Rabu, 23 Maret 2016
“GPS” (GERAKAN PUNGUT SAMPAH) ALA PRASPENDACI
Mungkin istilah GPS atau Gerakan Pungut Sampah sudah tidak asing lagi di telinga kalian. Memang sudah tidak asing, karena GPS ini adalah salah satu program di Kota Bandung yang dipelopori oleh Walikotanya yaitu Bapak Ridwan Kamil atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kang Emil. Tidak ada salahnya jika kegiatan positif tersebut kita tiru, bahkan nama programnyapun kita jiplak pula. Dengan suatu alasan namanya sudah populer dan lebih mudah untuk diingat.
Pramuka SMP Negeri 2 Cikijing pun akan ikut meniru kegiatan tersebut, dengan tujuan untuk menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan dan juga sedikit sumbangsih kegiatan nyata anggota praspendaci untuk sekolah yang tercinta ini. Digagas oleh anak-anak Dewan Penggalang dan Pasukan Khusus, program ini Insya Allah akan dilaksanakan perdana pada hari Selasa 22 Maret 2016. Direncanakan gerakan ini akan dijadikan kegiatan rutin anak-anak DP dan Pasus, mungkin saja sebulan sekali, dua minggu sekali, seminggu sekali ataupun mungkin saja bisa menjadi setiap hari.
Namun tujuan utama dari program ini adalah untuk membentuk karakter anggota yang cinta lingkungan (sesuai dengan pengamalan Dasa Dharma Pramuka). Bahkan bisa saja ketika program ini telah menjadi kesadaran yang tumbuh dalam jiwa setiap anggota, ketika ada sampah mereka pungut dan dibuang pada tempatnya. Atau minimal mereka tidak nyampah, tidak membuang sampah sembarangan. Seperti ada sebuah pepatah mengatakan “Jika ada 99 orang membuang sampah sembarangan, anda jangan menjadi orang yang ke 100”. Ini mengandung arti jika disekitar kita banyak yang membuang sampah sembarangan, minimal kita tidak ikut-ikutan, bahkan bisa saja menjadi pelopor kebersihan. Selanjutnya semoga kegiatan ini istiqamah aamiin.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Besi dan Karat
Besi merupakan salah satu benda yang paling kuat di muka bumi ini. Namun tidak berarti kuat itu tidak terkalahkan. Besi ternyata kalah oleh ...
-
Besi merupakan salah satu benda yang paling kuat di muka bumi ini. Namun tidak berarti kuat itu tidak terkalahkan. Besi ternyata kalah oleh ...
-
KOTRETAN IYEK - Dipagi dalam menjelang Subuh beruraian air mata penuh dengan kekhusyukan dan dengan penuh rasa penyesalan akan kekhilapan di...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar