Kamis, 10 Maret 2016

BERSIH

“Kebersihan adalah sebagian dari iman” adalah sebuah hadist yang sangat mudah dihafal dan mudah diucapkan. Namun dalam penerapan dari hadist tersebut seperti mudah-mudah tapi susah. Memang seperti begitu adanya, karena kebersihan itu selalu bersamaan dengan diri kita dan bersinggungan dengan kehidupan kita. Sejauh mata memandang, disanalah kita akan melihat antara bersih dan kotor. Selanjutnya menjadi tugas kita sebagai seorang muslim untuk menjaga kebersihan itu sendiri, baik itu kebersihan yang melekat dengan badan kita ataupun kebersihan sekitar lingkungan kita. Yang menjadi masalah adalah kemauan kita untuk menjadikan hadist tersebut menjadi bagian dari kebiasaan kita. Menjadi sesuatu yang sukar ketika rasa malas mulai menghinggap pada diri ini. Seperti misalnya membuang sampah pada tempatnya, itu merupakan hal yang sangat mudah dilakukan tapi sepertinya sulit untuk dilaksanakan. Hal ini terjadi karena suatu kebiasaan dan keadaan lingkungan itu sendiri.
Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah sebuah kesadaran yang dimiliki oleh setiap insan. Bagaimana tidak penting, ketika seseorang telah memiliki sebuah kesadaran, disanalah suatu sistem kebaikan akan terbentuk dan tercipta. Misalkan ketika seseorang yang memiliki sebuah kesadaran bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman, dia akan menjaga kebersihan dirinya misalnya dengan mandi secara teratur, membuang sampah pada tempatnya, sekecil apapun samph yang dia bawa. Ketika dia membawa sebuah sampah plastic kecil misalnya bungkus permen, ketika dia tidak melihat tempat sampah disekitarnya, tidak lantas dia membuang sembarangan dimana saja, tapi dia menyimpannya disaku celana terlebih dahulu dan ketika menemukan tempat sampah dia membuangnya di tempat sampah yang ditemukan. Bahkan bisa saja ketika dia melihat sedikit sampah disekitarnya, dia akan mengambil dan menyimpannya di tempat sampah. Itulah sedikit pengamalan dari hadist bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman.
Ketika kebersihan sudah menjadi kebiasaan bagi kita, disanalah akan terbentuk dan terciptanya keimanan yang tumbuh bagi dirinya. Bagaimana tidak, setan itu senang ditempat yang kotor dan membenci tempat yang bersih. Secara logika ketika diri kita bersih dan menyukai kebersihan, berarti disana kita terhidar dari kesukaannya setan. Semoga kita semua menjadi orang yang senantiasa menjaga kebersihan. (ah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Besi dan Karat

Besi merupakan salah satu benda yang paling kuat di muka bumi ini. Namun tidak berarti kuat itu tidak terkalahkan. Besi ternyata kalah oleh ...