Rabu, 09 Maret 2016

GEMINGAN KATA (1)



Ini kalimat-kalimatku yang bergeming di depan cermin yang tak retak. Tak retak seutuhnya seperti gemilang-gemilang percikan cahaya yang bersinar. Sinar yang menghangati sebagian jiwa-jiwa yang hilang. Hilang ditelan persekutuan masalah-masalah yang sesungguhnya diciptakan dengan sendirinya. Sendiri menghadapi permasalahan yang sebenarnya tak begitu pelik seperti benang tak terlalu kusut. Membuat kekusutan yang menimbulkan pencerminan wajah kian meredup tak bergairah. Seperti gairah pagi saat terbangun dari mimpi dan melanjutkan dengan beraksi. Hidup tanpa aksi bukanlah tujuan hidup setiap insan yang bernyawa. Selama jasad ini bernyawa dan bernafas pastinya semua permasalahan yang ada akan begitu mudah untuk diselesaikan. Diselesaikan dengan pemikiran yang tak kotor dan menghadapi permasalahan dengan jiwa yang teanang dan tidak terlalu mendramatisir seperti cerita-cerita dalam cerita. Cerita orang terdahulu berkata bahwasannya setiap kesusahan pasti ada kemudahan. Kemudahan yang sebenarnya diciptakan bersamaan dengan kesukaran. Kesukaran yang dibuat oleh jiwa-jiwa yang bergerak. Bergerak menuju permasalahan. Permasalahan itu sebenarnya bisa membuat kenaiakan satu tingkat untuk menuju level kedewasaan. Kedewasaan yang diminati oleh segenap makhluk yang berfikir. Berfikir terus jernih menggapai semua kebijakan yang telah menyelimuti akal-akal pemikiran mereka yang berakal dan berpemikiran. Berfikir bahwa sesungguhnya masalahh bisa saja mereda seiring sejalan senyum tawa antara mereka yang berulah.
Kalimat-kalimat yang liar berbisa menerkam pemikiran yang tak bisa dibagikan dengan sedikit logika. Logika mereka berlari mencari jawaban yang tak ada pertanyaan. Sehingga seharusnya sepenuhnya alam persinggahan memiliki sekuncup harapan. Harapan senyum seperti kesenangan mereka yang menari-nari mencari sumber bunyi yang berirama dendangan dan suguhan murni.
Kalimat-kalimat sekeinginan yang merusak ide seharusnya. Namun inilah salah satu pemikiran liar yang semoga saja tak ada nilai menyalahi, hanya saja ledakan pemikiran yang tertuang berbisik kepada hati dan pemikiran dan menggerakan jemari tertuang dalam lembaran digital. Membuat tak memahami mereka yang melihat dan merasakan kalimat-kalimat seperti ini. Dan ini hanyalah sedikit pemikiran kalimat kecil yang bergeming menunjukan keinginan berbicara lewat kata-kata, walaupun tak ada sedikit makna yang tercurah (ah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Besi dan Karat

Besi merupakan salah satu benda yang paling kuat di muka bumi ini. Namun tidak berarti kuat itu tidak terkalahkan. Besi ternyata kalah oleh ...