Senin, 08 Mei 2017

Siwak

Kotretan Iyek - Fathul Qorib - Melawan lupa. Bangun tidur kuterus mandi, tidak lupa menggosok gigi.... potongan lagi ini adalah lagu yang suka dinyanyikan sewaktu kita kecil. Sebuah lagu yang asyik didengar juga memiliki makna yang dalam. Khususnya untuk pendidikan anak, yang mengajarkan bahwasannya kita itu harus menjadi manusia yang bersih, juga membantu pekerjaan orang tua.
Namun yang akan digarisbawahi pada postingan sekarang adalah tentang menggosok gigi.
Gigi yang bersih dan bau mulut yang harum merupakan idaman semua manusia. Jika sedikit saja mulut kita terasa bau, maka kita tidak akan percaya diri untuk berbicara. Hal lainnya adalah jika kita malas menggosok gigi, bisa saja kuta terserang sakit gigi, yang rasanya sungguh tiada bandingannya.
Jauh di zaman dahulu, sebelum ada sikat gigi dan pastanya, manusia zaman dahulu menggunakan kayu tertentu untuk membersihkan gigi mereka. Bahkan hal itu disunahkan. Untuk lebih lanjutnya, mari kita simak terjemahan dari kitab fathul qorib berikut ini, tentang siwak atau menggosok gigi.
" Bersiwak itu hukumnya sunnah dalam setiap keadaan kecuali setelah condongnya matahari bagi yang berpuasa. Bersiwak sangat disunnah dalam 3 tempat yaitu
(a) saat terjadi perubahan bau mulut;
(b) setelah bangun tidur;
(c) hendak melaksanakan shalat".
Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Besi dan Karat

Besi merupakan salah satu benda yang paling kuat di muka bumi ini. Namun tidak berarti kuat itu tidak terkalahkan. Besi ternyata kalah oleh ...