Kotretan Iyek - copas - www.daaruttauhiid.org - Sayangnya, seringkali orang yang merasa telah berhasil meraih segala apa pun yang dirindukannya di bumi ini, suka tergelincir hanya mempergauli dunianya saja.
Adakah di antara kita yang merasa mencapai sukses hidup karena telah berhasil meraih segalany? Harta, gelar, pangkat, jabatan, dan kedudukan yang telah menggenggam seluruh isi dunia? Marilah kita kaji ulang, seberapa besar sebenarnya nilai dari apa apa yang telah kita raih selama ini.
Di sebuah harian pernah diberitakan tentang penemuan baru berupa teropong yang diberi nama telescope Hubble. Dengan teropong ini, berhasil ditemukan sebanyak lima milyar gugusan galaksi. Padahal yang telah kita ketahui selama ini adalah suatu gugusan bernama galaksi bimasakti, yang di dalamnya terdapat planet-planet yang membuat takjub siapa pun yang mencoba bersungguh-sungguh mempelajarinya.
Sayangnya, seringkali orang yang merasa telah berhasil meraih segala apa pun yang dirindukannya di bumi ini, suka tergelincir hanya mempergauli dunianya saja. Akibatnya, keberadaannya membuat ia bangga dan pongah, tetapi ketiadaannya serta merta membuat lahir batinnya sengsara dan tersiksa.
Orang semacam ini tentu telah lupa bahwa apapun yang diinginkannya dan diusahakan oleh manusia sangat tergantung pada izin Allah Azza wa Jalla. Mati-matian ia berjuang mengejar apa-apa yang dinginkannya, pasti tak akan dapat dicapai tanpa izin-Nya. Laa haula walaa quwwata illaabillaah ! Begitulah kalau orang hanya bergaul dengan dunia yang ternyata tidak ada apa-apanya ini.
Padahal, seharusnya kita bergaul hanya dengan Allah Azza wa Jalla, Zat yang Maha Menguasai jagat raya, sehingga hati kita tidak akan pernah galau oleh dunia yang kecil mungil ini. Laa khaufun alaihim walaa hum yahjanuun ! Sama sekali tidak ada kecemasan dalam menghadapi urusan apapun di dunia ini. Semuanya tidak lain karena hati selalu sibuk dengan Dia, Zat Pemilik Alam Semesta yang begitu hebat dan dahsyat.
Sikap inilah sesungguhnya yang harus senantiasa kita latih dalam mempergauli kehidupan di dunia ini. Tubuh lekat dengan dunia, tetapi jangan biarkan hati turut lekat dengannya. Ada dan tiadanya segala perkara dunia ini di sisi kita jangan sekali-kali membuat hati goyah karena toh sama pahalanya di sisi Allah.
Oleh : KH Abdullah Gymnastiar
Minggu, 07 Mei 2017
Ketika Hati Bercahaya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Besi dan Karat
Besi merupakan salah satu benda yang paling kuat di muka bumi ini. Namun tidak berarti kuat itu tidak terkalahkan. Besi ternyata kalah oleh ...
-
Besi merupakan salah satu benda yang paling kuat di muka bumi ini. Namun tidak berarti kuat itu tidak terkalahkan. Besi ternyata kalah oleh ...
-
KOTRETAN IYEK - Dipagi dalam menjelang Subuh beruraian air mata penuh dengan kekhusyukan dan dengan penuh rasa penyesalan akan kekhilapan di...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar