloh swt, Malaikat-malaikat, Kitab-kitab, Para Rasul, Hari akhir dan ketentuan-ketentuan Alloh swt.
Iman itu harus diucapkan, seperti kalimat Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Alloh dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad saw adalah utusan Alloh swt. Setelah itu kita benarkan dalam hati kita, kita tekadkan dalam hati sanubari kita, yakinkan dengan sepenuh hati. Kemudian kita amalkan dengan segenap anggota badan kita. Atau dengan kata lain, Alqaulu billisan watasdiqu biljinan wal 'amalu bilarkan yang artinya diucapkan dengan lisan, dibenarkan dalam hati dan diamalkan oleh perbuatan (anggota badan). Semoga kita semua berada dalam keadaan iman sampai azal kita dan sampai yaumil akhir dan semoga jika kita meninggal, kita berada dalam keadaan khusnul khatimah, aamiin....... semoga bermanfaat, dan jika ada kesalahan mohon untuk dikritik.
Kotretan ini terinspirasi dari salah satu materi Kuliah Subuh Ramadhan di Mesjid Al-Ikhlash Pangampiran oleh Guru Kita semua Ustadz Yunus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar