MAKAN dlm pandangan IBNU SINA ( Avicena, Bpk kedokteran modern )
Rosululloh saw bersabda; " Orang mukmin makan dg satu usus, sdg orang kafir makan dg tujuh usus" ( HR Bukhori )
Ketahuilah ! Kenyang adalah Bid'ah yg muncul setelah abad pertama. Selanjutnya Hikmah dan Barokah tdk akan masuk ke dlm perut yg penuh dg makanan.
Berhati hatilah terhadap makanan sebelum makanan selesai di cerna, Siapa yg sedikit makan, maka akan sedikit pula minumnya. Dan siapa yg sedikit minumnya, maka akan sedikit pula tidurnya. Siapa yg sedikit tidurnya maka akan terlihat nyata berkah umurnya.
Sementara orang yg banyak makan, maka akan banyak pula minumnya, Dan siapa yg banyak minumnya, maka banyak pula tidurnya, siapa yg bamyak tidur, maka terhapus berkah umurnya.
Selanjutnya, Siapa yg sudah merasa cukup sebelum kenyang, maka pola makan tubuhnya akan baik, bahkan kondisi jiwa dan hatinya akan menjadi baik pula.
Lalu siapa yg mengharapkan dari makanan sesuatu yg berlebihan, maka dia hanya akan menyakiti tubuhnya, mengotori jiwanya dan membuat keras hatinya, karena itulah jauhilah makanan yg berlebihan yg akan menyebabkan hati menjadi keras, memperlambat dlm ketaatan menutupi telinga dari mendengar nasehat.
Cukuplah dg sabda Rosululloh; " Tidaklah anak adam mengisi wadah yg lebih buruk dari PERUTNYA, sebenarnya beberapa suap saja sudah cukup untuk menegakan tulang rusuknya, kalaupun harus mengisinya maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, Dan sepertiga lagi untuk napasnya".
(HR Tirmidzi )
Firman Alloh " Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan, Sungguh Alloh tdk menyukai orang yg berlebih lebihan".
( QS Al A'roof : 31 )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar